Sebastian Franck

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sebastian Franck
Sprichwörter, schöne, weise, herrliche Klugreden, 1541.

Sebastian franck adalah filsuf dari Jerman pada abad 16.[1] Dia hidup di kota Uml, Donauworth, Strasbourg dan Esslingen di Jerman.[1] Franck adalah seorang penganut panteis, pendoa spiritual yang beranjak dari tempat untuk pastorates singkat.[1] Dia menikah sebelum pindah ke Strasbourg. Karena kekerasan yang terjadi baik dalam dunia spiritual dan kekuasaan sekuler di Chronica, dia dipecat dari Strasbourg pada tahun 1531.[1] Kemudian dia hidup dengan bekerja sebagai tukang print dan pembuat sabun.[1] Dalam Paradoxes (1534) darinya, dia mengemukakan pandangan panteistis dan spiritualisnya bertentangan dengan sistem keagamaan.[1] Dia pergi ke Basel di mana dia melanjutkan untuk menerbitkan tulisan-tulisan yang lebih luas.[1] Franck tidak dihiraukan begitu saja oleh penganut Luther, Zwingli dan Anabaptis; dia sendiri sangat toleran, pandangannya secara sulit diperkenalkan di Holand.[1] Pandangan Franck adalah berbicara tentang kebebasan yang total sebagai bagian dari telaah dari semua teolog [dogmatika]].[1]

Sumbangan yang paling besar adalah pembebasan agama dari pandangan yang sempit dalam teori, baik dogmatika dan penggembalaan.[2] Bagi dia, jiwa dan spiritual tidak selalu bisa dijelaskan dengan definisi-definisi dogmatika.[2]


referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i (Inggris)Albert E. Avey., Handbook in The History of Philosophy, New York: Barnes & Noble, Inc, 1954
  2. ^ a b (Inggris)Rufus M. Jones., Spiritual Reformers in the 16th and 17th Centuries, USA: Kessinger Publishing, 2008