Resolusi gambar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Resolusi gambar mendeskripsikan tentang banyaknya detail gambar yang tersimpan. Resolusi gambar bisa juga digunakan untuk mendefinisikan tentang gambar digital, video, maupun yang lainnya.

Resolusi gambar dapat diukur dengan berbagai macam cara. Pada dasarnya, resolusi mengukur seberapa dekatnya suatu garis dapat dibedakan dengan yang lainnya.

Resolusi dapat dinyatakan dalam berbagai macam ukuran, seperti baris per milimeter dan garis per tinggi gambar, atau yang lebih dikenal hanya dengan garis.

Resolusi dari gambar digital[sunting | sunting sumber]

Resolusi sering digunakan sebagai jumlah pixel dalam pencitraan gambar digital, walaupun standard Amerika, Jepang, serta internasional jelas melarang penggunaan hal ini, setidaknya untuk bidang kamera digital. Sebuah gambar dengan tinggi sejumlah N pixel dan lebar M pixel, dapat memiliki resolusi garis yang kurang dari itu. Namun, jika jumlah pixel digunakan sebagai pengukur resolusi, metode yang digunakan adalah mengambil dua buah bilangan bulat yang menunjukkan berapa pixel tinggi gambar tersebut dan berapa pixel lebarnya, kemudian mengalikan angka ini, dan membaginya dengan satu juta untuk mendapatkan angka megapixel

Dibawah ini adalah ilustrasi untuk menjelaskan bagaimana jumlah pixel memengaruhi kualitas gambar dengan ukuran yang sama.

Resolution illustration.png

Resolusi spasial[sunting | sunting sumber]

Resolusi spasial mengukur seberapa dekat suatu garis dapat ditampilkan dengan baik dan dapat dibedakan dengan garis yang lainnya. Resolusi ini sangat dipengaruhi dari sistem yang menghasilkan citra atau gambar tersebut. Untuk memperjelas, ambil contoh dua buah gambar, gambar pertama memiliki jumlah pixel sebanyak 640 dengan 480, atau 0,3 megapixel, dengan resolusi spasial sebanyak 100 garis. Gambar kedua memiliki jumlah pixel sebanyak 1280 dengan 960, atau 1,3 megapixel, dengan resolusi spasial sebanyak 72 garis. Dari hasil pengamatan, jelas terlihat bahwa gambar pertama memiliki kualitas gambar yang lebih halus, jernih, dan mengandung lebih banyak detail dibandingkan dengan gambar kedua. Hal ini membuktikan bahwa kualitas gambar tidak hanya diukur oleh jumlah pixel, namun juga dengan resolusi spasial.

Referensi[sunting | sunting sumber]