Tingkat pertumbuhan penduduk alami

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Peningkatan alami dalam populasi per 1000 orang, dari CIA World Factbook, 2010

Tingkat pertumbuhan penduduk alami (TPPA) dalam demografi dihitung dengan cara angka kelahiran kasar dikurangi dengan angka kematian kasar pada suatu wilayah tertentu.[1]

Angka ini memberi gambaran dalam demografi tentang bagaimana pertumbuhan populasi suatu negara. TPPA tidak termasuk migrasi ke dalam dan migrasi ke luar, memberikan indikasi pertumbuhan populasi hanya berdasarkan kelahiran dan kematian. TPPA dapat menunjukkan jenis Transisi Demografi (TD) suatu negara. Kecenderungan TPPA dapat memprediksi stabilitas ekonomi, tingkat pembangunan dan hal-hal lainnya di suatu negara.[2]

Negara-negara berkembang biasanya memiliki angka TPPA yang lebih tinggi karena kurangnya infrastruktur dan akses ke layanan kesehatan yang membatasi mereka pada tingkat kesuburan yang tidak diatur, di samping risiko terkena penyakit yang lebih tinggi dan kesehatan yang buruk sehingga menyebabkan lebih banyak kematian selain kesuburan yang sudah tinggi. Oleh karena itu negara-negara berkembang berada pada tahap awal TD dengan tingkat kesuburan tinggi. Hal ini menyebabkan negara-negara berkembang memiliki tingkat kenaikan penduduk alami yang tinggi. Negara-negara maju memiliki angka TPPA yang lebih rendah karena mereka biasanya lebih maju secara teknologi dan memiliki langkah-langkah yang diperlukan untuk membatasi kesuburan. Mereka juga memiliki akses yang lebih baik ke layanan kesehatan dan sumber daya yang diperlukan untuk memerangi penyakit. Negara-negara maju ada di tahap akhir TD dengan tingkat kesuburan rendah.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Preston, Samuel H; Heuveline, Patrick; Guillot, Michehgjhl (2001). Demography: measuring and modeling population processes (dalam bahasa English). Malden, MA: Blackwell Publishers. ISBN 978-1557862143. OCLC 43993156. 
  2. ^ Luenfield, Bruno (7 July 2009). "An Aging World – demographics and challenges". Gynecological Endocrinology. 24 (1): 1–3. doi:10.1080/09513590701718364. PMID 18224537. 
  3. ^ Shryock, Henry S; Siegel, Jacob S; Stockwell, Edward G (1976). The methods and materials of demographyPerlu mendaftar (gratis) (dalam bahasa English). New York: Academic Press. ISBN 978-0126411508. OCLC 2563165.