Lompat ke isi

Revolusi Oranye

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revolusi Oranye
Bagian dari Revolusi warna
Demonstran dengan simbol warna oranye berkumpul di Alun-alun Maidan Nezalezhnosti di Kyiv pada 22 November 2004.
Tanggal22 November 2004 – 23 January 2005
(2 bulan dan 1 hari)
LokasiUkraina, terutama Kyiv
Sebab
Tujuan
MetodeDemonstrasi, pembangkangan sipil, perlawanan sipil, mogok kerja
Hasil
Pihak terlibat
Tokoh utama
Jumlah
Central Kyiv: hundreds of thousands up to one million by some estimates[5]
Jumlah korban
Korban jiwa1 man died from a heart attack[6]
Revolusi Oranye di Ukraina, 2004

Revolusi Oranye (bahasa Ukraina: Помаранчева революція, Pomarancheva revolyutsiya) adalah rangkaian protes dan even politik yang terjadi di Ukraina mulai akhir November 2004 hingga Januari 2005, tepat setelah selesainya pemilu Ukraina tahun 2004 yang dituding telah dicemari oleh korupsi besar-besaran, intimidasi terhadap para pemberi suara, dan penipuan hasil pemilu. Kiev, ibu kota Ukraina, menjadi pusat gerakan revolusi ini dengan ribuat pemrotes berdemonstrasi setiap hari.

Protes yang menjalar ke seluruh negeri tersebut berhasil dan hasil pemilu dibatalkan serta pemilu ulang diselenggarakan oleh pemerintah pada tanggal 26 Desember, 2004. Di bawah tekanan pengamat internasional dan lokal, pemilu ulang ini disebut sebagai "bersih dan bebas". Hasil akhir menunjukkan kemenangan bagi Victor Yushchenko yang pada pemilu pertama dikalahkan oleh pesaingnya, Victor Yanukovych. Yushchenko dinyatakan pemenang pemilu dan diangkat menjadi presiden pada tanggal 23 Januari 2005 di Kiev.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. The Colour Revolutions in the Former Soviet Republics: Ukraine Diarsipkan 1 August 2017 di Wayback Machine. by Nathaniel Copsey, Routledge Contemporary Russia and Eastern Europe Series (page 30-44)
  2. Ukraine profile Diarsipkan 12 October 2019 di Wayback Machine., BBC News
  3. Ukrainian Politics, Energy and Corruption under Kuchma and Yushchenko Diarsipkan 29 October 2013 di Wayback Machine. by Taras Kuzio, Harvard University (7 March 2008)
  4. "Historyczny zwrot Ukrainy. Tłumy przegoniły z Kijowa marionetkę Putina". Diakses tanggal 1 July 2025.
  5. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama NYT20041126
  6. "Savik Shuster: I'm the only thing to remain after 'orange revolution'". Diarsipkan 23 September 2009 di Wayback Machine.. Novaya Gazeta, 2 February 2008

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Bacaan lanjutan

[sunting | sunting sumber]
  • Paul D'Anieri, ed. Orange Revolution and Aftermath: Mobilization, Apathy, and the State in Ukraine (Johns Hopkins University Press; 2011) 328 pages
  • Tetyana Tiryshkina. The Orange Revolution in Ukraine - a Step to Freedom (2nd ed. 2007)