Mengontrol berat badan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari


Mengontrol Berat Badan adalah cara untuk mempertahankan dan menjaga berat badan agar sesuai atau ideal, bisa juga sesuai dengan apa yang diinginkan. Dua Ribu lima ratus tahun yang lalu Hippocates dan seorang ahli menemukan bahwa "orang yang gemuk meninggal dengan tiba-tiba" hal ini masih sering terjadi hingga saat ini.

tentu saja bukan dalam segala hal , tetapi kematian yang mendadak sering terjadi pada orang gemuk. penting sekali memperhatikan berat badan dengan tidak membiarkan diri menjadi terlalu kurus atau terlalu gemuk dengan kata lain anda harus berusaha menjaga berat badan sesuai yang anda inginkan.

Kebanyakan anak muda usia belasan tahun jika mereka sehat dan aktif akan cederung mempunyai berat badan yang agak sesuai dengan besar badan dan umur. mengapa banyak dari mereka yang yang berubah bila mereka menjadi tua? biasanya mereka tidak lagi segiat seperti semula.

Bahaya Kelebihan Berat Badan[sunting | sunting sumber]

Orang yang gemuk cenderung merasa bahagia dengan keadaanya tapi dalam segi medis kegemukan justru membawa dampak berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Umumnya banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi gemuk, salah satu penyebabnya adalah mereka makan secara berlebihan dalam artian melebihi kebutuhan mereka sehari-hari.

Kelebihan auapn makanan tersebut akan menjadi lemak, semua lemak tambahan ini memberi beban pada jantung , ginjal , dan hati dan juga pada persendian yang menopang berat badan seperti panggul , lutut, dan mata kaki. ini berari bahwa tubuh akan lebih cepat rusak hal ini terjadi karena organ-organ yang seharusnya bekerja secara normal kini harus bekerja secara extra dan bukan tidak mungkin kalori yang berlebihan itu dapat membawa kepada kematian.

Berat Badan Yang Diinginkan'[sunting | sunting sumber]

Berat badan yang diinginkan seseorang berbeda-beda hal itu tergantung pada tinggi badan , kelamin, umur dan juga perawakan .ada ukuran yang berbeda-beda untuk pria dan wanita dan untuk orang-orang yang berbadan besar ,sedang ataupun kecil.

Orang yang mempunyai tulang yang besar dan otot yang besar biasanya agak lebih berat jika dibandingkan dengan mereka yang berperawakan kecil.

tetapi sebenarnya orang yang lebih ringan boleh jadi membawa lebih banyak lemak. otot-ototnya mungkin lemah dan kurang berkembang. oleh sebab itu harus mengambil perkiraan dengan teliti dan membandingkan berat sendiri dengan ukuran untuk umur dan perawakan.

Ada orang yang menjadi gemuk diakibatkan karena mereka mengalami frustasi. mungkin mereka berasal dari Keluarga broken home dan untuk menghibur perasaan saki hati, mereka makan camilan yang tidak sehat. malahan ada yang makan di tengah malam. hal ini lah yang membuat berat badan seseorang bertambah dengan cepat. Tetapi dalam kebanyakan kasus ada yang mengatakan bahwa dirinya tidak makan melebihi orang lain yang lebih kurus darinya. orang-orang berbeda dalam banyaknya kalori yang mereka bakar,mungkin kelenjar gondok ada hubungannya dengan hal ini setidaknya dalam beberapa hal.

Kalori Yang dibutuhkan Setiap Hari[sunting | sunting sumber]

Hal ini tergantung pada banyak hal , seperti jenis pekerjaan yang anda lakukan , umur, perawakan, dan kegiatan.seorang tukang bangunan yang bekerja keras mungkin memerlukan 5000 kalori sehari.untuk bekerja terus ia harus makan secukupnya. sebaliknya majikannya yang duduk di kantor sepanjang hari mungkin hanya memerlukan 2200 kalori sehari.isterinya yang sibuk dengan urusan rumah tangga sepanjang hari mungkin memerlukan 2500 kalori. semuanya tergantung pada kegiatan sehari-hari.

Menurunkan Berat Badan Secara Sehat[sunting | sunting sumber]

Berikut langkah sederhana Untuk menurunkan berat badan dan menjaga berat badan ideal :

1.Batasi banyaknya makanan.

Teruskanlah dengan makanan yang seimbang tapi kurangi segala panganan yang mewah yang sangat digemari karena makan itu terlalu banyak mengandung kalori, tetapi jangan lupa memakan makanan yang mengandung banyak serat untuk melancarkan pencernaan dan jangan memakan makanan yang banyak mengandung kalori.

2.Berhati-hatilah dengan sisa makanan.

Banyak ibu menambah berat badan mereka sebab mereka tdak suka melihat makanan dibuang-buang.oleh karena itu jauh lebih baik mengurangi makanan yang disediakan dan menghindarkan persoalan tentang 'sisa makanan'.

3.Hentikanlah makan di antara waktu makan atau mengemil.

Latihlah dirimu untuk meniadakan memakan makanan yang tidak perlu.

4.Gerak badan yang teratur.

Gerak badan yag terbaik ialah berjalan kaki, dengan berjalan kaki akan membantu untuk membakar lebih banyak kalori yang tidak diperlukan.

5.Makan dengan teratur

6.Jangan tahan lapar lama-lama

7.Jangan lupa sarapan

8.Makanlah lebih banyak sayuran dan buah-buahan

Cara Menghitung Berat Badan Ideal[sunting | sunting sumber]

Rumus BMI (Body Mass Index)

Body Mass Index (BMI) atau Index Massa Tubuh (IMT) adalah perhitungan berat badan ideal yang dapat digunakan sebagai salah satu rujukan untuk menghitung berat badan.

IMT(BMI) = Berat Badan (Kg) / (Tinggi badan (m) x Tinggi badan(m)
Misalnya: BMI = (45) / (1.65) x (1.65) = 16.5

Jika perhitungan diatas sudah di dapat, maka selanjutnya masukkan kriteria hasil tersebut ke dalam kategori yang mana menutut IMT/BMI versi World Health Organisation (WHO) :

BMI < 18.5 = underweight atau berat badan kurang, disarankan untuk meningkatkan olahraga dan makan makanan padat kalori dari jenis complex carbohidrat.
BMI 18.5 – 22.9 = berat badan ideal, sangat bagus.
BMI 23 – 24.9 = masuk kategori ideal, akan tetapi kategori ini masuk ke dalam kategori warning, sehingga perlu untuk menjaga pola makan dan perbanyak olahraga.
BMI 25 – 29.9 = kondisi berat badan memasuki batas obesitas, segera bulatkan tekad untuk mulai program diet.
BMI >= 30 = sudah termasuk kategori obesitas, berbagai penyakit siap menghampiri. Segera terapkan program diet lebih serius untuk mengatasinya.

Referensi[sunting | sunting sumber]