Rösti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sepiring Rösti dengan hiasan peterseli di atasnya

Rösti ([ˈrøːʃti]) atau Röschti adalah hidangan dari negara Swiss yang bahan utamanya terbuat dari kentang, dengan cara digoreng dan berukuran cukup besar. Hidangan ini pada awalnya merupakan hidangan untuk sarapan, yang biasa dimakan oleh petani di Kanton Bern, tapi sekarang hidangan ini bisa dinikmati di seluruh penjuru Swiss dan di seluruh dunia. Nama Prancis röstis bernois menjadi referensi langsung terkait asal-usul hidangan.

Banyak orang Swiss menganggap Rösti sebagai hidangan nasional[1]. Alih-alih menjadi sebuah menu sarapan lengkap, lebih sering disajikan untuk menemani hidangan lainnya seperti "Spinat und Spiegelei" (bayam dan telur goreng, dengan kuning telur setengah matang), Cervelas atau Fleischkäse. Biasanya Rösti tersedia di restoran-restoran Swiss sebagai pengganti lauk standar dari makanan yang diberikan.

Penyajian[sunting | sunting sumber]

Hidangan Rösti dibuat dari kentang yang diparut kasar, diambil dari kentang baik yang umbinya sudah matang ataupun yang masih mentah[1]. Namun kentang yang mentah dan mendekati setengah matang lah yang jadi pilihan terbaik membuat hidangan ini. Selanjutnya hal yang harus diperhatikan terletak pada teknik penggorengan, jenis minyak, mentega, atau lemak lainnya, yang juga bisa ditambahkan (dan biasanya diberi juga garam dan merica). Namun untuk menggoreng kentang parut tanpa lemak tambahan juga diperbolehkan. Kentang parut kemudian dibentuk menjadi bundar seperti roti bundar, biasanya berukuran antara 3-12 cm (1 sampai 5 inci) dengan diameter dan tebal 1-2 cm (0,5 inci). Rösti paling sering digoreng dan dibentuk di dalam penggorengan saat memasak, tapi bisa juga dipanggang di oven. Meskipun begitu hidangan rösti tidak selalu terdiri hanya dari kentang, sejumlah bahan tambahan kadang ditambahkan, seperti daging asap, bawang merah, keju, apel, atau rempah segar. Hal ini biasanya dianggap sebagai sentuhan regional untuk memberikan variasi tampilan hingga rasa dari rösti yang telah siap disajikan[2].

Pengaruh Budaya[sunting | sunting sumber]

Dalam etos budaya populer di Swiss, Rösti sebagian besar dimakan di daerah berbahasa Jerman, meskipun Rösti sendiri mudah ditemukan di tempat lain di negara ini. Rösti digambarkan sebagai bagian stereotip dari budaya Swiss-Jerman, yang bertentangan dengan budaya Latin. Wilayah geografis yang memisahkan bagian berbahasa Prancis dan Jerman di negara Swiss oleh karena itu sering disebut sebagai Röstigraben: secara harfiah artinya adalah "parit rösti"[3].

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Cloake, Felicity (13 October 2011). "Bagaimana Cara Memasak Rösti yang Sempurna". The Guardian. Diakses tanggal 22 Desember 2017. 
  2. ^ PBS: Pomme Rösti
  3. ^ Food Origin: Swiss Rösti

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]