Pengembangan produk

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Produk dan jasa yang ada di pasar tidak selamanya dapat bertahan sesuai dengan harapan pemilik atau produsen. Dengan adanya perubahan yang cepat terhadap selera, teknologi, dan persaingan, perusahaan harus mengembangkan arus produk dan jasa baru secara tepat. Perusahaan dapat memperoleh produk baru melalui dua cara, yaitu lewat akuisisi (membeli seluruh perusahaan paten, atau lisensi untuk membuat produk perusahaan), dan lewat pengembangan produk baru dalam departemen penelitian dan pengembangan perusahaan sendiri. Jika perusahaan memilih untuk melakukan pengembangan produk, maka tahap-tahap berikut ini dapat diikuti:

1) Penggalian gagasan Pengembangan produk dimulai dari penggalian gagasan secara sistematik, dalam hal ini pencarian gagasan produk baru harus sistematik dan tidak serampangan. Sumber utama dari gagasan produk baru antara lain; sumber internal, pelanggan, pesaing, distributor serta pemasok, dan lain-lain.

2) Penyaringan gagasan Apabila terdapat sejumlah gagasan produk baru yang akan dikembangkan, maka masing-masing gagasan harus diseleksi untuk menentukan yang terbaik. Tujuan dari penyaringan adalah mengenali gagasan yang baik dan mengesampingkan yang jelek sedini mungkin.

3) Pengembangan dan pengujian konsep Gagasan yang menarikbharus dikembangkan menjadi konsep produk. Gagasan produk adalah gagasan mengenai kemungkinan produk yang dibayangkan akan dijual perusahaan ke pasar. Sedangkan konsep produk adalah versi terperinci dari gagasan yang dinyatakan dengan cara yang bermakna bagi konsumen.

4) Pengembangan strategi pemasaran Pengembangan strategi pemasaran, yaitu merancang strategi pemasaran awal untuk memperkenalkan sebuah produk ke pasar.

5)Analisis bisnis Kegiatan dalam analisis bisnis adalah peninjauan ulang penjualan, biaya, dan proyeksi laba dari produk baru untuk mengetahui apakah faktor-faktor ini akan memenuhi sasaran perusahaan, perusahaan harus melihat sejarah penjualan dari produk-produk serupa dan harus melakukan survey pendapat pasar.

6) Pengembangan produk Pada tahap ini produk sudah diwujudkan dalam bentuk fisik. Tujuannya untuk meyakinkan bahwa gagasan produk dapat diubah menjadi produk yang dapat diwujudkan.

7) Uji pemasaran Uji pemasaran merupakan tahap produk dan program pemasaran diperkenalkan kepada keadaan pasar yang lebih realistik. Uji pemasaran memberikan pengalaman bagi pemasar dengan memasarkan produk sebelum terjun dalam introduksi sepenuhnya.

8) Komersialisasi Komersialisasi yaitu memperkenalkan produk baru ke pasar. Dalam hal ini perusahaan sudah harus mempersiapkan biaya-biaya yangvterkait dengan aktivitas komersialisasi.