Puteri Indonesia Kebudayaan
| Puteri Indonesia Kebudayaan | |
|---|---|
| Diberikan untuk | Pemenang kelima kontes Puteri Indonesia |
| Negara | Indonesia |
| Dipersembahkan oleh | Yayasan Puteri Indonesia |
| Diberikan perdana | 2025 |
| Pemegang gelar saat ini | Syafira Mardhiyah |
| Ikhtisar | |
| Pemegang terbanyak | Banten (1) |
| Situs web | www |
Puteri Indonesia Kebudayaan (sebelumnya sebagai Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan) merupakan gelar yang sejak tahun 2025 disematkan kepada pemenang kelima (runner-up 4) dalam ajang kontes Puteri Indonesia. Gelar ini adalah gelar tambahan yang baru diwujudkan pada pemilihan Puteri Indonesia 2025. Puteri Indoonesia Kebudayaan ini bisa disebut sebagai hasil pemekaran gelar dari gelar sebelumnya yakni gelar bidang pendidikan dan kebudayaan menjadi satu dan sekarang dipisah menjadi dua: gelar Puteri Indonesia Pendidikan tetap sebagai gelar untuk juara keempat dalam Pemilihan Puteri Indonesia dan gelar Puteri Indonesia Kebudayaan sebagai gelar untuk juara kelimanya.[1]
Pemegang gelar Puteri Indonesia Kebudayaan saat ini adalah Syafira Mardhiyah dari Banten.[2]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Puteri Indonesia Kebudayaan adalah gelar yang mulai diberikan kepada pemenang kelima dalam ajang Puteri Indonesia sejak edisi 2025. Sebelumnya, gelar ini dikenal dengan sebutan 4th Runner-up Puteri Indonesia, yang merupakan penghargaan khusus bagi peserta pilihan juri yang diberikan sejak 1992 hingga 2024. Gelar ini sendiri merupakan hasil pemecahan dari gelar Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan, yang selama ini disematkan kepada pemenang keempat. Pada 28 April 2025, Yayasan Puteri Indonesia mengumumkan penambahan gelar baru untuk enam besar, termasuk Puteri Indonesia Kebudayaan.[3] Pemisahan gelar dan penambahan gelar baru untuk juara kelima dan keenam pada edisi Puteri Indonesia 2025, dapat dipahami sebagi upaya Yayasan Puteri Idonesia untuk menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah terkain pembagian lingkup kerja pada urusan pemerintahan.[4] Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan serta bertujuan untuk mendukung dan memperkuat bidang pendidikan dan kebudayaan dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia.[5]
Langkah penamabahan gelar baru untuk Puteri Indonesia ini dinilai sebagai langkah awal Yayasan Puteri Indonesia untuk menambah lisensi baru di masa yang akan datang. Sebab pada edisi 2025 meskipun terdapat 6 juara atau gelar untuk para Puteri Indonesia hanya 4 yang dikirim ke ajang internasional.
Daftar pemenang
[sunting | sunting sumber]- Kunci warna
- : Dinyatakan sebagai Pemenang
- : Berakhir sebagai runner-up
- : Berakhir sebagai salah satu finalis atau semi-finalis
- : Berakhir sebagai pemenang penghargaan khusus
| Tahun | Nama | Provinsi Asal | Kontes Internasional | Posisi | Penghargaan khusus |
| Dinyatakan sebagai gelar Puteri Indonesia Kebudayaan | |||||
| 2025 | Syafira Mardhiyah[2] | Tidak ada | — | — | |
|---|---|---|---|---|---|
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Ajang Puteri Indonesia 2025 Segera Digelar, Bakal Hadirkan 6 Mahkota". kumparan. Diakses tanggal 2025-10-08.
- 1 2 Perdana, Wawan (2025-05-03). "Mengenal Sosok Syafira Mardhiyah Perwakilan Banten Terpilih Jadi Puteri Indonesia Kebudayaan 2025". Tribunbanten.com. Diakses tanggal 2025-05-05.
- ↑ Ruswannur, Wandi (2025-04-30). Arief, Faizal R (ed.). "Puteri Indonesia 2025 dan Kejutan Enam Mahkota". TIMES Jakarta. Diakses tanggal 2025-05-06.
- ↑ Liputan6.com (2025-04-25). "Ada 2 Gelar Baru yang Bakal Diperebutkan 45 Finalis Puteri Indonesia 2025". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-10-08. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Yasmina, Yama (2025-05-03). "Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Amarta dari Banyuwangi, Jawa Timur". MCI NEWS. Diakses tanggal 2025-05-03.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Situs web resmi Putri Indonesia
- Puteri Indonesia Kebudayaan di Instagram