Teks (teori sastra)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Teks adalah sebuah wacana lisan dalam bentuk tulisan. Dalam KBBI, teks adalah naskah yang berupa kata asli dari pengarang, kutipan dari kitab suci , bahan tertulis untuk memberikan pelajaran ataupun pidato serta wacana tertulis.[1]

Pengertian teks dari beberapa ahli[sunting | sunting sumber]

1. Alex Sobur (2004)[sunting | sunting sumber]

Teks sering ditafsirkan sebagai serangkaian karakter atau tanda yang ditransmisikan dari pengirim ke penerima melalui suatu media atau kode tertentu.Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah atau memiliki nama yang salah.

2. Eriyanto (2001)[sunting | sunting sumber]

Menurut Eriyanto, Teks cenderung sama dengan wacana, perbedaannya yaitu teks hanya dapat disampaikan dalam bentuk tertulis saja. Sedangkan, untuk wacana dapat disampaikan dalam bentuk lisan atau tertulis.[2]

3. Luxemburg[sunting | sunting sumber]

Menurut Luxemburg, Teks merupakan sebuah ekspresi dengan sintaksis pragmatis yang didalamnya berbasis konten, dan menjadi satu kesatuan, yang mana teks dartikan sebagai sesuatu yang merupakan penjelasan untuk suatu hal.[3]

Macam-macam teks dalam bahasa Indonesia[sunting | sunting sumber]

1. Teks Anekdot[sunting | sunting sumber]

Anekdot merupakan salah satu jenis teks yang didalamnya menceritakan peristiwa-peristiwa lucu, konyol, atau bahkan menjengkelkan sebagai bentuk dari krisis yang ditanggapi dengan reaksi.

struktur teks anekdot :[sunting | sunting sumber]

•abstraksi

•orientasi

•krisis

•reaksi

•koda[4]

2. Teks Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Deskripsi sering diartikan sebagai sebuah paragraf, yang mana gagasan pokoknya diungkapkan dengan cara mendeskripsikan sebuah objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi trending topik kepada para pembaca secara rinci.

Struktur teks deskripsi :[sunting | sunting sumber]

  • Identifikasi
  • Klasifikasi
  • Deskripsi bagian.[5]

3. Teks Editorial[sunting | sunting sumber]

Editorial merupakan salah satu teks yang dapat kita jumpai pada koran ataupun majalah. Umumnya teks ini sering diartikan sebagai ungkapan wawasan atau ide terhadap suatu hal yang mewakili koran atau majalah tersebut.

Secara umum, Teks Editorial juga biasanya disebut sebagai tajuk rencana.

Struktur teks editorial :[sunting | sunting sumber]

  1. Pernyataan pendapat atau tesis.
  2. Argumentasi atau pernyataan umum.
  3. Reiteration atau penegasan ulang suatu pendapat.[6]

4. Teks Diskusi[sunting | sunting sumber]

Diskusi merupakan salah satu jenis teks yang mana didalamnya berisikan sebuah tinjauan terhadap suatu isu yang berasal dari dua sudut pandang yang berbeda.

Dua sudut pandang tersebut yaitu sisi yang mendukung isu serta sisi yang menentang isu tersebut. Teks diskusi juga sering disebut sebagai teks Argumentasi Dua Sisi.

Struktur teks diskusi :[sunting | sunting sumber]

  • Isu.
  • Argumentation yang mendukung.
  • Argumentation yang menentang.
  • Kesimpulan atau rekomendasi.[7]

5. Teks Eksplanasi[sunting | sunting sumber]

Eksplanasi merupakan sebuah teks yang mana didalamnya berisikan tentang penjelasan mengenai sebab akibat dan juga proses yang berkaitan dengan fenomena alam ataupun sosial yang terjadi.

Teks ini dibuat semata-mata dengan harapan agar para pembaca bisa mengambil pelajaran dari hal-hal yang terjadi.

Struktur teks eksplanasi :[sunting | sunting sumber]

  • Pernyataan secara umum.
  • Urutan Sebab dan juga Akibat.
  • Interpretasi.[8]

6. Teks Eksemplum[sunting | sunting sumber]

Eksemplum merupakan salah satu jenis teks yang didalamnya menceritakan perilaku tokoh yang terjadi pada ceritanya. Teks Eksemplum termasuk kedalam jenis teks rekaan yang mana didalamnya berisikan insiden yang menurut partisipannya tidak harus terjadi.

Struktur teks eksemplum :[sunting | sunting sumber]

:

  • Abstraksi.
  • Orientasi.
  • Insiden.
  • Interpretasi.
  • Koda.[9]

7. Teks Eksposisi[sunting | sunting sumber]

Eksposisi merupakan salah satu jenis teks yang mana didalamnya berisikan suatu informasi serta pengetahuan yang ditulis secara singkat dan juga padat.

Struktur teks eksposisi :[sunting | sunting sumber]

  • Pernyataan pendapat atau tesis.
  • Argumentasi.
  • Reiteration atau penegasan ulang pendapat.[10]

8. Teks Naratif[sunting | sunting sumber]

Narrative Text merupakan salah satu jenis karangan berbentuk sebuah kisah yang mana terdiri dari serangkaian kalimat yang disusun secara kronologis atau sesuai dengan urutan waktu kejadian dari suatu peristiwa, sehingga menjadi sebuah rangkaian cerita yang lengkap dan juga jelas.

Struktur teks naratif :[sunting | sunting sumber]

  • Orientasi
  • Komplikasi
  • Resolusi
  • Reorientasi
  • Koda.[11]

9. Teks Negosiasi[sunting | sunting sumber]

Negosiasi sering diartikan sebagai suatu bentuk interaksi sosial yang mana berfungsi untuk mendapatkan kesepakatan bersama yang terjadi antara dua belah pihak yang memiliki kepentingan berbeda.

Struktur teks negosiasi :[sunting | sunting sumber]

•Bagian pembukaan dari teks negosiasi

•Isi dari teks negosiasi

•Penutup dari teks negosiasi.[12]

10. Teks Prosedur[sunting | sunting sumber]

Teks Prosedur adalah teks yang berisi cara, tujuan untuk melakukan sesuatu dengan langkah yang tepat sehingga mencapai tujuan yang sesuai.

Struktur teks Prosedur :[sunting | sunting sumber]

[13][14]

  • Bagian pembukaan dari teks negosiasi
  • Isi dari teks negosiasi
  • Peneks negosiasi.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Kaidahnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  2. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Kaidahnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  3. ^ Welianto, Ari. "Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Ciri-cirinya". Kompas. 
  4. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Kaidahnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber. "Struktur Teks Deskripsi dan Kaidah Kebahasaannya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  6. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Editorial: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Kaidah Kebahasaan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  7. ^ Media, Kompas Cyber. "Contoh Teks Diskusi Beserta Strukturnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  8. ^ Media, Kompas Cyber. "Struktur Teks Eksplanasi". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  9. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Eksemplum: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Contohnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  10. ^ Media, Kompas Cyber. "Struktur Teks Eksposisi dan Kaidah Kebahasaannya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  11. ^ Media, Kompas Cyber. "Narrative Text: Pengertian, Struktur dan Karakteristiknya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  12. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Negosiasi: Pengertian, Ciri, Struktur, Unsur". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22. 
  13. ^ Welianto, Ari. "Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Ciri-cirinya". Kompas. 
  14. ^ Welianto, Ari. "Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Ciri-cirinya". Kompas. 
  15. ^ Media, Kompas Cyber. "Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Kaidahnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-22.