Ta'awuz

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Taawuz atau Ta'awudz adalah doa memohon perlindungan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dari setan yang terkutuk.

Lafaz Taawuz:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim"

Artinya: aku berlindung kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dari setan yang terkutuk”.

Kata Taawuz berasal dari Alquran Surah An-Nahl ayat 98

Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :

فَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ فَاسْتَعِذْ بِا للّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

fa izaa qorotal-quraana fasta'iz billaahi minasy-syaithoonir-rojiim

"Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Alquran, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk."

Manfaat taawuz yaitu untuk menyucikan diri dari perkataan sia-sia yang biasa dilakukannya dan untuk mengharumkannya.

Ada dua situasi di mana taawuz ini harus diucapkan,

Pertama, ketika hendak membaca Alquran. Hal ini sebagaimana sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa ta'ala yang tercantum di dalam Alquran Surah An-Nahl ayat 98.

Kedua, ketika merasakan bahwa dirinya tengah digoda setan untuk melakukan pebuatan dosa.

Taawuz merupakan bentuk pengagungan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan juga bentuk tawakal. Setan tidak akan berdaya ketika seseorang beriman dan bertawakal kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, Rabb Semesta Alam.

Taawuz berarti meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan pengakuan atas segala kekuasaan-Nya, kelemahan hamba, serta ketidakberdayaannya melawan musuh yang nyata, tetapi bersifat batiniah dan tidak ada yang mampu menolak serta mengusir kecuali hanya Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai zat yang telah menciptakannya.

Rujukan[sunting | sunting sumber]