Tawûsê Melek

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Tawûsê Melek (bahasa Arab: مَلَك طَاوُوس‎), berarti Malaikat Merak, adalah malaikat penting dalam kepercayaan orang Yazidi. Dalam kisah penciptaan Yazidi, Tuhan menciptakan dunia dan menugaskan tujuh malaikat suci (heft sirr, "tujuh misteri") untuk menjaganya. Salah satu yang terpenting adalah Tawûsê Melek.[1]

Seperti banyak aspek lain dalam agama Yazidi yang tertutup, terdapat berbagai macam interpretasi Tawûsê Melek. Kitab Wahyu Yazidi (Ketēbā Jelwa) yang ditulis oleh orang non-Yazidi pada awal abad ke-20 tetapi didasarkan pada tradisi lisan Yazidi[2] dikatakan mengandung firman Tawûsê Melek; kitab tersebut menyatakan Tawûsê Melek memberikan berkat dan kemalangan pada manusia apabila layak diberikan baginya, dan ras Adam tidak berhak untuk mempertanyakan pilihannya.[2]

Semenjak akhir abad ke-16,[3] Muslim menuduh Yazidi sebagai pemuja setan karena kemiripan kisah Tawûsê Melek yang menolak sujud kepada Adam dengan kisah Iblis dalam Al-Quran. Sementara Muslim mencerca Iblis karena menolak tunduk pada Allah dan sujud kepada Adam,[4] Yazidi menghormati Tawûsê Melek karena hal tersebut dianggap bukan melambangkan kesombongan, tetapi menunjukkan independensinya dalam melewati salah satu ujian dari Tuhan. Walaupun begitu, tuduhan pemuja setan mengakibatkan penindasan selama berabad-abad, sehingga orang-orang Yazidi terkonsentrasi di wilayah pegunungan terpencil di Irak barat laut.[3] Dalam masyarakat Yazidi, penggunaan kata al-Syaithon (الشیطان) dalam bahasa Arab dan kata yang mengandung konsonan š (sh) atau t/ṭ dianggap tabu, sehingga hal ini dianggap sebagai indikasi keterkaitan Tawûsê Melek dengan Shaitan.[2] Namun, tidak ada bukti bahwa Tawûsê Melek sama dengan setan.[5]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.yeziditruth.org/the_peacock_angel
  2. ^ a b c Encyclopædia Iranica:Yazidis
  3. ^ a b "Who Are the Yazidis, the Ancient, Persecuted Religious Minority Struggling to Survive in Iraq?". National Geographic. August 9, 2014. Diakses tanggal August 12, 2014. 
  4. ^ Islam: Satan, sin, and repentance at Encyclopædia Britannica
  5. ^ Kjeilen, Tore. "Yazidism". Encyclopaedia. LookLex. Diakses tanggal 2008-03-31. ...there is little suggesting that the Yazidis worship Malak Ta'us as if he were equal to the Koran's or the Bible's devil. The Yazidis have never been regarded as Ahlu l-Kitab, people of the book, and they have suffered much hardship from their Muslim neighbours.