Vox populi, vox dei

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Ungkapan dalam bahasa Latin ini terjemahannya adalah, "suara rakyat adalah suara Tuhan."

Artinya, suara rakyat harus dihargai sebagai penyampai kehendak Ilahi. Konteks dari perkataan ini ialah ucapan hakim yang meneguhkan suara para juri dalam perkara di pengadilan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]