Mebel siap rakit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Paket bangku IKEA yang belum dirakit

Mebel siap rakit adalah jenis mebel yang memerlukan perakitan oleh pengguna. Komponen yang sudah dilepas-lepas dikemas untuk dijual dalam karton yang juga berisi petunjuk merakitnya, serta kelengkapannya. Sangat mudah dirakit dengan perkakas seperti obeng, yang terkadang ikut disertakan. Mebel siap rakit cukup populer di kalangan konsumen yang ingin menghemat uang dengan merakit produknya sendiri.

Pedagang dan produsen meraup untung dari penjualan mebel siap rakit karena mebel yang sudah dirakit terlihat besar dan biayanya simpan dan angkutnya mahal. Bila pekerjaan merakit mebel dilakukan sendiri oleh konsumen dan bukan oleh produsen, harganya bisa murah. Jasa perakitan mebel pun berkembang, sehingga memudahkan konsumen untuk mempekerjakan orang yang sudah berpengelaman merakit mebel.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asal usul mebel siap rakit cukup panjang, karena banyak pembuat lemari membuat mebel yang dapat dibongkar untuk keperluan angkutan selama berabad-abad. New American Cyclopaedia tahun 1859 menyebut perakitan mebel sebagai "penemuan Amerika"[2] yang mengutamakan kemudahan pengangkutan, tetapi klaim ini tidak jelas asal usulnya. Klaim yang cukup kuat untuk mebel siap rakit pertama adalah kursi Thonet No. 14, yang dibuat secara khusus agar mudah dibongkar untuk menghemat ruang selama diangkut.[3] Pertama kali diproduksi pada tahun 1859. Beberapa waktu kemudian, ada paten Amerika Serikat tahun 1878 yang menetapkan mebel prapabrikan sebagai berikut: "Penemuan ini merujuk pada kelas mebel berupa set yang dikemas dan diangkut dalam keadaan lepas-lepas dan dirakit oleh orang-orang yang ahli dan tidak memerlukan kualifikasi."[4]

Upaya awal bisnis mebel siap rakit telah dilakukan oleh perancang Louise Brigham dan rekannya selama Perang Dunia I. Pada 1915, Home Art Masters menawarkan mebel siap rakit dengan harga menengah melalui katalog surat. Pembeli akan menerima komponen yang menurut perusahaan dapat “langsung disatukan dan diselesaikan. Semua sudah termasuk petunjuk. Pria atau wanita dapat merakitnya.”[5] Perusahaan ini berusia singkat, dan tidak diketahui seberapakah terjualnya mebel siap rakit mereka.[6]

Kemudian bisnis ini berkembang pada 1940-an dan 1950-an. Pada akhir 1940-an, perancang Australia, Frederick Charles Ward, mendirikan bisnis mebel siap rakit dengan pesanan via pos dalam rangka menjawab masalah langkanya mebel dengan harga terjangkau untuk masyarakat kelas bawah.[7] Pada 1953, pembuat lemari Ohio Erie J. Sauder menerima paten Amerika Serikat yang pertama untuk mebel siap rakit berupa meja yang dapat dirakit tanpa sekrup atau lem.[8][9]

Perlengkapan mebel di negara Skandinavia ditemukan secara terpisah oleh teknisi Swedia Gillis Lundgren, saat ia memiliki ide untuk mengangkut meja di dalam mobilnya. Menurut laporan, ia menggergaji kaki meja sehingga ia dapat memasukkannya ke dalam mobil dan membawanya pulang. Ia membicarakan gagasan tersebut di hadapan atasannya di IKEA, dan IKEA mulai menjual mebel kemasan-datar pada tahun 1956.[10][11][12][13]

Penggunaan[sunting | sunting sumber]

Mebel siap rakit telah digunakan pada mebel ruang keluarga, kantor, rak buku, meja, tempat tidur, dapur, perlengkapan luar ruangan, penyimpanan CD/DVD, lemari pakaian, dan toilet.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ U.S. Patent 202.505
  2. ^ Ripley, George; Anderson, Charles Anderson (1859). The New American Cyclopaedia: A Popular Dictionary of General Knowledge, Volume 8. New York: Appleton. p. 30. Retrieved 31 August 2016.
  3. ^ Murphy, Adrian (5 November 2019). "The Chair Men: Gebrüder Thonet and the Number 14 Chair". Europeana (CC By-SA). Retrieved 2019-11-05.
  4. ^ "Improvement in chairs". 
  5. ^ LaFarge, Antoinette (2019). Louise Brigham and the Early History of Sustainable Furniture Design. Palgrave Macmillan. 
  6. ^ LaFarge, Antoinette (2019). Louise Brigham and the Early History of Sustainable Furniture Design. Palgrave Macmillan. 
  7. ^ Carter, Nanette. “Blueprint to Patterncraft: DIY Furniture Patterns and Packs in Postwar Australia”. Design History Foundation, n.d.
  8. ^ Combs, Heath E. “Sauder to Offer Replica of First RTA Table”
  9. ^ Forster, Matt. Backroads & Byways of Ohio: Drives, Day Trips & Weekend Excursions. Countryman Press, 2018.
  10. ^ "Ikea's Billy bookcase designer Gillis Lundgren dies aged 86". Dezeen.com. 2016-03-14. Diakses tanggal 2016-03-29. 
  11. ^ Karl Ritter. "Gillis Lundgren: Designer of some of Ikea's best-selling furniture who also helped develop the firm's self-assembly concept | Obituaries | News". The Independent. Diakses tanggal 2016-03-29. 
  12. ^ Langer, Emily (2012-12-14). "Gillis Lundgren, designer of Ikea's ubiquitous Billy bookcase, dies at 86". The Washington Post. Diakses tanggal 2016-03-29. 
  13. ^ "Gillis Lundgren". The Times. Diakses tanggal 2016-03-29.