Orang Tiochiu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Daerah asal di Guangdong

Orang Tiochiu (Ejaan Inggris:Teochew) (Romanisasi Tiochiu:Diô-jiǔ-nâng) adalah sebuah subgrup Min Selatan yang dominan disamping Orang Hokkian. Orang Tiochiu merupakan salah satu kelompok Tionghoa yang banyak merantau ke berbagai tempat keluar Tiongkok.[1]

Orang Tiochiu juga disebut Orang Tio-soa (Diô-soàⁿ/ Mandarin: Chaoshan), kependekan dari dua daerah asal mereka Diô-jiǔ dan Sòaⁿ-thâu .

Sejarah singkat[sunting | sunting sumber]

Tempat asal mula orang Tiochiu adalah Provinsi Fujian.[2] Pada abad ke-9 sampai 15, mereka berpindah ke bagian pesisir Guangdong dikarenakan kelebihan populasi.[2] Dengan berpisah dari grup Fujian Selatan, orang Tiochiu di Guangdong bertetangga dengan daerah orang Kanton dan Hakka[3], kedua grup ini akhirnya memberi pengaruh terhadap bahasa Tiochiu.[2]

Awalnya sebagai desa nelayan, Shantou, (Ejaan lama: Swatow[4]) adalah daerah asal orang Tiochiu di Provinsi Guangdong.[5] Pada tahun 1860 Swatow menjadi pelabuhan perjanjian.[6] Kota ini berkembang menjadi pusat distribusi berbagai komoditas dagang, termasuk opium.[6] Seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap pekerja kontrak, orang-orang di Swatow mulai ikut direkrut sebagai pekerja kasar atau kuli, terutama setelah Perang Opium Kedua.[6] Pusat pengiriman kuli yang sebelumnya di Amoy, kini beralih ke Swatow.[6] Dari sinilah para pekerja mulai berangkat, keluar masuk Tiongkok untuk mengerjakan berbagai pekerjaan dan mengirimkan uang hasil kerja kepada kampung halaman mereka.[6] Faktor-faktor lain seperti bencana alam, penyakit dan kelaparan juga menjadi faktor keluarnya orang Swatow pada masa lalu untuk bekerja dan mencari peruntungan ke luar negeri.[7] Kedua kelompok, Hokkian dan Tiochiu, merupakan yang paling banyak pergi ke Asia Tenggara.[6] Banyak yang mulai bekerja atau mengusahakan bidang pertambangan, perkebunan atau perdagangan di Indo-Cina, Siam, Malaya, Singapura, Kalimantan, Filipina, Hindia Belanda[8], Hawaii, Polinesia Perancis, Papua Nugini, Peru, Australia, hingga benua Amerika.[6] Kemajuan Swatow didukung oleh perdagangan opium, pekerja kontrak serta keuntungan investasi dan sumbangan orang-orang yang berepatriasi.[6]

Bahasa dan budaya[sunting | sunting sumber]

Di Guangdong yang dominan berbahasa Kanton, Orang Tiochiu adalah cabang Min Selatan disebut juga dengan istilah Hoklo. Budaya Tiochiu dikenal melalui Opera Tiochiu, Masakan Tiochiu, Musik Tiochiu, serta Bahasa Tiochiu[9] yang masih berkerabat dekat dengan Bahasa Hokkian.[2] Walau masih berkerabat dan dalam beberapa hal masih bisa saling mengerti, Orang Tiochiu menolak untuk disamakan dengan Orang Hokkian.[7] Jumlah penutur bahasa Tiochiu di daerah asalnya 10 juta jiwa, sekitar 2 sampai 5 juta tersebar di berbagai negara.[2]

Tokoh terkenal[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Inggris)Shantou Travel Guide, travelchinaguide. 14-04-2016
  2. ^ a b c d e (Inggris)A Brief Introduction to the Teochew Dialect, teochewdialect. 14-04-2016
  3. ^ (Inggris)A shout-out to the Gaginan: Teochew people and their culture, thatsmags. 14-04-2016
  4. ^ (Inggris)Shantou, China, britannica. 14-04-2016
  5. ^ (Inggris)AN AMERICAN IN CHINA: 1936-39 A Memoir. Shantou ~ 汕头/汕頭 willysthomas. 13-04-2016
  6. ^ a b c d e f g h (Inggris)Swatow: A Colonial Heritage, howardscott. 14-04-2016
  7. ^ a b (Inggris)The Teochew – Chinese, Not Hokkienese, chinaexpat. 14-04-2016/
  8. ^ (Indonesia)Medan dan Para Kuli yang Datang dari Jauh, lenteratimur. 13-04-2016
  9. ^ (Inggris)Cultural Overview, shantou.gov.cn. 14-04-2016