Lompat ke isi

Percetakan dan penerbitan universitas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Pers universitas)
Pitt Building di Cambridge, yang digunakan sebagai markas besar Cambridge University Press, dan sekarang dijadikan sebagai pusat konferensi pers.

Percetakan dan penerbitan universitas adalah lembaga penerbitan akademik yang berfokus pada penerbitan monograf, jurnal ilmiah, buku teks, dan karya referensi akademik. Lembaga ini umumnya berafiliasi dengan universitas riset dan menjadi bagian dari kegiatan akademik serta pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi. Publikasi yang diterbitkan oleh penerbit universitas biasanya telah melalui proses penelaahan sejawat (peer review) oleh para ahli di bidang terkait guna menjamin mutu ilmiah dan validitas akademiknya. Selain menerbitkan karya ilmiah, sejumlah penerbit universitas juga menerbitkan buku untuk pembaca umum yang memiliki nilai akademik atau edukatif.[1] Sebagian besar penerbit universitas beroperasi sebagai organisasi nirlaba dan memperoleh dukungan pendanaan dari universitas induknya. Banyak di antaranya tergabung dalam Association of University Presses, sebuah organisasi yang menaungi penerbit akademik dari berbagai negara.[2]

Karena pasar buku akademik relatif terbatas, penerbit universitas sering menghadapi tantangan finansial. Untuk menjaga keberlanjutan operasional, banyak penerbit juga menerbitkan buku teks dan karya referensi yang memiliki jangkauan pembaca lebih luas. Penurunan anggaran perpustakaan serta meningkatnya perdagangan buku bekas secara daring turut memengaruhi penjualan buku akademik baru.[3] Sejak awal abad ke-21, banyak penerbit universitas mulai mengembangkan penerbitan digital, termasuk buku elektronik dan jurnal akses terbuka, sebagai bagian dari adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola distribusi publikasi ilmiah.[4][5][6]

Perkembangan terkini

[sunting | sunting sumber]

Tekanan finansial

[sunting | sunting sumber]

Dalam beberapa dekade terakhir, penerbit universitas menghadapi tekanan finansial yang semakin besar. Hanya sejumlah kecil penerbit, seperti Oxford University Press, Harvard University Press, Princeton University Press, dan Yale University Press, yang memiliki dana abadi (endowment) dalam jumlah besar. Sebagian besar penerbit universitas lainnya bergantung pada penjualan buku, penggalangan dana, dan subsidi dari institusi induknya. Besaran subsidi tersebut bervariasi, umumnya berkisar antara 150.000 hingga 500.000 dolar Amerika Serikat per tahun.[7]

Model operasional penerbit universitas juga beragam. Universitas induk biasanya menanggung biaya tetap, seperti tenaga kerja dan aset fisik, sementara penerbit diharapkan menutup biaya operasional variabel melalui penjualan buku dan sumber pendapatan lainnya. Namun, penjualan buku akademik terus mengalami penurunan, terutama karena perpustakaan universitas mengurangi pembelian koleksi baru. Penurunan penjualan monograf akademik tercermin dari data Princeton University Press. Pada dekade 1960-an, sebuah monograf hardcover rata-rata terjual sebanyak 1.660 eksemplar dalam lima tahun setelah diterbitkan. Pada tahun 1984, jumlah tersebut menurun menjadi sekitar 1.003 eksemplar, dan setelah tahun 2000 rata-rata penjualan monograf akademik pada berbagai penerbit universitas berada di bawah 500 eksemplar.[8] Perpustakaan universitas juga menghadapi tekanan anggaran akibat tingginya biaya langganan jurnal ilmiah komersial, khususnya di bidang sains. Meskipun anggaran perpustakaan relatif stagnan, harga jurnal ilmiah meningkat secara signifikan sejak dekade 1970-an.[9]

Pada Mei 2012, University of Missouri Press diumumkan akan ditutup oleh University of Missouri System dengan alasan efisiensi dan penyesuaian terhadap prioritas strategis universitas. Keputusan tersebut memicu penolakan dari kalangan akademisi dan pendukung penerbitan ilmiah di berbagai wilayah Amerika Serikat. Beberapa bulan kemudian, universitas membatalkan keputusan tersebut dan penerbit tetap beroperasi.[7]

Pada tahun 2014, direktur eksekutif Association of University Presses, Peter Berkery, menyatakan bahwa penerbit universitas menghadapi tekanan baru yang bersifat mendasar, terutama akibat perubahan dalam dunia akademik dan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, penerbit kecil memiliki sumber daya yang lebih terbatas dalam menghadapi perubahan tersebut dibandingkan perusahaan penerbitan komersial besar.[7]

Penerbit universitas baru

[sunting | sunting sumber]

Sejak akhir dekade 2010-an, sejumlah universitas mulai mengembangkan inisiatif penerbitan akademik baru, sering kali berada di bawah pengelolaan perpustakaan universitas. Inisiatif ini bertujuan mendukung penciptaan, penyebaran, dan pelestarian karya ilmiah, kreatif, dan pendidikan dengan menyesuaikan diri terhadap perubahan dalam lanskap penerbitan akademik digital..[10]

Inisiatif tersebut kemudian dikenal sebagai “penerbit universitas baru” (new university presses).[11][12] Menurut definisi dari OAPEN Foundation, istilah ini merujuk pada penerbit universitas yang didirikan sejak dekade 1990-an dan sering kali berfokus pada penerbitan buku akses terbuka (open access). Meskipun demikian, dalam banyak aspek operasionalnya, penerbit tersebut tetap menjalankan fungsi yang serupa dengan penerbit universitas tradisional. Banyak di antaranya dipimpin oleh perpustakaan universitas dengan dukungan dewan akademik atau dewan editorial.[13]

Contoh penerbit universitas baru meliputi ANU Press di Australia, Amherst College Press di Amerika Serikat, University of Michigan Press di Amerika Serikat, UCL Press di Britania Raya, dan University of Huddersfield Press di Britania Raya.[14]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Grady, Constance (2019-11-08). "75 books from university presses that will help you understand the world". Vox (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-28.
  2. "For the Media". Association of University Presses (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-28.
  3. Kathleen Fitzpatrick (2011). Planned Obsolescence: Publishing, Technology, and the Future of the Academy. NYU Press. hlm. 157.
  4. Rebecca Ann Bartlett, "University Press Forum 2011: The End of the Tunnel?" Journal of Scholarly Publishing (Oct 2011) 43#1 pp 1-13 DOI: 10.1353/scp.2011.0040
  5. O'Sullivan, James; Pidd, Michael; Wessels, Bridgette; Murphy, Órla; Kurzmeier, Michael; Whittle, Sophie; Prescott, Andrew; Hajo, Cathy Moran; Abbott, Helen (2025-04-29). Digital editing and publishing in the twenty-first century (dalam bahasa Inggris). Scottish Universities Press. ISBN 978-1-917341-07-3.
  6. Steele, Colin (2008-05-30). "Scholarly Monograph Publishing in the 21st Century: The Future More Than Ever Should Be an Open Book". The Journal of Electronic Publishing (dalam bahasa Inggris). 11 (2). doi:10.3998/3336451.0011.201. ISSN 1080-2711.
  7. 1 2 3 Sherman, Scott (2014-05-06). "University Presses Under Fire" (dalam bahasa American English). hlm. 19-20. ISSN 0027-8378. Diakses tanggal 2026-05-28.
  8. Dalton, Margaret Stieg. "A system destabilized: scholarly books today." Journal of Scholarly Publishing (2006) 37#4 hlm: 251–269. akses daring
  9. Thompson, John B. (2013-10-11). Books in the Digital Age: The Transformation of Academic and Higher Education Publishing in Britain and the United States (dalam bahasa Inggris). Polity Press. hlm. 99. ISBN 978-0-7456-8326-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. Adema, Janneke; Stone, Graham (2017). Changing Publishing Ecologies: A Landscape Study of New University Presses and Academic-Led Publishing (PDF). Bristol, United Kingdom: Jisc. hlm. 4. Diakses tanggal 2026-05-28. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. MacKay, Caroline. "A new generation of university presses is changing academic publishing". Wonkhe (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-05-28.
  12. Lockett, Andrew; Speicher, Lara (2016-10). "New university presses in the UK : Accessing a mission". Learned Publishing (dalam bahasa Inggris). 29 (S1): 320–329. doi:10.1002/leap.1049. ISSN 0953-1513. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  13. "OA Books Toolkit". oabooks-toolkit.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-28.
  14. Adema, Janneke; Stone, Graham (2017-08-01). "The surge in New University Presses and Academic-Led Publishing: an overview of a changing publishing ecology in the UK". LIBER Quarterly: The Journal of the Association of European Research Libraries (dalam bahasa Inggris). 27 (1): 97–126. doi:10.18352/lq.10210. ISSN 2213-056X.

Bacaan tambahan

[sunting | sunting sumber]
  • Case, Mary, ed. The Specialized Scholarly Monograph in Crisis, Or, How Can I Get Tenure If You Won’t Publish My Book? (Washington: Association of Research Libraries, 1999)
  • Dalton, Margaret Stieg. "A system destabilized: scholarly books today." Journal of Scholarly Publishing (2006) 37#4 pp: 251-269. online[pranala nonaktif permanen]
  • Davidson, Cathy. "Understanding the Economic Burden of Scholarly Publishing," Chronicle of Higher Education (3 October 2003): B7–B10, online
  • Davidson, Cathy. "The Futures of Scholarly Publishing," Journal of Scholarly Publishing (2004) 35#3 pp: 129–42
  • Hawes, Gene R. To Advance Knowledge: A Handbook on American University Press Publishing (New York: American University Press Services 1967)
  • Kerr, Chester. A Report on American University Presses (Washington: Association of American University Presses, 1949)
  • Sherman, Scott. " University Presses Under Fire: How the Internet and slashed budgets have endangered one of higher education’s most important institutions," The Nation (May 26, 2014) online Diarsipkan 2014-05-18 di Wayback Machine.
  • Thatcher, Sanford G. "From the University Presses--The Hidden Digital Revolution in Scholarly Publishing: POD, SRDP, the" Long Tail," and Open Access." Against the Grain 21.2 (2013): 33. online
  • Thatcher, Sanford G. "The 'Value Added' in Editorial Acquisitions." Journal of scholarly publishing 30 (1999): 59-74.

Pers individual

[sunting | sunting sumber]
  • Black, M. H. Cambridge University Press, 1584-1984 (1984) 343pp.
  • McKitterick, David. History of Cambridge University Press. 'Vol. 3:' New Worlds for Learning, 1873-1972 (2004), 513pp
  • Sutcliffe, Peter. The Oxford University Press: An Informal History (1978)