Pengobatan holistik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Pengobatan Holistik , asal katanya Holisme[1] , akar katanya dari bahasa Yunani: ὅλος holos yang artinya semua, keseluruhan, total [2]. Dalam bahasa Inggris "Holy" berarti sesuatu mengenai Ketuhanan, suci, keramat atau sakral, dan "wholly" berarti hal yang menyeluruh atau total.[3]

Konsep Pengobatan Holistik[sunting | sunting sumber]

Adalah salah satu disiplin ilmu yang mandiri dan merupakan gabungan dari berbagai macam pola pengobatan termasuk di dalamnya pola pengobatan barat atau konvensional dan pola pengobatan timur atau estern medicine yang bisa di pertanggung jawabkan secara medis dan organ tubuh secara optimal yang melibatkan keseimbangan kerja fisik, psikis, mental dan emosional dengan mengutamakan makanan atau diet sebagai obat utama. merupakan usaha yang mencakup keseluruhan usaha pencegahan atau Prevention, Pengobatan atau kuratif, Perbaikan atau Rehabilitasi dan Promotif atau upaya peningkatan kesehatan[4].

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Istilah holisme populer di tahun 1926 Afrika selatan[5]. Pengobatan holistik telah dikenalkan sejak peradapan Babilonia di Mesipotamia sekitar 2600 tahun sebelum Masehi. pada saat itu tulisan mengenai pengobatan dituliskan pada lembaran tanah liat mengenai gejala penyakit dan cara pembuatan obatnya serta doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Metode ini dikenal dengan menggabungkan praktik kefarmasian, kedokteran dan perawatan secara spiritual dalam pengobatan suatu penyakit. penyembuhan holistik sebenarnya sudah ada jauh di jaman kuno kira-kira 5000 tahun yang lalu. Sejarawan belum bisa memastikan dari bangsa manakah pertama kali ia di peraktekkan, Kebanyakan sejarawan percaya bahwa penyembuhan holistic dimulai di India dan atau Cina[6].

Tokoh Pengobatan Holistik[sunting | sunting sumber]

Pengobatan secara holistik telah dikenalkan oleh para tokoh kesehatan diantaranya Ibnu Sina 980M-1037M atau dikenal dengan Avicenna yang mengatakan bahwa Imunitas manusia bergantung pada 4 faktor yaitu 50% Spiritual, 20% Mental, 20% Emosional dan 10 % Fisik. Pada konsep pengobatan holistik ini Hippokrates juga mengungkapkan bahwa "Jadikan makanan sebagai obat mu dan jadikan obat sebagai makanan mu". Plato juga salah satu pendukung pandangan holistic yang mengatakan bahwa "menghormati hubungan antara pikiran dan tubuh adalah sangat penting bagi kesehatan".

Pengobatan Holistic Modern[sunting | sunting sumber]

Association Holistik Medical of America (AHMA) melaporkan bahwa kolaborasi pengobatan holistic dengan konvensional menjadi populer di amerika.[7].

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ holisme/ho·lis·me/ n cara pendekatan thd suatu masalah atau gejala, dng memandang masalah atau gejala itu sbg suatu kesatuan yg utuh
  2. ^ http://babelx.net/id/kamus-Indonesia/Yunani.html
  3. ^ Kamus lengkap Inggris-indonesia.PT.Cipta Media
  4. ^ http://www.academia.edu/11581325/KONSEP_PENGOBATAN_HOLISTIK_author_Dr._Christyaji_Indratmojo
  5. ^ Jan Christiaan Smuts:“Holism and Evolution”.1926
  6. ^ http://healindonesia.com/2009/02/16/sejarah-holistik-ciptaan-tuhan-versus-ciptaan-manusia
  7. ^ http://naturalmedicinejournal.com/journal/2010-05/american-holistic-medical-association-strives-create-healthy-world-through-holistic