Lompat ke isi

Niqmi-Epuh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Niqmi-Epuh
Raja Agung Yamhad
Berkuasaca1700 BC–ca1675 BC. Kronologi Tengah
PendahuluYarim-Lim II
PenerusIrkabtum

Niqmi-Epuh, juga diberikan sebagai Niqmepa (memerintah ca1700 SM–ca1675 SM - Kronologi Tengah ) merupakan raja Yamhad (Halab) menggantikan ayahandanya Yarim-Lim II

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]
Kasus hukum dari Niqmi-Epuh untuk raja Alalakh mengenai warisan dua rumah

Sedikit dari Aleppo telah digali oleh para arkeolog, pengetahuan tentang Niqmi-Epuh berasal dari batu peringatan yang ditemukan di Alalakh.[1] Keberadaannya dikonfirmasi oleh sejumlah batu peringatan dengan segelnya di amplop mereka.[2]

Yarim-Lim raja Alalakh, pamanda Yarim-Lim II dan pengikut Yamhad meninggal selama pemerintahan Niqmi-Epuh dan digantikan oleh putranya Ammitakum,[3] yang mulai menyatakan semi-kemerdekaan Alalakh.[4]

Batu peringatan menyebutkan status nazar Niqmi-Epuh yang ia dedikasikan kepada Hadad dan meletakkannya di Kuil dewa tersebut.[5] Batu peringatan AlT*11 menginformasikan kepulangannya dari Nishin, tempat yang tidak diketahui sebelumnya, tapi pasti di dalam wilayah Yamhad karena batu peringatan tersebut tampaknya mengacu pada perjalanan dan bukan sebuah kampanye militer.[6]

Akta Niqmi-Epuh yang paling terkenal adalah penaklukannya terhadap kota Arazik, dekat Karkemis,[7] jatuhnya kota ini penting sejauh cocok untuk memberi tanggal beberapa kasus hukum.[8]

Segel Niqmi-Epuh

[sunting | sunting sumber]

Segel Niqmi-Epuh termasuk namanya tertulis dalam prasasti kuneiform. Raja digambarkan mengenakan mahkota, menghadap dua dewi, satu dengan pakaian Suriah, sementara yang lainnya mengenakan gaun Babilonia.[9]

Kematian dan suksesi

[sunting | sunting sumber]

Niqmi-Epuh meninggal pada sekitar tahun 1675 SM. Ia tampaknya memiliki sejumlah putra, termasuk Irkabtum yang menggantikannya segera, pangeran Abba-El,[10] dan mungkin Yarim-Lim III.[11] Hammurabi III, raja terakhir sebelum penaklukan Bangsa Het mungkin juga putranya.[12]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. prof : Ahmad Arhim Hebbo. History of Ancient Levant (part 1) Syria.
  2. Douglas Frayne. Old Babylonian Period (2003-1595 BC). hlm. 792.
  3. Horst Klengel. Syria, 3000 to 300 B.C. hlm. 62.
  4. THOMAS, D. WINTON. Archaeology and Old Testament study: jubilee volume of the Society for Old Testament Study, 1917-1967. hlm. 121.
  5. Direction Générale des Antiquités et des Musées., 1999. Annales archéologiques Arabes Syriennes, Volume 43. hlm. 174. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  6. Horst Klengel. Syria, 3000 to 300 B.C. hlm. 62.
  7. Akadémiai Kiadó, 1984. Acta Antiqua Academiae Scientiarum Hungaricae, Volume 30. hlm. 12. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  8. James Bennett Pritchard,Daniel E. Fleming. The Ancient Near East: An Anthology of Texts and Pictures. hlm. 197.
  9. Dominique Collon. Ancient Near Eastern Art. hlm. 96.
  10. Michael C. Astour. Hittite history and absolute chronology of the Bronze Age. hlm. 18.
  11. wilfred van soldt. Akkadica, Volumes 111-120. hlm. 105.
  12. Douglas Frayne. Old Babylonian Period (2003-1595 BC). hlm. 794.
Raja Niqmi-Epuh dari Yamhad (Halab)
Meninggal: 1675 SM
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Yarim-Lim II
Raja Agung Yamhad
1700 – 1675 SM
Diteruskan oleh:
Irkabtum