Pemanasan (praktik seksual)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi per 5 April 2013 22.39 oleh EmausBot (bicara | kontrib) (Bot: Migrasi 32 pranala interwiki, karena telah disediakan oleh Wikidata pada item d:Q5139011)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Percumbuan adalah seperangkat tindakan (fisik maupun nonfisik) yang dilakukan oleh dua atau lebih orang/individu dengan maksud untuk membangkitkan birahi pada pihak-pihak yang terlibat. Percumbuan biasanya merupakan persiapan menuju hubungan seksual, suatu perilaku yang lebih intim dan mengarah pada reproduksi namun tidak selalu berarti demikian. Orang yang berpacaran dapat bercumbu tanpa berpretensi untuk berhubungan seks. Percumbuan sendiri lebih banyak dilakukan dalam dimensi psikologi atau sosial. Aspek sosial percumbuan lebih tinggi pada hewan daripada manusia.

Perbuatan yang nampaknya mudah dan tak berisiko, seperti membisikkan kata-kata kotor dalam telinga seseorang atau gerakan "tangan" seseorang, dapat merupakan bagian percumbuan. Niat adalah faktor yang menentukan apakah sebuah perbuatan tergolong percumbuan atau tidak.

Percumbuan dalam bentuk nonfisik mengarah pada pengkondisian mental. Contohnya ialah pujian yang mengandung unsur seksual dan percakapan yang membangkitkan birahi. Kebanyakan tindakan bercumbu adalah fisis, seperti sentuhan, ciuman, kekangan, pijatan, tendangan, pukulan, renggutan, memotong, sodokan, atau menggosok segala bagian tubuh.

Contoh yang spesifik termasuk:

  • French kiss
  • Menyentuh dan memijat daerah rangsangan seksual dengan berpakaian (Rabaan atau petting).
  • Menyentuh penis dan memijat daerah rangsangan seksual dibalik pakaian (petting kelas berat).
  • Saling menggesek-gesekkan tubuh dengan tekanan secara bersamaan di daerah rangsangan seksual dengan berpakaian (dry humping atau grinding).
  • Saling melepaskan pakaian pasangan masing-masing (stripping).

Contoh-contoh variasi ini sering dikombinasikan; sebuah sesi dari hal itu suatu saat disebut "petting" atau "making out".

Manipulasi langsung pada daerah rangsangan yang telanjang hampir selalu dianggap bagian bercumbu. Pada wanita, yang termasuk daerah ini adalah klitoris dan bibir rahim. Pada pria adalah penis dan testis. Untuk keduanya, termasuk anus dan puting. Rangsangan juga dapat mencapai kesuksesan dengan menggunakan mulut, tangan, mainan seks (seperti vibrator atau penis buatan), atau alat alat rumah tangga yang umum (seperti bulu atau es batu).