Pura Kerti Bhuana

Pura Kahyangan Jagat Kerthi Bhuana merupakan pura yang berada di wilayah Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, tepatnya di Jalan Bypass Soekarno-Hatta KM 16.

Pura ini adalah pura pusat dan terbesar bagi umat Hindu yang ada di Provinsi Lampung.[1]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Pura Kahyangan Jagat Kerthi Bhuana adalah pura yang disungsung oleh seluruh umat Hindu yang ada di Provinsi Lampung. Menurut Drh. Tjok Gede Dalem Pudak Pura ini mulai dibangun pada tanggal 16 Juni 1973 yang diawali dengan pembelian sebidang tanah seluas 5.000 m2 yang terletak di atas bukit dengan ketinggian 55m diatas laut, tepatnya di Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada hari Anggara Umanis Wuku Uye tanggal 7 Mei 1974, oleh Bapak Drh. Tjok Gede Dalem Pudak selaku Ketua Panitia Pembangunan Pura dan didampingi oleh Pak Nias dan di saksikan juga oleh seluruh umat Hindu yang ada di Kota Bandar Lampung saat itu. Setelah pembangunan berjalan, Gubernur Provinsi Lampung yang pada saat itu dijabat oleh Bapak Yasir Adibroto pada tanggal 15 Oktober 1980 berkenan hadir untuk meninjau pembangunan pura yang dimaksud. Berdasarkan keputusan Loka Sabha pertama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung tanggal 30 Juni 1981 diputuskan bahwa Pura Kahyangan Jagat Kerthi Bhuana adalah berstatus Pura Provinsi yang merupakan Pura Pusat bagi umat Hindu se-Provinsi Lampung, berfungsi sebagai pelinggih persimpangan Ida Bhatara di Pura Besakih Bali.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑
- ↑ Sejarah tentang Pura Kerti Buana, diakses pada 20 Februari 2016