Sirnabaya, Gunungjati, Cirebon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

A. KONDISI GEOGRAFIS

1. GEOGRAFIS

Desa Sirnabaya merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat, yang terletak disebelah bagian utara dan merupakan batas antar kecamatan, sekaligus sebagai pitu gerbang masuk ke wilayah Kecamatan Gunung Jati dari arah utara, dalam sektor pertanian Desa Sirnabaya merupakan salah satu penghasil beras – jagung – ubi dan kacang sejenisnya, dan disektor perikanan menghasilkan kerang hijau – ranjungan – kerang kikir dan bermacam-macam ikan laut yang terletak dijalurpantai utara.

Letak daratan-nya memanjang dari arah tenggara ke barat laut, dilihat dari permukaan tanah/daratan-nya dibedahkan menjadi dua bagian, pertama daerah daratan rendah umumnya memanjang dari arah timur ke barat dan dari selatan ke utara, dan kedua daerah pesawahan, luas ( daerah administrasi ) Desa Sirnabaya 1.629.710 M2, tanah daratan 40.391 M2 dan tanah pesawahan 1.589.319 M2, penduduk Desa Sirnabaya ditahun 2015 sebanyak 5.146 jiwa - laki-laki 2.502 jiwa – perempuan 2.644 jiwa tersebar di delapan Rw dan dua puluh enam Rt, dengan jumlah (KK) Kepala Keluarga 1.325 dan bangunan Rumah 1.015 unit, dan yang beragama islam 5.141 jiwa 99.90%, yang non islam 5 jiwa 00.09%.

2. BATAS WILAYAH

Berdasarkan letak geografisnya, wilayah Desa Sirnabaya berada pada posisi 108040 - 108048 Bujur Timur dan 6030 – 7000 Lintang Selatan, yang dibatas. Batas tanah darat sebelah utara berbatasan dengan Desa Kraton - Desa Purwawinangun KecamatanSuranenggala dan tanah pesawahan berbatasan dengan Desa Kraton – Desa Surakarta dan Desa Suranenggala Kulon Kecamatan Suranenggala.

 Batas tanah darat sebelah barat berbatasan dengan Desa Sambeng hasil pemekaran dari DesaSirnabaya dan tanah pesawahan berbatasan dengan DesaSambeng – Desa Mayung - Desa Babadan dan Desa Buyut Kecamatan Gunung Jati.

 Batas tanah darat sebelah selatan berbatasan dengan Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati dan tanah pesawahan berbatasan dengan Desa Grogol Kecamatan Gunung Jati.

 Batas tanah darat sebelah timur berbatasan dengan Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati dan Desa Purwawinangun Kecamatan Suranenggala.

PETA DESA SIRNABAYA

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:PETA_DESA_SIRNABAYA.jpgTeks miring

3. TOPOGRAFI

Wilayah Desa Sirnabaya yang terletak sepanjang jalur pantura termasuk pada daratan rendah yang memiliki letak ketinggian antara 0 – 3 m dari permukaan laut.

4. IKLIM

Faktor iklim dan curah hujan di Desa Sirnabaya dipengaruhi oleh keadaan alamnya yang sebagian dari daerah pantai.

5. HIDROGRAFI


Wilayah Desa Sirnabaya dilewati dua sungai yang besar yaitu sungai bondet dan asem djadjar juga dilewati tiga diirigasi, sungai-sungai tersebut dialirkan ke tiga irigasi,dan digunakan oleh masyarakat Desa Sirnabaya untuk mengairi sawah dan untuk mengisi sumur kalau dimusim kemarau.


6. NAMA KEPALA DESA ( KUWU ) DI KEPEMERINTAHAN DESA SIRNABAYA

Desa Sirnabaya Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, merupakan tempat, wilayah yang mempunyai keterkaitan dengan cikal bakal kerajaan - kerajaan Islam di tanah Jawa yang muncul dari Kesultanan - kesultanan di Wilayah Cirebon dalam Babad Tanah Cirebon. Sebelum menjadi nama Desa Sirnabaya, Desa ini dinamai Desa Singapura ( Singopuro ) yang melanjutkan dari nama sebuah Kerajaan Singapura sebagai tempat dan kegiatan kepemerintahan pada masa Kerajaan Singapura ( Singopuro ) .



6. NAMA KEPALA DESA ( KUWU ) DI KEPEMERINTAHAN DESA SIRNABAYA
Desa Sirnabaya Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, merupakan tempat, wilayah yang mempunyai keterkaitan dengan cikal bakal kerajaan - kerajaan Islam di tanah Jawa yang muncul dari Kesultanan - kesultanan di Wilayah Cirebon dalam Babad Tanah Cirebon. Sebelum menjadi nama Desa Sirnabaya, Desa ini dinamai Desa Singapura ( Singopuro ) yang melanjutkan dari nama sebuah Kerajaan Singapura sebagai tempat dan kegiatan kepemerintahan pada masa Kerajaan Singapura ( Singopuro ) .
URUTAN NAMA NAMA JABATAN MASA BAKTI TAHUN HIJRIAH MASA BAKTI TAHUN HIJRIAH LAMA MENJABAT
KE 1 SUTIJA Kepala Desa 1392 H – 1394 H 1971 H – 1973 H 2 Tahun
KE 2 WANYA Kepala Desa 1395 H – 1400 H 1974 M – 1979 M 5 Tahun
KE 3 Haji DULGANI Kepala Desa 1401 H – 1409 H 1980 M – 1987 M 8 Tahun
KE 4 H. Drs.SAID SALEH Kepala Desa 1410 H – 1418 H 1988 M – 1996 M 8 Tahun
KE 5 H, MADKASAN Kepala Desa 1421 H – 1421 H 1998 M – 1999 M 1 Tahun
KE 6 SUBRANI. SH Kuwu 1423 H – 1430 H 2001 M – 2007 M 6 Tahun
KE 7 KUSWANDI Kuwu 1431 H – 1436 H 2009 M – 2014 M 5 Tahun
KE 8 MIMIN MUHAIMIN Kuwu 1437 H – .... 2015 M – .... ..... Tahun