Pertempuran Pfaffenhofen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pertempuran Pfaffenhofen
Bagian dari Perang Penerus Austria
Karte Schlacht bei Pfaffenhofen 1745.PNG
Pasukan Perancis mundur
Tanggal15 April 1745
LokasiPfaffenhofen an der Ilm
Hasil Kemenangan besar Austria
Pihak terlibat
 Austria  Perancis
Tokoh dan pemimpin
Bendera Monarki Habsburg Karl Josef Batthyány Bendera Kerajaan Perancis General Ségur
Kekuatan
10.000[1] 7.000
Korban
800 2.400

Pertempuran Pfaffenhofen adalah sebuah pertempuran yang berlangsung pada tanggal 15 April 1745 yang melibatkan Perancis dan Austria.

Pendahulu[sunting | sunting sumber]

Pada Oktober 1744, pasukan Perancis dan Bayern berhasil mengusir pasukan Austria dari wilayah Bayern dan mengembalikan Pangeran-Elektor Bayern Karl VII] ke ibukotanya di München. Ia meninggal di kota tersebut tiga bulan kemudian.
Ia digantikan oleh anaknya yang masih berusia 18 tahun, Maximilian III Joseph. Ia merasa bimbang apakah akan mengikuti saran dari faksi pro-perdamaian yang dipimpin oleh ibunya, Maria Amalia dari Austria, dan komandan militer Friedrich Heinrich von Seckendorff, atau dari faksi perang yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Ignaz von Törring dan seorang utusan Perancis yang bernama Chavigny. Hal ini menghambat perundingan perdamaian, sehingga Maria Theresia memerintahkan pasukan Austria untuk melancarkan serangan untuk menekan Bayern. Kota Amberg dan Vilshofen berhasil direbut dan Törring memutuskan untuk menarik pasukan Bayern dan Hesse dengan menyeberangi Sungai Lech. Komandan Perancis Henri François de Ségur tidak diberitahu tentang hal ini dan menunggu bala bantuan di kota Pfaffenhofen. Bala bantuan dari Pfalz datang pada tanggal 14 April, dan pada hari berikutnya Segur juga memutuskan untuk mundur dengan menyeberangi Sungai Lech. Namun, pasukan Austria sudah mengetahui posisi pasukan Perancis yang terisolasi dan pada saat itu telah mencapai kota Pfaffenhofen dengan jumlah pasukan yang lebih besar daripada Perancis.

Akibat[sunting | sunting sumber]

Satu minggu setelah pertempuran ini, Maximilian III Joseph memutuskan untuk berdamai dengan menandatangani Perjanjian Füssen.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Semua statistik diambil dari Chandler 1990, hlm. 306.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]