Sepatu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sepatu pria berwarna coklat.

Sepatu adalah salah satu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri atas bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Biasanya juga terbuat dari kanvas atau kulit yang menutupi semua bagian mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit yang difungsikan untuk melindungi kaki dari kotoran berupa debu, kerikil, atau bahkan lumpur dan puing. Pengelompokkan sepatu biasanya dilakukan berdasarkan fungsi atau tipenya, seperti sepatu resmi (pesta), sepatu santai (kasual), sepatu dansa, sepatu olahraga, sepatu kerja, sepatu ortopedik, dan sepatu minimalis.

Koleksi sepatu pria dengan bermacam-macam fungsi kegunaannya. Belakang kiri-kanan sepatu hiking, tiga sepatu olahraga, sepatu boot casual, depan kiri-kanan tiga sepatu minimalis, dan sepatu casual.

Satuan untuk ukuran sepatu mengikuti beberapa standar dan berbeda di bagian-bagian dunia. Pengukuran ukuran sepatu seseorang biasanya diukur dengan menggunakan peranti Brannock.

penjual sepatu di pasar Mesir

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sepatu paling awal yang diketahui adalah sandal kulit sagebrush yang berasal dari sekitar 7000 atau 8000 SM, ditemukan di Fort Rock Cave di negara bagian Oregon di AS pada tahun 1938.[1] Sepatu kulit tertua di dunia, terbuat dari sepotong kulit sapi yang diikat dengan tali kulit di sepanjang jahitan di bagian depan dan belakang, ditemukan di kompleks gua Areni-1 di Armenia pada tahun 2008 dan diyakini berasal dari tahun 3500 SM.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Connolly, Tom. "The World's Oldest Shoes". University of Oregon. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 22, 2012. Diakses tanggal July 22, 2012. 
  2. ^ Ravilious, Kate (June 9, 2010). "World's Oldest Leather Shoe Found—Stunningly Preserved". National Geographic. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 24, 2012. Diakses tanggal July 22, 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]