Responsa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Responsa (Latin: kata jamak dari responsum, "jawaban") terdiri dari serangkaian keputusan tertulis dan aturan yang diberikan oleh para cendekiawan hukum dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada mereka. Pada zaman modern, istilah tersebut dipakai untuk menyebut keputusan dan aturan yang dibuat oleh para cendekiawan dalam hukum keagamaan dalam sejarah.

Di Kekaisaran Romawi[sunting | sunting sumber]

Hukum Romawi mengakui responsa prudentium, yakni tanggapan dan pemikiran para yuris, sebagai salah satu sumber "Ius scriptum" (hukum tertulis), bersama dengan hukum-hukum yang berasal dari para magistrat, Senat, atau Kaisar.

Dalam Gereja Katolik Roma[sunting | sunting sumber]

Dalam Gereja Katolik Roma, sebuah responsum adalah sebuah jawaban yang diberikan oleh Kongregasi bagi Doktrin Iman atas hal-hal tertentu yang berkaitan dengan iman dan moral. Kantor Kudus adalah organisasi doktrinal tunggal dan eksklusif yang memiliki hak untuk memberikan responsa. Dokumen-dokumen doktrinal terkini yang berisi responsa relevan adalah Komentar tentang Responsa ad quaestiones,[1] Responsum ad Dubium Terkait Pengajaran yang Diisi dalam Ordinatio Sacerdotalis[2] dan Tanggapan-Tanggapan terhadap Pertanyaan-pertangayaan Tertentu dari Konferensi Waligereja Amerika Serikat Terkait Nutrisi dan Hidrasi Artifisial.[3]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Commentary on Responsa ad quaestiones
  2. ^ Responsum ad Dubium Concerning the Teaching Contained in Ordinatio Sacerdotalis
  3. ^ Responses to Certain Questions of the United States Conference of Catholic Bishops Concerning Artificial Nutrition and Hydration

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • M. Elon, Jewish Law, Jerusalem 1975

Pranala luar[sunting | sunting sumber]