Sri Warso Wahono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Sri Warso Wahono adalah salah satu pelukis modern Indonesia. Lahir di Solo 17 Juni 1948. dalam buku Modern Indonesia Art" Sri Warsomenempati urutan ke 151dari 325 Pelukis Profesional Indonesia sejak dari Raden Salehhingga kini.Dari karya-karya ciptaanya,mengalami berbagai tema lukisan.Terdeteksi sejak tahun 1962 hingga kini dengan penggarapa nartistik berdasarkan konsep-konep estetika adiluhung. Suatu teori estetika yang berpihak pada pencapaian nilai harmonidan keselarasan. Ia juga dikenal sebagai penulis budaya. Banyak tulisanya tersebar diberbagai media cetak koran dan majalah.[1]

Sri Warso Wahono pada tahun 1974 mulai diikut sertakan dalam pameran Biennale seni lukis Indonesia yang diprakasai oleh Dewan Kesenian Jakarta, juga diundang pada pameran Triennale I seni lukis Indonesia di Denpasar, Bali tahun 1983. Selanjutnya sejak tahun 1987 hingga tahun 1991 aSeringkalii diundang menyertai berbagai pameran baik kelompok maupun lembaga diberbagai tempat di Jakarta termasuk pameran seni rupa Kristiani (Pamesrani ‘91) yang diselenggarakan oleh Persatuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) pada ulang tahunnya ke-43 di Jakarta.[2]

Pameran[sunting | sunting sumber]

Ia pernah membuat beberapa pameran: diantaranya:

  • Kidung Rambogan

Pameran ini berlangsung di Balai Budaya Jakarta tanggal 9 - 19 Agustus 2018 bertajuk "Kidung Rambogan" Dalam Rambogan Sri Warso membuat semcam catatan,perenungan,tentang berbagai peristiwadan fenomena disekitarnya. Itu bisa tentang korupsi,watak serakah,,watak mulia,perilaku tokoh-tokoh , dan berbagai drama kehidupan dalam kehidupanmasyarakat...Istilah Rambogan daia pinjam dari salah satu adegan dalam pergelaran wayang kulit ketika pasukan bersenjata lengkap siap siaga dan waspada.

Warso sebagai seniman memaknai rampogan sebagai peristiwa atau fenomena munculnya ketidakseimbangan. Karena itu,ia memandang perlu adanya penyeimbang."Rambogan mempunyai makna filosofi,historis dan secara fenomenologis mewakili zaman, kata warso yang ditulis oleh Frans Sartono Direktur Program Bentara Budaya Jakarta dalam katalog pameran kidung Rampogan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ kidung, rambogan (2018). Kidung Rabogan. kompas. 
  2. ^ "Pelaku Seni | Sri Warso Wahono". arsip.galeri-nasional.or.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-14. 

.