Puteri Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Puteri Indonesia
Logopi2015.png
Logo Puteri Indonesia 2014-kini
Slogan 3B (Brain, Beauty, Behavior)
Tanggal pembentukan 1992
Jenis Kontes kecantikan
Kantor pusat Coat of arms of Jakarta.svg Jakarta
Lokasi
Jumlah anggota
Miss Universe
Miss International
Bahasa resmi
Indonesia
Pimpinan Mooryati Soedibyo
Putri Kuswisnuwardhani
Situs web www.puteri-indonesia.com
Logo Puteri Indonesia tahun 1992-2013

Puteri Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia yang diketuai oleh Mooryati Soedibyo[1] dan disponsori oleh perusahaan kosmetik Mustika Ratu[2]. Puteri Indonesia akan menjadi wakil Indonesia atau duta bangsa pada kegiatan-kegiatan yang bertaraf Internasional dan ikut serta dalam memajukan komoditas-komoditas ekspor Indonesia, pariwisata dan budaya Indonesia. Puteri Indonesia juga melakukan berbagai aksi sosial ke daerah-daerah yang membutuhkan untuk turut memberikan hiburan dan bantuan.

Sejak kali pertama diselenggarakan pada tahun 1992, kontes kecantikan ini pernah absen mengadakan perhelatan, yaitu pada tahun 1993, 1997, 1998, dan 1999, sehingga Alya Rohali menjadi Puteri Indonesia pertama yang menyandang gelarnya selama empat tahun. DKI Jakarta adalah provinsi yang paling banyak meraih kemenangan sembilan kali gelar, disusul oleh Jawa Tengah dengan tiga gelar, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur yang masing-masing meraih gelar sebanyak dua kali. Sedangkan Maluku, Bangka Belitung, dan Aceh masing-masing satu gelar.

Peserta[sunting | sunting sumber]

Malam grand final pemilihan Puteri Indonesia diikuti oleh peserta dari 34 provinsi di Indonesia (DKI Jakarta biasanya diwakili oleh lebih dari 1 peserta = 6 peserta) total 39 peserta. Peserta yang mengikuti malam grand final merupakan pemenang pemilihan Puteri Indonesia Daerah di provinsinya masing-masing.

Persyaratan[sunting | sunting sumber]

Persyaratan bagi peserta pemilihan Puteri Indonesia:

  • Warga Negara Indonesia, berusia 18-25 tahun, belum menikah, mahasiswi/karyawati dengan tinggi badan minimum 168 cm.
  • Peserta daerah harus berdomisili atau berasal dari daerah yang diwakilinya.
  • Memiliki pengetahuan umum dan berwawasan luas tentang pariwisata dan kebudayaan Indonesia.
  • Berpenampilan menarik/cantik, cerdas, dan berkepribadian.
  • Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing akan memberikan nilai tambah.
  • Diutamakan yang memiliki keahlian khusus/prestasi pada suatu bidang (misalnya: musik, tari, tarik suara, kepemimpinan, bahasa, dan lain-lain).

Penilaian[sunting | sunting sumber]

Parameter penilaian yang digunakan dalam pemilihan Puteri Indonesia adalah 3B, yaitu:

  • Brain: Kecerdasan
  • Beauty: Penampilan menarik
  • Behavior: Berperilaku baik.

Selain itu, terampil dalam berkomunikasi, dapat berpikir secara rasional, memiliki pengetahuan umum yang luas dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta berwawasan pariwisata.

Karantina[sunting | sunting sumber]

Sebelum mengikuti malam grand final, peserta Puteri Indonesia yang telah terpilih mewakili provinsinya masing-masing akan menjalani masa karantina di Jakarta. Kegiatan yang dilakukan selama masa karantina ini antara lain:

Pemenang[sunting | sunting sumber]

Kunci Warna : Keterangan warna adalah posisi pada kontes internasional yang diikuti.

  •      : Pemenang
  •      : Runner-up / 5 Besar
  •      : Semifinalis, Perempat-finalis

Pemenang Puteri Indonesia dipilih menjadi 4 pemenang yang disesuaikan dengan kontes internasional yang akan diikuti pasca kemenangan tersebut.

Masing-masing pemenang mendapatkan mahkota yang terbuat dari bahan emas putih dengan taburan berlian, batu-batu semi precious, serta batu akik dan mutiara yang berasal dari Indonesia. Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia dapat melihat bahwa dengan sumber daya alam yang ada dan dengan sentuhan perancang perhiasan dari Indonesia yang sebenarnya dapat menciptakan keindahan yang berkualitas. Di tahun 1992-2004, hanya pemenang utama yang menggunakan mahkota pada tiap aktifitasnya, namun ditahun 2005 hingga 2015, 2 pemenang lain juga menggunakan mahkota dengan bentuk yang sama hanya berbeda ukuran.

Di tahun 2016, 3 pemenang utama menggunakan mahkota yang berbeda warna dan ukuran namun dengan desain yang sama. Bentuk mahkota terinspirasi dari Candi Borobudur yang dipersembahkan oleh Emas Putih PLG.[3] : Di tahun 2017, pemenang ke-4 juga menggunakan mahkota dengan warna yang berbeda pula.

Pemenang Utama[sunting | sunting sumber]

Pemenang Puteri Indonesia akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe. Pertama kali Puteri Indonesia tampil sebagai peserta Miss Universe pada tahun 1995 yang di wakili oleh Susanty Manuhutu. Namun hanya 2 kali saja Indonesia mengirimkan wakilnya hingga tahun 1996 oleh Alya Rohali dikarenakan pro-kontra yang terjadi, termasuk penolakan keras oleh Ibu Negara kala itu, Tien Soeharto.[4]

Setelah memasuki era reformasi, sejak tahun 2005 hingga sekarang Indonesia selalu mengirim perwakilan setiap tahunnya dalam Miss Universe. Sampai saat ini, Indonesia telah lima kali menembus babak semi final dalam kontes tersebut, yaitu Artika Sari Devi (2005), Whulandary Herman (2013), Elvira Devinamira (2014), Anindya Kusuma Putri (2015), dan Kezia Roslin Cikita Warouw (2016).

Mahkota[sunting | sunting sumber]

Warna merah pada mahkota Puteri Indonesia 2016 melambangkan keberanian rakyat Indonesia untuk cinta kepada Indonesia. Selain itu juga melambangkan keanggunan, ketulusan, dan kecantikan wanita yang hakiki.

  • Berat : 277.60 gram
  • Tinggi : 11 cm
  • Batu : 595 biji (Batu mirah merah) dan 1.568 biji (Batu putih)
  • Mutiara : 5 biji (8.5 gram)

Daftar pemenang[sunting | sunting sumber]

Sepanjang sejarah penyelenggaraannya, DKI Jakarta adalah provinsi yang mengirim jumlah pemenang terbanyak dengan sembilan kali gelar, kemudian disusul oleh Jawa Tengah dengan tiga gelar, serta Sumatera Barat dan Jawa Timur yang masing-masing meraih gelar sebanyak dua kali.

Berikut ini adalah pemenang Puteri Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Tahun Nama Daerah asal Ajang internasional
2012-2013 Whulandary Herman  Sumatera Barat Miss Universe 2013
  • 16 Besar
  • Runner up 3 Best National Costume
2014 Elvira Devinamira  Jawa Timur Miss Universe 2014
  • 15 Besar
  • Pemenang Best National Costume
2015 Anindya Kusuma Putri  Jawa Tengah Miss Universe 2015
  • 15 Besar
2016 Kezia Warouw  Sulawesi Utara Miss Universe 2016
  • 13 Besar
  • 10 Besar Best National Costume
  • Miss Phoenix Smile
2017 Bunga Jelitha Ibrani[5][6]  DKI Jakarta 5 Miss Universe 2017
  • Peserta

Pemenang Kedua[sunting | sunting sumber]

Pemenang kedua Puteri Indonesia (yang disebut juga Puteri Indonesia Lingkungan) mewakili Indonesia pertama kali pada tahun 2005 di kontes Miss World oleh Lindi Cistia Prabha. Namun Lindi tidak berhasil menempati posisi apapun. Pada tahun berikutnya, lisensi Miss World dimiliki oleh Miss Indonesia, dan juara kedua pada tahun 2006 mengikuti kontes Miss Asia Pacific International pada tahun 2007, namun kontes tersebut urung diadakan.

Pada tahun berikutnya, juara kedua mengikuti kontes Miss International hingga kini dan pada tahun 2007 Rahma Landy mewakili Indonesia diajang Miss Internasional dan meraih 15 Besar , pada tahun 2014 Elfin Pertiwi menembus 10 Besar dan meraih Best National Costume.

Pada tahun 2016, Puteri Indonesia Lingkungan Felicia Hwang mewakili Indonesia di ajang Miss International 2016 berhasil meraih Runner-up 2 dan penghargaan khusus Miss Best Dresser.

Mahkota[sunting | sunting sumber]

Warna hijau pada mahkota Puteri Indonesia Lingkungan 2016, menggambarkan kemegahan dan kecantikan hutan Indonesia yang merupakan nomor 2 terbesar di dunia setelah Brasil, serta juga menggambarkan kesejukan keberuntungan dan memberi rasa perlindungan. Hal tersebut sangat mewakili seorang Puteri Indonesia Lingkungan yang bertugas melindungi alam dan lingkungan Indonesia.

  • Berat : 251.93 gram
  • Tinggi : 10 cm
  • Batu : 546 biji (Batu warna) dan 1.647 biji (Batu putih)
  • Mutiara : 3 biji (8.5 gram) dan 2 biji (7.5 gram)

Daftar pemenang[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah pemenang Puteri Indonesia Lingkungan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Tahun Nama Daerah asal Ajang internasional
2012-2013 Marisa Sartika Maladewi  Sumatera Selatan Miss International 2013
  • Peserta
2014 Elfin Pertiwi Rappa  Sumatera Selatan Miss International 2014
  • 10 Besar
  • Pemenang Best National Costume
2015 Chintya Fabyola  Kalimantan Barat Miss International 2015
  • Peserta
2016 Felicia Hwang  Lampung Miss International 2016
  • Runner-up 2
  • Miss Best Dresser
2017 Kevin Lilliana  Jawa Barat Miss International 2017
  • Pemenang
  • Miss Best Dresser

Pemenang Ketiga[sunting | sunting sumber]

Pemenang ketiga Puteri Indonesia (yang disebut juga Puteri Indonesia Pariwisata) mewakili Indonesia pada kontes Miss International pada tahun 2007 oleh Rahma Landy yang merupakan juara ketiga Puteri Indonesia 2006, dan berhasil menembus 15 Besar.

Pada tahun berikutnya kontes tersebut diwakili oleh juara kedua, dan juara ketiga mewakili kontes Miss Tourism International oleh Ika Fiyonda Putri. Namun dibatalkan karena lisensi tersebut dialihkan untuk pemenang kontes lain, Putri Pariwisata Indonesia. Pada tahun 2011, juara ketiga mewakili Indonesia pada kontes Miss Asia Pacific World dan menempati posisi Runner-up 1 oleh Alessandra Khadijah Usman, hingga penyelenggaran kedua pada tahun 2012.

Pada tahun 2013, pemenang ketiga Cok Istri Krisnanda Widani mewakili Indonesia pada kontes Miss Supranational dan meraih predikat Runner-up 3. Pada tahun 2014 dan 2015 Estelita Liana dan Gresya Amanda Maaliwuga berhasil membawa pulang predikat Best National Costume (Kostum Nasional Terbaik).

Pada tahun 2016, Intan Aletrino berhasil meraih 10 Besar, Miss Multimedia Award, dan Miss Elegance.

Mahkota[sunting | sunting sumber]

Warna biru pada mahkota Puteri Indonesia Pariwisata 2016 menggambarkan lautan yang ada di Indonesia yang direpresentasikan oleh gelombang ombak laut berwarna biru. Warna biru melambangkan lautan Indonesia yang indah, dinamis, dan kelembutan. Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terbesar di dunia begitu juga dengan lautannya. Mahkota ini sangat mewakili seorang Puteri Indonesia Pariwisata yang bertugas mempromosikan pariwisata dan kebudayaan di Indonesia.

  • Berat : 232.60 gram
  • Tinggi : 9 cm
  • Batu : 997 biji (Batu warna) dan 1073 (Batu putih)
  • Mutiara : 3 biji (8.5 gram) dan 2 biji (7.5 gram)

Daftar pemenang[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah pemenang Puteri Indonesia Pariwisata dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Tahun Nama Daerah asal Ajang internasional
2012-2013 Cok Istri Krisnanda Widani  Bali Miss Supranational 2013
  • Runner-up 3
2014 Estelita Liana  Yogyakarta Miss Supranational 2014
  • Pemenang Best National Costume
2015 Gresya Amanda Maaliwuga  Sulawesi Utara Miss Supranational 2015
  • 30 Besar (posisi ke-24)
  • Best National Costume
  • 10 Besar Best Evening Gown
2016 Intan Aletrino  Sumatera Barat Miss Supranational 2016
  • 10 Besar (posisi ke-7)
  • Miss Multimedia Awards
  • Miss Elegance
2017 Karina Nadila Niab  Nusa Tenggara Timur Miss Supranational 2017
  • 25 Besar
  • Vodi Fan Favourite

Pemenang Keempat[sunting | sunting sumber]

Pemenang keempat (sejak tahun 2017 disebut juga Puteri Indonesia Perdamaian). Pada tahun 2013, Novia Indriani Mamuaja yang merupakan pemenang keempat Puteri Indonesia 2012-2013 mewakili Indonesia pada kontes Miss Grand International 2013.

Olvah Alhamid, pemenang keempat Puteri Indonesia 2015 mewakili Indonesia pada kontes Miss Eco Universe 2016 (namun bukan atas nama YPI) dan meraih posisi 16 Besar dan penghargaan khusus Best National Costume, Miss Digital dan Miss Cooking Challenge.

Pada tahun 2016, Ariska Putri Pertiwi, pemenang keempat Puteri Indonesia 2016 mewakili Indonesia pada kontes dan Miss Grand International 2016. Ariska berhasil menjadi 'Pemenang dan juga penghargaan khusus Best National Costume melalui jalur pemilihan suara dari penonton.

Pada tahun 2017, Dea Goesti Rizkita Koswara, pemenang keempat Puteri Indonesia 2017 mewakili Indonesia pada ajang Miss Grand International 2017. Di ajang tersebut, Dea berhasil masuk dalam 10 Besar dan mendapat penghargaan khusus Best National Costume melalui jalur pemilihan suara dari penonton.

Mahkota[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2017, pemenang keempat juga menggunakan mahkota dengan desain sama dengan mahkota pemenang ketiga, namun berbeda warna, yaitu berwarna kuning. Warna kuning melambangkan kehangatan masyarakat Indonesia yang dapat memberikan rasa perdamaian di sekitarnya.

Daftar pemenang[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah pemenang Puteri Indonesia Perdamaian dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Tahun Nama Daerah asal Kontes Internasional
Sebagai Puteri Indonesia Runner-up III
2012-2013 Novia Indriani Mamuaja  Sulawesi Utara Miss Grand International 2013
  • Peserta
2014 Noor Zabilla Bambang Soeprapto  DKI Jakarta
Tidak berkompetisi
2015 S. Olvah Alhamid  Papua Barat Miss Eco Universe 2016
  • 16 Besar
  • Best National Costume
  • Miss Cooking Challenge
  • Miss Digital
2016 Ariska Putri Pertiwi  Sumatera Utara Miss Grand International 2016
  • Pemenang
  • Best Nasional Costume
  • Runner-up 1 Miss Popular Vote
Sebagai Puteri Indonesia Perdamaian
2017 Dea Goesti Rizkita Koswara  Jawa Tengah Miss Grand International 2017
  • Top 10
  • Best National Costume
  • Winner Miss Popular Vote

Piala[sunting | sunting sumber]

Piala melambangkan seorang Puteri Indonesia yang cantik, berwawasan dan berkepribadian sesuai dengan wanita Indonesia. Terbuat dari bahan, untuk strukturnya : Copper plated polyester resin dan finishingnya : gold and silverplate (high grade), tingginya : 25 cm dengan membutuhkan waktu pengerjaan selama 5 minggu

Hadiah[sunting | sunting sumber]

Pemenang Puteri Indonesia akan menerima sejumlah hadiah, di antaranya rumah dinas, mobil dinas, dan sejumlah uang.

Kontes Internasional[sunting | sunting sumber]

Pemenang utama Puteri Indonesia mewakili negara ini pada kontes intenasional, berikut adalah daftar kontes internasional yang diikuti Puteri Indonesia :

Berikut ini adalah daftar peserta kontes internasional, dengan peserta dari Puteri Indonesia sebagai kontestan berdasarkan tahun diselenggarakannya kontes tersebut.

Keterangan warna
  •      sebagai Pemenang
  •      sebagai Runner-up (5 Besar)
  •      sebagai semi-finalis (10/13/15/16 Besar)
  •      sebagai perempat-finalis (20/25/30 Besar)
Tahun Kontestan Provinsi asal Gelar Posisi kontes Internasional
1991 Indira Sudiro  DKI Jakarta Puteri Indonesia 1992 Miss ASEAN 1991[a]
  • Pemenang
1993 Miss Universe 1993[b]
  • Dibatalkan
1994 Venna Melinda  DKI Jakarta Puteri Indonesia 1994 Miss Universe 1994[c]
  • Pengamat
1995 Susanty Manuhutu  Maluku Puteri Indonesia 1995 Miss Universe 1995
  • Peserta
Rosa Andriani Rai  Jawa Timur Runner-up 1 1995 World Miss University 1995
  • Peserta
1996 Alya Rohali  DKI Jakarta Puteri Indonesia 1996 Miss Universe 1996
  • Peserta
2002 Angelina Sondakh  Sulawesi Utara Puteri Indonesia 2001 Miss Universe 2002[d]
  • Dibatalkan
2005 Artika Sari Devi  Bangka Belitung Puteri Indonesia 2004 Miss Universe 2005
  • 15 Besar
2006 Nadine Chandrawinata  DKI Jakarta Puteri Indonesia 2005 Miss Universe 2006
  • Peserta
Lindi Cistia Prabha  DI Yogyakarta Runner-up 1 2005 Miss World 2005[e]
2007 Agni Pratistha  Jawa Tengah Puteri Indonesia 2006 Miss Universe 2007
  • Peserta
Ananda  Kalimantan Selatan Puteri Indonesia Lingkungan 2006 Miss Asia Pacific International 2007[f]
  • Dibatalkan
Rahma Landy  DKI Jakarta Puteri Indonesia Pariwisata 2006 Miss International 2007
  • 15 Besar
2008 Putri Raemawasti  Jawa Timur Puteri Indonesia 2007 Miss Universe 2008
  • Peserta
Duma Riris Silalahi  Sumatera Utara Puteri Indonesia Lingkungan 2007 Miss International 2008
  • Peserta
Ika Fiyonda Putri  DKI Jakarta Puteri Indonesia Pariwisata 2007 Miss Tourism International 2008[g]
  • Dibatalkan
2009 Zivanna Letisha Siregar  DKI Jakarta Puteri Indonesia 2008 Miss Universe 2009
  • Peserta
Ayu Diandra Sari  Bali Puteri Indonesia Lingkungan 2008 Miss International 2009
  • Peserta
2010 Qory Sandioriva  Aceh Puteri Indonesia 2009 Miss Universe 2010
  • Peserta
Zukhriatul Hafizah  Sumatera Barat Puteri Indonesia Lingkungan 2009 Miss International 2010
  • Miss Friendship[8]
2011 Nadine Alexandra  DKI Jakarta Puteri Indonesia 2010 Miss Universe 2011
  • Peserta
Reisa Kartikasari  DI Yogyakarta Puteri Indonesia Lingkungan 2010 Miss International 2011
  • Peserta
Alessandra Khadijah Usman  Gorontalo Puteri Indonesia Pariwisata 2010 Miss Asia Pacific World 2011[h]
  • Runner-up 1
  • Best Style Awards
2012 Maria Selena  Jawa Tengah Puteri Indonesia 2011 Miss Universe 2012
  • Peserta
  • 10 Besar Best National Costume
Liza Elly Purnamasari  Jawa Timur Puteri Indonesia Lingkungan 2011 Miss International 2011
  • Peserta
Andi Tenri Natassa  Sulawesi Selatan Puteri Indonesia Pariwisata 2011 Miss Asia Pacific World 2012
  • 15 Besar
  • Runner-up 2 Best National Costume
2013 Whulandary Herman  Sumatera Barat Puteri Indonesia 2012-2013 Miss Universe 2013
  • 16 Besar[9]
  • Runner-up 3 Best National Costume
Marisa Sartika Maladewi  Sumatera Selatan Puteri Indonesia Lingkungan 2012-2013 Miss International 2013
  • Peserta
Cok Istri Krisnanda Widani  Bali Puteri Indonesia Pariwisata 2012-2013 Miss Supranational 2013
  • Runner-up 3
Novia Indriani Mamuaja  Sulawesi Utara Runner-up 3 2012-2013 Miss Grand International 2013
  • Peserta
2014 Elfin Pertiwi Rappa  Sumatera Selatan Puteri Indonesia Lingkungan 2014 Miss International 2014
  • 10 Besar
  • Best National Costume
Estelita Liana  DI Yogyakarta Puteri Indonesia Pariwisata 2014 Miss Supranational 2014
  • Best National Costume
2015 Elvira Devinamira  Jawa Timur Puteri Indonesia 2014 Miss Universe 2014[i]
  • 15 Besar[10]
  • Best National Costume
Anindya Kusuma Putri  Jawa Tengah Puteri Indonesia 2015 Miss Universe 2015
  • 15 Besar
Chintya Fabyola  Kalimantan Barat Puteri Indonesia Lingkungan 2015 Miss International 2015
  • Peserta
Gresya Amanda Maaliwuga  Sulawesi Utara Puteri Indonesia Pariwisata 2015 Miss Supranational 2015[j]
  • 30 Besar
  • Best National Costume
S. Olvah Alhamid  Papua Barat Runner-up 3 2015 Miss Eco Universe 2016[k]
  • 16 Besar
  • Best National Costume
  • Miss Cooking Chalenge
  • Miss Digital
2016 Felicia Hwang  Lampung Puteri Indonesia Lingkungan 2016 Miss International 2016
  • Runner-up 2[11]
  • Miss Best Dresser
Intan Aletrino  Sumatera Barat Puteri Indonesia Pariwisata 2016 Miss Supranational 2016
  • 10 Besar[12]
  • Miss Multimedia Awards
  • Miss Elegance
Ariska Putri Pertiwi  Sumatera Utara Runner-up 3 2016 Miss Grand International 2016
2017 Kezia Warouw  Sulawesi Utara Puteri Indonesia 2016 Miss Universe 2016[l]
Bunga Jelitha Ibrani  DKI Jakarta Puteri Indonesia 2017 Miss Universe 2017
Kevin Lilliana  Jawa Barat Puteri Indonesia Lingkungan 2017 Miss International 2017
  • Pemenang[18]
  • Miss Best Dresser
Karina Nadila  Nusa Tenggara Timur Puteri Indonesia Pariwisata 2017 Miss Supranational 2017
  • 25 Besar
  • Vodi Fan Favorite
Dea Rizkita  Jawa Tengah Puteri Indonesia Perdamaian 2017 Miss Grand International 2017
  • 10 Besar
  • Best National Costume
  • Best Popular Vote
Rr. Sheryltha Pratyscha  Jawa Timur Puteri Indonesia Jawa Timur 2015 Miss Cosmopolitan World 2017[m]
  • Pemenang
  • Best National Costume
  • Miss Elegance
Catatan 
  1. ^ Indira Sudiro, Puteri Indonesia 1992, sebelumnya adalah juara dari Miss Asean 1991, namun ia menang sebelum terpilih menjadi Puteri Indonesia dan bukan atas nama YPI
  2. ^ Indira Sudiro mengikuti Miss Universe 1993, namun beberapa hari sebelum malam final ia ditarik kembali karena keikutsertaannya menjadi kontroversi di Indonesia
  3. ^ Venna Melinda, Puteri Indonesia 1994, hadir pada final Miss Universe 1994 yang berlangsung di Manila, Filipina, tapi bukan sebagai peserta, hanya sebagai pengamat agar kesiapan wakil Indonesia di tahun berikutnya lebih baik
  4. ^ Angelina Sondakh batal tampil dikarenakan tidak mendapat izin dari pemerintah
  5. ^ Lisensi Miss World dimiliki oleh YPI dan diwakili oleh Lindi Cistia Prabha, Runner-up 1 PPI 2005, namun ditahun 2006, lisensi dialihkan ke kontes Miss Indonesia
  6. ^ Miss Asia Pacific International 2007 batal diselenggarakan
  7. ^ Lisensi dialihkan untuk kontes Putri Pariwisata Indonesia
  8. ^ Awalnya Alessandra Khadijah Usman adalah Runner-up 3 pada kontes Miss Asia Pacific World 2011, namun setelah 2 pemenang diatasnya mengundurkan diri, gelarnya naik menjadi 2 tinggkat, Runner-up 1
  9. ^ Miss Universe 2014 diadakan pada tanggal 25 Januari 2015, dan Miss Universe 2015 diadakan pada tanggal 20 Desember 2015
  10. ^ Posisi Gresya Amanda Maaliwuga pada Miss Supranational 2015 diumumkan via Facebook dan web resmi Miss Supranational
  11. ^ Lisensi Miss Eco Universe tidak dimiliki oleh YPI
  12. ^ Kontes Miss Universe 2016 diadakan pada tanggal 30 Januari 2017
  13. ^ Lisensi Miss Cosmopolitan World tidak dimiliki oleh YPI

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Mooryati Soedibyo Raih Penghargaan Empu Jamu dari MURI". Kompas. 12 Mei 2008. 
  2. ^ Mustika Ratu: Situs resmi
  3. ^ Crown Baru Puteri Indonesia
  4. ^ Miss Indonesia Universe 1995 - 2010
  5. ^ "Kecewa, Netizen Beberkan Sederet Keanehan Puteri Indonesia 2017, Ternyata Begini Fakta Masa Lalunya". Tribunnews.com. 1 April 2017. Diakses tanggal 3 April 2017. 
  6. ^ Saputra, Rizky A. (1 April 2017). "Drama Salah Pemenang, Instagram Puteri Indonesia Di-bully Netizen". Liputan6.com. Diakses tanggal 3 April 2017. 
  7. ^ "Ikut Miss World, Lindi Rajin Chatting". DetikHOT. 9 Desember 2005. Diakses tanggal 29 Juli 2009. 
  8. ^ "Gelar Miss Friendship untuk Zukhriatul Hafizah". Kompas. 8 November 2010. 
  9. ^ Saputra, Aditia (27 Oktober 2016). "Whulandary tembus top 16 dan posisi 4 Best National Costume". Liputan6. 
  10. ^ Sartika, Khairiyah (26 Januari 2015). "Elvira Devinamira Menangkan Best National Costume dan Masuk 15 Besar Miss Universe 2015". Tabloid Bintang. 
  11. ^ Safiera, Alissa (27 Oktober 2016). "Felicia Hwang dari Indonesia Jadi Juara 3 Miss International 2016". Detik. 
  12. ^ "Langkah Intan Aletrino terhenti di babak Top 10 'Miss Supranational 2016'". Rappler. 3 Desember 2016. 
  13. ^ "Ariska Putri dari Indonesia Menang di final Miss Grand International 2016, Pertama Kali Jawara!". Tribun News. 26 Oktober 2016. 
  14. ^ "Watch: Miss Indonesia Ariska Putri Pertiwi wins Miss Grand International 2016, Philippines Nicole Cordoves 1st Runner-up". Zeibiz. Diakses tanggal 26 Oktober 2016. 
  15. ^ Cahyadi, Iman Rahman (30 Januari 2017). "Kezia Warouw Terhenti di 13 Besar Miss Universe 2017". BeritaSatu.com. Diakses tanggal 30 Januari 2017. 
  16. ^ "Kezia Warouw Terhenti di 13 Besar Miss Universe, Ivan Gunawan Sang Perancang Busana Malam Tetap Bangga". Tribunnews.com. 30 Januari 2017. Diakses tanggal 30 Januari 2017. 
  17. ^ Kartikawati, Eny (27 November 2017). "Bunga Jelitha Nangis dan Minta Maaf Gagal Masuk Top 16 Miss Universe 2017". Detik.com. Diakses tanggal 27 November 2017. 
  18. ^ "Kevin Liliana Berhasil Terpilih sebagai Miss International 2017". Liputan6.com. Diakses tanggal 14 November 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]