Wikipedia:Permohonan pendapat/Pelaksanaan Kode Etik Universal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Permohonan pendapat telah selesai. Terima kasih atas partipasi Anda!

Permohonan pendapat
Permohonan pendapat dari komunitas Wikimedia di Indonesia

Naskah resmi
Naskah resmi UCoC di Meta (bahasa Indonesia)

Laporan tahap pertama
Laporan dari konsultasi tahap pertama UCoC (bahasa Indonesia)

Pertanyaan umum
Pertanyaan yang umum ditanyakan tentang UCoC (bahasa Indonesia)

Yayasan Wikimedia memohon pendapat komunitas Wikipedia bahasa Indonesia tentang mekanisme pelaksanaan dan penegakan Kode Etik Universal (UCoC) di proyek-proyek Wikimedia. Kode Etik Universal (bahasa Inggris: Universal Code of Conduct; disingkat UCoC) adalah sebuah kebijakan Yayasan Wikimedia (WMF) yang dirumuskan sebagai standar minimum aturan tingkah laku di proyek-proyek Wikimedia. UCoC merupakan pengejawantahan dari salah satu rekomendasi proses Movement Strategy, yaitu untuk "menjamin keamanan dan inklusivitas" di gerakan Wikimedia (provide for safety and inclusion).

Tahap pertama konsultasi UCoC membahas mengenai perumusan isi dan berlangsung pada tahun 2020, melibatkan 16 komunitas dan 1,466 orang Wikimedian. Setelah konsultasi berakhir, sebuah komite yang beranggotakan staf Yayasan Wikimedia dan sukarelawan proyek Wikimedia merumuskan rancangan akhir UCoC, yang kemudian diajukan ke Dewan Pengawas WMF untuk disahkan.

Komunitas Wikimedia berbahasa Indonesia, sebagai salah satu dari komunitas yang telah lama ada dan memiliki basis penyunting yang kuat, dipandang berperan penting dalam tahap kedua konsultasi UCoC. Pada tahap ini, konsultasi akan berfokus tentang bagaimana caranya untuk menegakkan dan menerapkan UCoC secara efektif, efisien, dan sensitif terhadap nilai-nilai budaya lokal yang berlaku di komunitas-komunitas Wikimedia. Beberapa pertanyaan kunci disediakan untuk membantu Anda. Singkatnya, kami ingin mengetahui: bagaimana cara terbaik untuk menegakkan sebuah Kode Etik Universal?

Anda dapat meninggalkan komentar sesuai topik pertanyaan kunci atau secara individu. Proses konsultasi akan dibuka di halaman ini sampai akhir bulan Februari 2021. Segala masukan, ide, gagasan, kritik, maupun umpan balik yang konstruktif amat kami tunggu.

Bila Anda memiliki pertanyaan atau ingin menyampaikan respon yang dirasa lebih sesuai disampaikan pada ruang privat, silakan hubungi Ramzy Muliawan, fasilitator proses konsultasi UCoC untuk komunitas Indonesia dan Melayu dengan mengirimkan surel atau meninggalkan pesan di halaman pembicaraan.

Pertanyaan kunci[sunting sumber]

Umum[sunting sumber]

  1. Bagaimanakah tata cara pelaporan yang baik untuk pengguna yang menjadi korban pelecehan/gangguan keamanan?
  2. Bagaimana cara menghadapi tuduhan yang tidak benar/fitnah terhadap para penyunting proyek Wikimedia?
  3. Bagaimana cara menangani pelecehan/kekerasan/gangguan keamanan yang terjadi di luar proyek Wikimedia, namun melibatkan para penyunting/memilik kaitan secara langsung?
  4. Bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikan kasus-kasus pelecehan/gangguan keamanan yang melibatkan golongan yang lemah, pelecehan yang dampaknya parah, atau ancaman kekerasan terhadap para penyunting proyek Wikimedia?
  5. Apakah jaringan dukungan sejawat (peer support network) dapat berguna dalam membantu korban pelecehan/gangguan keamanan?
  6. Apa saja tantangan yang akan dihadapi oleh jaringan dukungan sejawat dalam melaksanakan fungsi bantuannya, dan apa saja yang perlu mereka hadapi?
  7. Jenis data seperti apa yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kesuksesan sebuah komunitas dalam melindungi anggotanya dari pelecehan/gangguan keamanan?

Pelaporan pelecehan/gangguan keamanan[sunting sumber]

  1. Bagaimana cara melindungi privasi dan keamanan para pelapor kasus pelecehan atau pelanggaran keamanan lainnya?
  2. Bagaimana cara menciptakan sebuah sistem pelaporan pelecehan dan pelanggaran keamanan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan?
Untuk melindungi privasi dan keamanan para pelapor, saya rasa lebih baik dibuatkan sebuah tempat/halaman khusus untuk pelaporan dan perubahan tempat/halaman tersebut tidak terekam dalam perubahan terkini untuk menghindari bocornya identitas pelapor. Tempat/halaman tersebut hanya dapat diakses oleh anggota Komisi Ombudsman (atau pihak yang berwenang lainnya), dan identitas pelapor hanya diketahui oleh anggota Komisi Ombudsman (atau pihak yang berwenang lainnya). Untuk sebuah sistem pelaporan pelecehan dan pelanggaran keamanan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, pengguna terlapor harus diberi tahu mengenai laporan yang masuk, diarahkan pada suatu tempat/halaman penyelesaian masalah untuk dapat didiskusikan. Mengenai identitas pelapor, identitas pelapor dapat diberi tahu jika pelapor mengizinkannya. Sekian. Adhiwangsa ❯❯❯ Ngobrol 31 Januari 2021 05.10 (UTC)
Terima kasih atas sarannya. Kalau halaman khusus tersebut di WBI, setahu saya belum ada mekanisme untuk "menyembunyikan" halaman tertentu sehingga hanya dapat diakses/disunting oleh yang berkepentingan. Jika Ombudsman melakukan proses ini di luar WBI (surel/wiki internal/dsb), apakah menurut Anda itu cukup "transparan dan dapat dipertanggungjawabkan"? Salam, RamzyM (WMF) (bicara) 31 Januari 2021 07.50 (UTC)
Menurut saya, jika Ombudsman melakukan proses di luar WBI, juga tak masalah, asalkan hasil investigasi tersebut diberitahukan di WBI. Sekian. Adhiwangsa ❯❯❯ Ngobrol 1 Februari 2021 12.13 (UTC)
Terima kasih banyak, Bung Adhiwangsa. RamzyM (WMF) (bicara) 13 Februari 2021 11.22 (UTC)
Sebaiknya dibuat halaman semacam WP:AIV di ENWIKI supaya tidak perlu sowan ke admin2 untuk mohon blokir IP-IP tertentu (pengalaman pribadi). Flix11 (bicara) 17 Februari 2021 08.17 (UTC)
@Flix11: terima kasih atas usulnya, Bung. Kalau boleh tahu, beda WP:AIV ini dengan WP:PPP apa ya? Salam, RamzyM (WMF) (bicara) 19 Februari 2021 07.18 (UTC)
PPP itu gabungan dari beberapa halaman di ENWIKI. Utk pemblokiran ya AIV, perlindungan halaman itu di WP:RPP. Dan sebagainya. Flix11 (bicara) 19 Februari 2021 08.59 (UTC)

Arbitrasi dan penyelesaian sengketa[sunting sumber]

  1. Bagaimana cara melaporkan pelecehan/gangguan keamanan yang dilakukan para pengguna yang memiliki wewenang tambahan (pengurus, birokrat, dsb) secara aman dan rahasia?
  2. Apakah proyek Wikimedia dalam bahasa-bahasa di Indonesia membutuhkan sebuah lembaga penyelesaian sengketa global (global dispute resolution body)?
  3. Bagaimana caranya memantau dan meninjau proyek-proyek Wikimedia yang memiliki catatan netralitas dan tingkah laku yang tidak begitu baik?

Keterlibatan Yayasan Wikimedia (WMF)[sunting sumber]

  1. Apakah WMF perlu mengambil tindakan khusus terkait pelecehan yang berdampak parah, kekerasan seksual, ancaman hukum, atau ancaman pembunuhan?
  2. Apakah WMF perlu mengambil tindakan di atas jika terjadi di "luar proyek Wikimedia"?
  3. Jika WMF mengambil tindakan sebagaimana disebutkan di atas, apa yang perlu diperbaiki dari sistem pelaporan/pengaduan ke divisi yang terkait?

Yasanto Lase[sunting sumber]

Terima kasih atas kesempatan dalam rangka urun pendapat terkait dengan kode etik. Kode etik yang sudah ada selama ini, sangat baik dan saya percaya semua sudah terlaksana. Dalam Wikimedia Indonesia, yang di dalamnya ada Bahasa Nias yang sudah resmi pertanggal 11 Januari 2021 kemarin, juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan pada setiap kebijakan dari program Wikimedia Indonesia. Disini, saya sebagai kontributor dalam bahasa Nias, meminta agar memberi kelonggaran kepada kami pada artikel tentang Nias yang sangat minim sumber karena miskinnya ragam tulis pada masa lampau hingga hari ini, kiranya bisa di berikan kelonggaran syarat tulisan di Wikipedia Nias, untuk tidak mensyaratkan adalah sumber tertulis setiap tulisan, karena yang ada adalah sumber lisan, dengar dari orangtua, dan lainnya, sehingga tulisan tersebut menjadi tulisan rintisan di Wikipedia Bahasa Nias. Itu saja yang bisa kami sampaikan agar semua kode etik yang akan di rilis bisa lebih bermanfaat bagi kita semua. Salam Wiki. Ya'ahowu

Yasanto Lase (bicara) 18 Januari 2021 12.52 (UTC)

Terima kasih atas komentarnya, Pak Yasanto Lase. Untuk syarat tulisan memang itu tergantung kepada kebijakan komunitas masing-masing, karena pemberlakuannya nanti kembali ke komunitas juga sebagai pengguna dan pemakainya. Secara umum Kode Etik Universal lebih mengatur tentang bagaimana kita sebaiknya menciptakan dan menerapkan sebuah "baku mutu" tingkah laku yang meminimalisir gangguan, pelecehan, atau penyerangan pribadi terhadap para kontributor di proyek-proyek bahasa di Indonesia, termasuk juga komunitas Nias. Salam, RamzyM (WMF) (bicara) 22 Januari 2021 07.43 (UTC)
Terima kasih Pak RamzyM (WMF), atas penjelasannya. Salam Wiki. Ya'ahowu

Yasanto Lase (bicara) 22 Januari 2021 07.47 (UTC)

Ombudsman[sunting sumber]

Secara umum, Wikipedia bahasa Indonesia sudah memiliki "rancangan kasar" bagaimana cara menegakkan sebuah peraturan tingkah laku pada proposal Komisi Ombudsman. Menurut Anda, apakah proposal ini dapat digunakan untuk menerapkan UCoC di WBI? Salam, RamzyM (WMF) (bicara) 29 Januari 2021 07.01 (UTC)

Saya rasa proposal proposal Komisi Ombudsman dapat digunakan untuk menerapkan UCoC di WBI. Namun, perlu ada sinkronisasi antara kebijakan WP:AMAN dan UCoC agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan. Terima kasih, Adhiwangsa ❯❯❯ Ngobrol 29 Januari 2021 11.58 (UTC)
@Adhiwangsa: kira-kira, bagaimana cara melakukan sinkronisasi tersebut; apakah melalui peninjauan ulang WP:AMAN, atau proposal WP:OMBUDSMAN dapat dilanjutkan saja? Terima kasih. RamzyM (WMF) (bicara) 13 Februari 2021 11.23 (UTC)
Setelah saya baca ulang, menurut saya WP:AMAN dan WP OMBUDSMAN dapat dilanjutkan saja. Terima kasih. Adhiwangsa ❯❯❯ Ngobrol 19 Februari 2021 09.20 (UTC)

Pengesahan UCoC oleh Dewan Pengawas WMF[sunting sumber]

Halo semua. Saya ingin mengabarkan bahwa per 2 Februari 2021, Dewan Pengawas Yayasan Wikimedia telah mengesahkan Kode Etik Universal sebagai kebijakan yang berlaku mengikat bagi seluruh proyek yang berada di bawah naungan Yayasan Wikimedia. Oleh karena itu, Anda diundang untuk terus memberikan pendapat Anda tentang bagaimana sebaiknya menerapkan dan menegakkan UCoC, terutama buat komunitas lokal Wikimedia di Indonesia. Salam, RamzyM (WMF) (bicara) 2 Februari 2021 14.14 (UTC)

Salam sejahtera untuk kita semua.
Mengenai penegakkan dan penyelesaian permasalahan (sebenarnya saya lebih ingin menggunakan istilah sengketa) terkait dengan Kode Etik Universal, perlu dibentuk semacam komite arbitrase untuk menangani perkara tersebut. Dalam hal ini, komposisi komite tersebut tetap berasal dari Wikimedia Indonesia dan komunitas yang terafiliasi dengan Wikimedia Indonesia, namun pelaksanaan tugasnya dilakukan secara independen untuk menjaga netralitas.
Demikian yang dapat saya sampaikan.
Tabik Gazartashlomo0907 (bicara) 24 Februari 2021 13.31 (UTC)