Monumen Pertempuran Bangsa-Bangsa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Monument to the Battle of Nations
Völkerschlachtdenkmal
Völki fullsize.jpg
Monumen tersebut pada malam 2015
Koordinat 51°18′44″LU 12°24′47″BT / 51,31222°LU 12,41306°BT / 51.31222; 12.41306Koordinat: 51°18′44″LU 12°24′47″BT / 51,31222°LU 12,41306°BT / 51.31222; 12.41306
Lokasi Leipzig, Saxony, Jerman
Perancang Bruno Schmitz
Material Granit yang dihadapkan konkret
Panjang 80 meter (260 ft)
Lebar 70 meter (230 ft)
Tinggi 91 meter (299 ft)
Konstruksi pertama 1898-10-18
Pembukaan pertama 1913-10-18
Didedikasikan kepada Pertempuran Leipzig

Monumen Pertempuran Bangsa-Bangsa (bahasa Jerman: Völkerschlachtdenkmal, yang terkadang disingkat Völki[1]) adalah sebuah monumen di Leipzig, Jerman, untuk Pertempuran Leipzig 1813, yang juga dikenal sebagai Pertempuran Bangsa-Bangsa. Kebanyakan dibiayai oleh sumbangan dan kota Leipzig, monumen tersebut diselesaikan pada 1913 untuk peringataan ke-100 pertempuran tersebut, dengan biaya sebesar 6 juta Markah emas.

Monumen tersebut memperingati kekalahan Napoleon di Leipzig, sebuah bagian penting pada akhir Perang Koalisi Keenam, yang dipandang sebagai kemenangan bagi bangsa Jerman, meskipun Jerman yang mereka kenal belum ada sampai 1870. Terdapat pemakai bahasa Jerman yang bertarung di kedua belah pihak, karena pasukan Napoleon juga meliputi orang-orang Jerman dari wilayah tepi kiri Rhine yang diduduki Perancis serta dari Konfederasi Rhine.

Struktur tersebut memiliki tinggi seukuran 91 meter (299 ft).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Monumen tersebut saat dibangun pada 1912
Monumen tersebut pada 2011

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Antara 16–19 Oktober 1813, Pertempuran Bangsa-Bangsa dilakukan oleh tentara koalisi Rusia, Prusia, Austria, dan Swedia melawan tentara Perancis Napoleon yang dibantu oleh pasukan Polandia dan Italia serta para pemakai bahasa Jerman dari Konfederasi Rhine. Tentara Napoleon kalah dan kembali ke Perancis sementara pihak Sekutu menginvasi Perancis pada tahun berikutnya. Napoleon terpaksa mengundurkan diri dan diasingkan ke Elba pada Mei 1814.

Dari Reich Ketiga, Jerman Timur, sampai saat ini[sunting | sunting sumber]

Pada 1956, acara pembukaan Festival Olahraga dan Gymnastics diadakan di kompleks tempat peringatan tersebut, pihak otoritas menyatakan bahwa monumen tersebut diinterpretasikan sebagai simbol "persahabatan Jerman-Rusia yang bertahan lama".[2] Para perencana festival tersebut memfokuskan jiwa selebrasi pada sejarah Jerman, dan acara tersebut sebagai simbol persatuan Jerman.[3]

Restorasi monumen tersebut dimulai pada 2012, dan diselesaikan pada 2013, dua ratus tahun peringatan pertempuran tersebut. Monumen Pertempuran Bangsa-Bangsa terletak di tenggara Leipzig dan dapat ditempuh menggunakan trem bernomor 15 dan 2 di Völkerschlachtdenkmal.

Struktur yang terinspirasi dari Monumen tersebut[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ leipzig-sachsen.de Das Völki, wie das Denkmal von der Bevölkerung Leipzigs gern genannt wird, ist Anziehungspunkt von Touristen aus aller Welt., diakses pada 26 Maret 2014
  2. ^ Johnson; p.37
  3. ^ Johnson; p.38

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Hoffmann, Stefan-Ludwig (2007). The Politics of Sociability: Freemasonry and German Civil Society, 1840-1918. University of Michigan Press. ISBN 978-0-472-11573-0. 
  • Kamusella, Tomasz (2007). Silesia and Central European Nationalisms: The Emergence of National and Ethnic Groups in Prussian Silesia and Austrian Silesia, 1848-1918. Purdue University Press. ISBN 978-1-55753-371-5. 
  • Koshar, Rudy (2000). From Monuments to Traces: Artifacts of German Memory, 1870-1990. University of California Press. ISBN 978-0-520-21768-3. 
  • Johnson, Molly Wilkinson (2008). Training Socialist Citizens: Sports and the State in East Germany. Studies in Central European Histories 44. Brill. ISBN 9789004169579. 
  • Keller, Katrin; Schmid, Hans-Dieter, ed. (1995). "Das Völkerschlachtdenkmal als Gegenstand der Geschichtskultur" [The Battle Monument as the subject of history culture]. Vom Kult zur Kulisse [The cult of scenery] (dalam German). Leipziger Universitätsverlag. ISBN 978-3-929031-60-7. 
  • Michalski, Sergiusz (1998). Public Monuments: Art in Political Bondage, 1870-1997. Reaktion Books. ISBN 9781861890252. 
  • Pohlsander, Hans (2008). National Monuments and Nationalism in 19th Century Germany. New German-American Studies. Peter Lang. ISBN 978-3-03911-352-1. 
  • Sembach, Klaus-Jürgen (2002). Art Nouveau. Taschen. ISBN 978-3-8228-2022-3. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]