Sutra Bizantium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Daud, antara personifikasi kebijaksanaan dan nubuat, digambarkan mengenakan sutra Bizantium tersusun. Psalter Paris, abad ke-10.

Sutra Byzantium adalah sutra yang dihasilkan di Kekaisaran Bizantium dari sekitar abad keempat sampai Kejatuhan Konstantinopel pada 1453.

Ibu kota Bizantium Konstantinopel merupakan pusat penghasil sutra signifikan pertama di Eropa. Sutra merupakan salah satu komoditas paling penting dalam ekonomi Bizantium, yang digunakan oleh negara sebagai alat pembayaran dan diplomasi.[1] Sutra mentah dibawa dari Tiongkok dan dijadikan kain-kain murni berharga tinggi di seluruh dunia. Kemudian ulat-ulat sutra diseludupkan ke Kekaisaran tersebut dan perdagangan sutra melalui darat secara bertahap menjadi kurang berpengaruh. Setelah masa pemerintahan Yustinianus I, pabrik dan penjualan sutra menjadi monopoli kekaisaran, hanya dapat diproses di pabrik-pabrik kekaisaran, dan dijual kepada para pembeli terotorisasi.[1]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Laiou, Angeliki. "Exchange and Trade". In Laiou (2002), p. 703

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Burnham, Dorothy K. (1980) Warp and Weft, A Textile Terminology, Royal Ontario Museum, ISBN 0-88854-256-9.
  • Dodwell, C.R. (1982) Anglo-Saxon Art, A New Perspective, Manchester UP, ISBN 0-7190-0926-X (US edn. Cornell, 1985)
  • Feltham, Heleanor B. (2009) Justinian and the International Silk Trade, in: Sino-Platonic Papers, No.: 194 (2009).
  • Hoffman, Eva R. (2007): Pathways of Portability: Islamic and Christian Interchange from the Tenth to the Twelfth Century, in: Hoffman, Eva R. (ed.): Late Antique and Medieval Art of the Mediterranean World, Blackwell Publishing, ISBN 978-1-4051-2071-5
  • Jenkins, David, ed. (2003) The Cambridge History of Western Textiles, Cambridge University Press, ISBN 0-521-34107-8.
  • Mannas, Lisa (2008) Merchants, Princes and Painters: Silk Fabrics in Northern and Italian Paintings 1300–1550, Appendix I:III "Medieval Silk Fabric Types and Weaves", Yale University Press, ISBN 978-0-300-11117-0
  • Laiou, Angeliki E., ed. (2002), The Economic History of Byzantium: From the Seventh through the Fifteenth Century, Dumbarton Oaks.
  • Schoeser, Mary. (2007) Silk, Yale University Press, ISBN 0-300-11741-8.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]