Pemilihan umum Wali Kota Padangsidimpuan 2018

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pemilihan umum Wali Kota Padangsidimpuan 2018

2013 ←
27 Juni 2018[1] → 2023

  Irsan Efendi Nasution Walikota.jpeg
Calon Muhammad Isnandar Nasution Rusydi Nasution Irsan Efendi Nasution
Partai PKB Gerindra Perseorangan
Pendamping Ali Pada Harahap Abdul Rosad Lubis Arwin Siregar
Suara rakyat 25.104 29.974 43.727
Persentase 25,41% 30,34% 44,26%

Lokasi Sumatra Utara Kota Padangsidempuan.svg

Letak Kota Padangsidimpuan di Provinsi Sumatra Utara

Wali Kota petahana

Andar Amin Harahap
PKB

Wali Kota terpilih

Irsan Efendi Nasution
Independen

Pemilihan umum Wali Kota Padangsidimpuan 2018 (selanjutnya disebut Pilkada Padangsidimpuan 2018) merupakan pemilihan umum di Kota Padangsidimpuan, Sumatra Utara, untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023. Wali kota petahana, Andar Amin Harahap, mencalonkan diri sebagai Bupati Padang Lawas Utara, Sumatra Utara,[2] sedangkan Wakil Wali kota petahana, Muhammad Isnandar Nasution, mencalonkan diri sebagai wali kota berpasangan dengan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Ali Pada Harahap.[3]

Pasangan Calon[sunting | sunting sumber]

Setiap pasangan calon (paslon) wajib memenuhi persyaratan minimal, yaitu 20% kursi DPRD (6 kursi) atau 25% suara sah Pileg 2014 (11.427 suara) untuk calon dari jalur partai politik[4] dan 10% dari DPT Pemilu 2014 (14.472 dukungan) yang tersebar lebih dari 50% jumlah kecamatan (4 kecamatan).[5]Pilkada Padangsidimpuan 2018 diikuti oleh 3 paslon sebagai berikut:[6]

Nomor Urut Nama Calon Bupati Nama Calon Wakil Bupati Parpol Pengusung Jumlah Suara/Dukungan
1 Muhammad Isnandar Nasution Ali Pada Harahap 12 kursi (40%)
2 Rusydi Nasution Abdul Rosad Lubis 12 kursi (37%)
3 Irsan Efendi Nasution Arwin Siregar Perseorangan 14.472 dukungan (10%) / 6 kecamatan (100%)

Bakal calon (balon) yang mendaftar sebanyak 4 balon.[7] Satu balon dari jalur perseorangan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dikarenakan dukungan yang diserahkan ke KPUD Kota Padangsidimpuan kurang sebanyak 4.193 dukungan, yaitu Hailullah Harahap-Amas Muda Hasibuan. Setelah memperbaiki syarat dukungan, balon masih dinyatakan kurang sebanyak 328 dukungan.[8]

Hasil Akhir[sunting | sunting sumber]

Pilkada Padangsidimpuan 2018 dimenangkan oleh Paslon No.3 Irsan Efendi Nasution-Arwin Siregar.[9] Berikut adalah rekapitulasi suara Pilkada Padangsidimpuan 2018:

Kandidat Jumlah Persentase
Muhammad Isnandar Nasution-Ali Pada Harahap 25.104 25,41%
Rusydi Nasution-Abdul Rosad Lubis 29.974 30,34%
Irsan Efendi Nasution-Arwin Siregar 43.727 44,26%
100%
Suara sah 98.805 95,41%
Suara tidak sah 4.754 4,59%
100%
Partisipasi pemilih 103.559 70,77%
Pemilih tidak berpartisipasi 25.893 29,23%
Pemilih terdaftar 146.322 100%

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ [1], KPU RI – Tahapan pada Pilkada 2018
  2. ^ [2], Tirto - Pilkada 2018, 11 Petahana Melawan Kotak Kosong
  3. ^ [3], SindoNews - Isnandar Pilih Ali Pada Maju di Pilkada Sidimpuan, Ini Alasannya
  4. ^ [4], Kompas - Ini Poin yang Disahkan Dalam Revisi UU Pilkada
  5. ^ [5], Dinamika Rakyat Berita - Rapat Pleno KPU Padangsidimpuan Tetapkan Calon Perseorangan Butuh 14.472 E-KTP
  6. ^ [6], Info Pemilu KPU – Pasangan Calon yang Sudah Ditentukan Status Penetapan
  7. ^ [7], KPUD Padangsidimpuan - Sah, Sebanyak 4 Bakal Pasangan Calon Mendaftar ke KPU Padangsidimpuan
  8. ^ [8], Liputan 6 - Pasangan Calon Independen Berguguran di Pilkada Sumut
  9. ^ [9], ANTARA Sumut - KPU Tetapkan Irsan-Arwin Pemenang Pilkada Padangsidimpuan