Kedokteran Islam abad pertengahan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Folio dari sebuah manuskrip berbahasa Arab dari Dioscorides, De Materia Medica, 1229

Dalam sejarah kedokteran, kedokteran Islam abad pertengahan adalah ilmu pengetahuan mengenai kedokteran yang berkembang pada Zaman Kejayaan Islam, dan ditulis dalam bahasa Arab, lingua franca peradaban Islam.[1][2]

Kedokteran Islam melestarikan, membuat sistematis, dan mengembangkan pengetahuan medis Era Klasik, termasuk tradisi-tradisi utama Hippokrates, Galen, dan Pedanius Dioskorides.[3] Selama era pascaklasik, kedokteran Islam adalah yang paling maju di dunia, mengintegrasikan konsep Yunani kuno, Romawi kuno, Persia, serta tradisi India kuno Ayurveda. Pada saat yang sama, pengetahuan tentang kedokteran klasik hampir hilang karena kedokteran Eropa Barat abad pertengahan, baru diperoleh kembali oleh para dokter Eropa ketika mereka menjadi akrab dengan para penulis medis Islam pada masa Renaisans abad ke-12.[4]

Para dokter Islam abad pertengahan sebagian besar mempertahankan otoritas mereka sampai munculnya kedokteran sebagai bagian dari ilmu alam, dimulai dengan Abad Pencerahan, hampir enam ratus tahun setelah buku-buku pelajaran mereka dibuka oleh banyak orang. Aspek tulisan mereka tetap menarik bagi para dokter bahkan hingga saat ini.[5]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Porter, Roy (17 October 1999). The Greatest Benefit to Mankind: A Medical History of Humanity (The Norton History of Science). W. W. Norton & Company. hlm. 90–100. ISBN 978-0-393-24244-7. 
  2. ^ Wakim, Khalil G. (1 January 1944). "Arabic Medicine in Literature". Bulletin of the Medical Library Association. 32 (1): 96–104. ISSN 0025-7338. PMC 194301alt=Dapat diakses gratis. PMID 16016635. 
  3. ^ Campbell, Donald (19 December 2013). Arabian Medicine and Its Influence on the Middle Ages. Routledge. hlm. 2–20. ISBN 978-1-317-83312-3. 
  4. ^ Conrad, Lawrence I. (2009). The Western medical tradition. [1]: 800 to AD 1800. Cambridge: Cambridge Univ. Press. hlm. 93–130. ISBN 978-0-521-47564-8. 
  5. ^ Richard Colgan (2013). Advice to the Healer: On the Art of Caring. Berlin, Heidelberg: Springer. ISBN 978-1-4614-5169-3. 

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]