Kem pengungsi Galang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pintu gerbang menuju kuil dan tempat pengungsian Vietnam
Makam para pengungsi Vietnam

Kem pengungsi Galang adalah tempat pengungsian orang Vietnam yang pada tahun 1979 - 1996 sering dikenal sebagai manusia sampan. Kem ini berada di pulau Galang di bagian selatan pulau Batam dengan jarak lebih kurang 7 km. Selama kurun waktu 7 tahun, lembaga UNHCR, PBB mengumpulkan para pengungsi perang Vietnam ini, yang tersebar di beberapa pulau seperti: pulau Natuna, Terempa, pulau Anambas dan sekitarnya menjadi satu di tempat ini.

Kem ini dulunya mempunyai beberapa macam fasilitas, seperti: klinik PMI, kantor administrasi dari PBB, tempat pendidikan anak-anak, tempat peribadatan/kuil, dan tempat makam bagi mereka yang meninggal dunia karena terserang penyakit. Selama berada di tempat ini, para pengungsi tersebut mempelajari bahasa Inggris dan beberapa bahasa lain serta mengikuti berbagai latihan ketrampilan, sambil menunggu keputusan dari pihak PBB. Tempat ini kemudian ditutup oleh PBB secara resmi pada tahun 1997. Pada tahun 2000, kem ini berganti nama menjadi Wisata Sejarah Galang Batam.

Sekarang, kem ini menjadi objek wisata dan sejarah dari pulau Batam.

Pengaturan[sunting | sunting sumber]

Kem Galang memiliki dua bagian, yang pertama untuk pengungsi baru, yang belum mendapat izin penempatan dari Amerika Serikat atau negara penempatan lainnya. Setelah ada persetujuan, pengungsi direlokasi ke Kem Kedua, di mana mereka mendapat instruksi dalam Bahasa Inggris sekaligus infirmasi budaya di tempat baru. Kem Kedua juga menampung pengungsi Kamboja yang telah ditampung dan diberi persetujuan di Thailand, yang menyebabkan ketegangan dengan pengungsi Vietnam yang merupakan mayoritas. Pengaturan dilakukan oleh polisi Indonesia, sementara pekerja sosial dan dan pekerja hukum yang disediakan oleh negara partisipan dan PBB lebih jarang ditemui. Hubungan antara para terpidana dengan supervisor polisi Indonesia tidak selalu baik. Dari waktu ke waktu selalu ada gesekan cukup besar dalam hal keadaan sosial dan administratif di dalam kem.