Perumpamaan biji gandum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gandum yang tumbuh di ladang.

Perumpamaan biji gandum (Yunani: ὁ κόκκος τοῦ σῑ́του; ho kókkos toû sī́tou) adalah sebuah alegori tentang kebangkitan, pengurbanan dan mati ego, yang diberikan oleh Yesus dalam Perjanjian Baru (Injil Yohanes).

Naratif[sunting | sunting sumber]

Dari Yohanes 12:24-26

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]