Periklanan seluler

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Periklanan seluler (bahasa Inggris: mobile advertising) adalah layanan iklan yang menggunakan media telepon seluler. Pada abad 21 ini telepon seluler merupakan alat yang tidak terpisahkan bagi kehidupan manusia, bahkan sudah menjadi sebuah barang kebutuhan yang harus di bawa-bawa pemiliknya kapan pun dan di manapun. Penggunaannya yang dapat dibawa ke mana-mana membuat interaksi manusia dengan telepon selulerlebih banyak dibandingkan dengan televisi, radio, komputer, dan laptop. Pengguna telepon selulerdi seluruh dunia mencapai 4,6 miliar[1] Bandingkan dengan pengguna internet yang jumlahnya baru mencapai 1,9 miliar,[2] pengguna telepon seluler masih jauh lebih besar jumlahnya.

Di Indonesia animo periklanan seluler ini masih belum tergarap dengan baik dengan 120 juta penduduk yang telah menggunakan telepon seluler, seharusnya periklanan seluler ini menjadi bisnis yang sangat potensial, tetapi penyedia layanan dan konten periklanan seluler masih ragu-ragu untuk menginvestasikan iklannya di media ini dibandingkan dengan di media iklan konvensional seperti televisi.[3]

Konsep narrowcasting[sunting | sunting sumber]

Periklanan seluler dapat memanfaatkan teknologi GPS (global Positioning System) untuk mengetahui perilaku spasial konsumen yang ditujunya.[4] Contohnya seberapa sering setiap minggunya ia mengunjungi toko yang menjual peralatan memancing, memberikan informasi yang sangat berguna bagi para pengiklan untuk mengirimkan iklannya ke telepon seluler orang yang bersangkutan. Periklanan seluler menawarkan efektifitas dan efisiensi dalam beriklan dengan sangat baik. Inilah yang disebut dengan konsep Narrowcasting dalam beriklan di media telepon seluler, yang berarti periklanan seluler tersebut menjangkau orang-orang yang spesifik dengan hasil yang lebih efektif dan dengan cost yang relatif lebih sedikit.

Perbandingan dengan broadcasting[sunting | sunting sumber]

Broadcasting dalam hal beriklan di media konvensional seperti televisi membutuhkan biaya yang jauh lebih besar karena menjadi konsumsi publik secara keseluruhan tanpa memandang kebutuhan seseorang. Broadcasting memiliki kelebihan dalam hal pembentukan brand awareness, tetapi dalam hal keefektifan cost yang dikeluarkan oleh perusahaan, dan juga break even point yang diberikan setelah beriklan tidaklah secepat Narrowcasting yang menjangkau orang-orang yang memang membutuhkan suatu barang/jasa yang ditawarkan.

Tipe periklanan seluler[sunting | sunting sumber]

Periklanan seluler memiliki beberapa bentuk, di antaranya:

SMS[sunting | sunting sumber]

Periklanan seluler jenis ini memang sangat mudah dilakukan, tetapi orang-orang mulai mengabaikan SMS ads apabila terjadinya spamming. SMS ini bisa sangat efektif dan efisien penggunaannya apabila dikirim ke orang yang tepat. Dengan memperhatikan pola spasial dan orang yang dikirimi ads jenis ini memang merupakan pelanggan dari layanan periklanan seluler, maka hasil yang besar bisa dicapai. Kurang interaktif merupakan ciri dari iklan dalam bentuk SMS ini, karena hanya berisi tulisan-tulisan. Sekarang ini banyak para pengiklan menggunakan software pengirim SMS massal untuk penghematan biaya sekaligus memperbanyak kuantitas.

MMS[sunting | sunting sumber]

Iklan inimenggunakan layanan MMS memiliki tampilan yang lebih atraktif, bisa menggunakan gambar, gambar bergerak, maupun video sehingga orang lebih tertarik untuk melihatnya.

Iklan baris[sunting | sunting sumber]

Saat membuka situs internet via telepon seluler, iklan baris sering muncul di atas atau di bawah layar telepon seluler. Iklan tersebut memiliki pranala yang mengarahkan ke situs web pengiklan.

Iklan video seluler[sunting | sunting sumber]

menggunakan situs berbagi video yang dapat diakses dari telepon seluler seperti YouTube pada telepon seluler, semakin tinggi peringkat video, maka harga yang dipatok semakin mahal, hal ini dapat dilihat dari banyaknya orang yang telah menonton video tersebut. Bentuk lain dari iklan video adalah mengunggah iklan langsung ke media berbagi video.

Iklan permainan seluler[sunting | sunting sumber]

Permainan dalam telepon seluler merupakan elemen hiburan yang tidak terpisahkan dari sebuah telepon seluler. Orang-orang yang memiliki banyak kesibukan pasti menginginkan sebuah hiburan kecil untuk menyegarkan pikirannya. Mobile games ads bekerjasama dengan pengiklan, pengiklan memberikan modal dengan kontraprestasi tertentu, misalnya logo perusahaannya dimasukan ke dalam games. Bisa juga dibuat trial games terlebih dahulu, setelah mendapat respon yang bagus dan banyak orang yang mengunduh permainan tersebut baru dibuatkan versi berbayarnya yang menawarkan keseruan lebih dari versi trial-nya.

Iklan sebelum pesan suara[sunting | sunting sumber]

Penyedia layanan iklan memanfaatkan layanan pesan suara menjadi media beriklan. Lagu singkat yang berisi iklan dimainkan saat layanan pesan suara digunakan beberapa detik sebelum pengguna dapat merekam pesan.

Situs web seluler[sunting | sunting sumber]

Periklanan seluler jenis lainnya adalah situs web seluler, di mana situs web secara umum diakses melalui perangkat desktop yang memiliki layar monitor besar sehingga sulit diakses melalui perangkat mobile atau smartphone, di sinilah fungsi dari situs web seluler yang dapat menampilkan informasi penting dari suatu situs web pada perangkat telepon seluleryang memiliki ukuran layar monitor kecil. Situs web seluler merupakan salah satu tipe periklanan seluler yang berkembang dewasa ini seiring dengan makin bertambahnya pengguna internet seluler di Indonesia.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ cbsnews, jumlah pengguna telepon seluler.
  2. ^ internetworldstats, jumlah pengguna internet.
  3. ^ staff blog ui, iklan televisi.
  4. ^ staff blog ui, narrowcasting.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]