Program senjata biologi Irak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Seorang penyelidik senjata dari PBB pada tahun 2002.

Saddam Hussein (1937–2006) melancarkan program senjata biologi di Irak pada awal tahun 1980an dan melanggar Konvensi Senjata Biologi tahun 1972. Rincian mengenai program senjata biologi Irak (dan juga program senjata kimianya) baru muncul seusai Perang Teluk (1990–91) berkat penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Para penyelidik menemukan bahwa Irak telah meneliti kemungkinan penggunaan lima galur bakteri, satu galur jamur, lima jenis virus, dan empat racun.[1] Dari antara kemungkinan-kemungkinan tersebut, antraks, botulinum, dan aflatoksin sudah dijadikan senjata.[2] Namun, senjata-senjata ini pada akhirnya tidak pernah digunakan.

Selama penelitian yang dilakukan oleh PBB pada tahun 1998, muncul dugaan bahwa Irak telah menggunakan tawanan sebagai "kelinci percobaan" untuk senjata biologi pada tahun 1980an.[3]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Zilinskas, Raymond A. (1999), "Iraq's Biological Warfare Program: The Past as Future?", Chapter 8 in: Lederberg, Joshua (editor), Biological Weapons: Limiting the Threat (1999), The MIT Press, hlm. 138.
  2. ^ Zilinskas (1999), Op. cit., hlm. 143.
  3. ^ Colvin, Marie and Uzi Mahnaimi (1998), "Saddam Tested Anthrax on Human Guinea Pigs", London Sunday Times (18 Jan issue).