Luka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Luka
Chapter1figure1-Superficial bullet wound.jpg
Luka pada badan seorang pria
Informasi umum
SpesialisasiKedokteran gawat darurat

Luka (bahasa Inggris: wound) adalah cedera yang muncul dengan cepat dan melibatkan kerusakan kulit (luka terbuka) atau memar (luka tertutup) akibat trauma fisik. Dalam patologi, luka adalah cedera akut yang merusak epidermis kulit.

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Menurut tingkat kontaminasinya, luka dapat diklasifikasikan sebagai:

  • Luka bersih – luka yang terjadi dalam kondisi steril tanpa cemaran organisme; kulit kemungkinan akan sembuh tanpa komplikasi.
  • Luka terkontaminasi – biasanya akibat cedera yang tidak disengaja; terdapat organisme patogenik dan benda asing pada luka.
  • Luka terinfeksi – pada luka terdapat organisme patogenik yang berkembang biak dan terdapat tanda-tanda klinis infeksi (tampak kuning, nyeri, kemerahan, dan nanah yang mengalir).
  • Luka terkolonisasi – luka pada situasi kronis, mengandung organisme patogenik, sulit disembuhkan (misalnya ulser akibat tekanan).

Terbuka[sunting | sunting sumber]

Luka terbuka dapat diklasifikasikan menurut objek yang menyebabkan luka:

  • Sayatan atau luka insisi – disebabkan oleh benda tajam yang bersih seperti pisau, silet, atau pecahan kaca.
  • Laserasi – luka seperti robekan tidak teratur yang disebabkan oleh trauma benda tumpul. Laserasi dan sayatan mungkin tampak linier (reguler) atau stelata (tidak teratur). Istilah laserasi biasanya disalahgunakan untuk merujuk pada sayatan.
  • Abrasi (goresan) – luka superfisial saat lapisan kulit paling atas (epidermis) terkelupas. Abrasi sering kali disebabkan saat seseorang jatuh meluncur ke permukaan yang kasar seperti aspal, kulit pohon, atau beton.
  • Avulsi – cedera saat struktur tubuh terlepas secara paksa dari titik normal penyisipannya. Luka ini merupakan salah satu bentuk dari amputasi ketika ekstremitas ditarik alih-alih dipotong. Ketika digunakan untuk merujuk pada avulsi kulit, istilah 'degloving' juga terkadang digunakan sebagai sinonim.
  • Luka tusuk – disebabkan oleh benda yang menusuk kulit, seperti serpihan, paku, atau jarum.
  • Luka penetrasi – disebabkan oleh benda seperti pisau yang masuk dan kemudian keluar dari kulit.
  • Luka tembak – disebabkan oleh peluru atau proyektil serupa yang masuk atau menembus tubuh. Mungkin ada dua luka, satu di tempat masuk dan satu di tempat keluar.
  • Luka kritis – termasuk luka bakar besar yang telah terbelah. Luka semacam ini dapat menyebabkan perubahan hidroelektrolitik dan metabolisme yang serius, termasuk kehilangan cairan, ketidakseimbangan elektrolit, dan peningkatan katabolisme.

Tertutup[sunting | sunting sumber]

Luka tertutup memiliki kategori yang lebih sedikit, tetapi sama berbahayanya dengan luka terbuka:

  • Hematoma (atau tumor darah) – disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan darah terkumpul di bawah kulit.
    • Hematoma yang berasal dari abnormalitas pembuluh darah interna adalah petekia, purpura, dan ekimosis. Perbedaan klasifikasi ini didasarkan pada ukuran.
    • Hematoma yang berasal dari sumber trauma eksternal adalah kontusi, juga biasa disebut memar.
  • Cedera remuk – disebabkan oleh kekuatan yang besar atau ekstrim yang diterapkan dalam jangka waktu yang lama.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Klasifikasi