Suster Maria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Suster Maria
Suster Maria (1974; obverse; wiki).jpg
Selebaran
Sutradara SA Karim
Produser Iwan Salim
Penulis Irhandy Kasmara
Pemeran Tanty Josepha
Chitra Dewi
Andy Auric
Astri Ivo
Dewi Puspa
Menzano
Maria Yuliana
Yatti Kusumah
M. Nizar
Ardi HS
Bissu
Hengky Nero
Distributor Iwan Andy Film
Durasi
105 menit
Negara Indonesia

Suster Maria adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1974 dengan disutradarai oleh SA Karim. Film ini dibintangi antara lain oleh Tanty Josepha dan Chitra Dewi.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Atas perintah pimpinan rumah sakit, perawat Maria (Tanty Josepha) mendatangi rumah Ny. Permana (Chitra Dewi). Maria diminta merawat anaknya, Hendra (Andy Auric) yang menyepi di villanya. Hendra dalam keadaan buta dan sudah biasa diobati. Sudah ada tiga perawat tak betah dan berhenti tanpa memberi tahu alasannya. Maria mengalami perlakuan kasar dari Hendra. Berkat ketabahan Maria dan apalagi Hendra sempat sakit kehujanan, membuat keduanya bisa berteman.Irma (Astri Ivo)seorang gadis cilik teman Hendra sebelum Maria datang. Irma anak keluarga miskin, ayahnya pemabuk dan penjudi.Ia menjadi korban ketika ayahnya mencurigai Hendra berbuat serong dengan istrinya. Irma terperosok dan meninggal. Akibat peristiwa ini Hendra yang terpukul. Ia merasa bersalah kepada pacarnya, Dewi (Dewi Puspa), seorang penyanyi yang meninggal akibat kecelakaan mobil bersama Hendra. Saat itu Hendra mengendarai mobil dalam keadaan mabok dan menabrak pohon. Kemarahan Hendra hanya karena curiga pada seorang pria yang ternyata adalah kakak Dewi. Maria mendesak agar Hendra mengobati matanya demi ibunya. Hendra marah. Maria memutuskan berhenti dan kembali bekerja di rumah sakit, meskipun sudah tumbuh benih cinta di antara mereka.Akhirnya Hendra mengobati matanya. Setelah sembuh Hendra mencari Maria, namun Maria tetap menghindar karena belum reda sakit hatinya. Berkat campur tangan Ny. Permana, maka Maria dan Hendra bertemu lagi dan bahagia.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]