Kura-kura darat sejati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kura-kura darat sejati
A. gigantea Aldabra Giant Tortoise.jpg
Kura-kura raksasa Aldabra
(Aldabrachelys gigantea)
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Sauropsida
Ordo: Testudinata
Subordo: Cryptodira
Superfamili: Testudinoidea
Famili: Testudinidae
Batsch, 1788
Tipe spesies
Testudo graeca
Linnaeus, 1758

Kura-kura darat sejati (bahasa Inggris: tortoise) adalah sebuah famili, Testudinidae, di bawah ordo Testudinata (kura-kura).[1] Kura-kura darat sejati memiliki batok yang digunakan sebagai pelindung dari predator. Bagian atas dari batok tersebut, karapaks terhubung dengan badannya, plastron.

Kura-kura darat sejati memiliki ukuran yang beragam, mulai dari beberapa sentimeter hingga dua meter. Mereka umumnya merupakan hewan diurnal dengan kecenderungan menjadi krepuskular tergantung suhu lingkungan. Kura-kura darat sejati adalah hewan darat yang memiliki umur paling panjang. Kura-kura galapagos misalnya tercatat dapat hidup hingga lebih dari 150 tahun, dan kura-kura raksasa Aldabra bernama Adwaita hidup selama kurang lebih 255 tahun.[2] Kebanyakan spesies kura-kura darat sejati umumnya dapat hidup selama 80-150 tahun.[3]

Kura-kura darat sejati adalah suku kura-kura dengan banyak anggota yang tersebar luas di seluruh dunia. Indonesia sendiri memiliki dua spesies asli, yaitu baning Sulawesi (Indotestudo forsteni), dan baning cokelat (Manouria emys).

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Batsch, A.J.G.C. (1788). Versuch einer Anleitung zur Kenntniss und Geschichte der Thiere und Mineralien. Erster Theil. Allgemeine Geschichte der Natur; besondre der Säugthiere, Vögel, Amphibien und Fische. Jena: Akademischen Buchandlung, 528 pp.
  2. ^ "'Clive of India's' tortoise dies". BBC News. 2006-03-23. Diakses tanggal 2009-04-07. 
  3. ^ Moon, J. C.; McCoy, E. D.; Mushinsky, H. R.; Karl, S. A. (2006). "Multiple Paternity and Breeding System in the Gopher Tortoise, Gopherus polyphemus". Journal of Heredity. 97 (2): 150–157. doi:10.1093/jhered/esj017. PMID 16489146. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Chambers, Paul (2004). A Sheltered Life: The Unexpected History of the Giant Tortoise. London: John Murray. ISBN 978-0-7195-6528-1. 
  • Ernst, C. H.; Barbour, R. W. (1989). Turtles of the World. Washington, DC: Smithsonian Institution Press. 
  • Gerlach, Justin (2004). Giant Tortoises of the Indian Ocean. Frankfurt: Chimiara. 
  • Antoinette C. van der Kuyl; Donato L. Ph. Ballasina; John T. Dekker; Jolanda Maas; Ronald E. Willemsen; Jaap Goudsmit (February 2002). "Phylogenetic Relationships among the Species of the Genus Testudo (Testudines: Testudinidae) Inferred from Mitochondrial 12S rRNA Gene Sequences". Molecular Phylogenetics and Evolution. 22 (2): 174–183. doi:10.1006/mpev.2001.1052. ISSN 1055-7903. PMID 11820839. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]