Kaldron

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kaldron[1], kawah[2], atau kancah[3] adalah kuali besar yang digunakan untuk memasak makanan atau minuman pada Zaman Tembaga dan Zaman Besi.[4] Kaldron yang pernah ditemukan di Inggris dan Irlandia terbuat dari tembaga, besi, atau campuran keduanya.[4] Di era modern, kaldron digunakan di dalam upacara olimpiade olahraga sebagai tempat api olimpiade dinyalakan untuk simbol pembukaan acara.[5]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Kata kaldron pertama kali tercatat pada abad ke-13 yang ditulis dalam bahasa Inggris cauldron atau caudron.[6] Kata cauldron atau caudron sendiri merupakan resapan dari bahasa Prancis chaudron yang diturunkan dari bahasa Latin klasik calidārium atau caldārium yang berarti ‘permandian air panas’.[6]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kaldron tembaga dari Zaman Tembaga dan kail untuk mengaitkan daging.

Kaldron pada mulanya digunakan sebagai tempat memasak daging atau memanaskan minuman pada akhir Zaman Tembaga sampai awal Zaman Besi (1200SM - 600SM).[4] Kaldron pada masa tersebut terbuat dari lempengan-lempengan tembaga yang dipaku menjadi satu.[4] Ada sekitar 60 artefak kaldron zaman tersebut yang telah ditemukan dan salah satunya adalah kaldron Battersea.[4] Kaldron dari akhir Zaman Besi (200SM - 100M) tidak jauh berbeda dengan kaldron dari Zaman Tembaga, hanya saja sudah terdapat kandungan besi di dalam bahan pembuatannya.[4] Kaldron Gundestrup merupakan salah satu dari 30 kaldron Zaman Besi yang telah ditemukan.[4][7] Kaldron Gundestrup ditemukan di Gundestrup, Denmark.[7] Karena ukurannya yang cukup besar, kaldron dipercaya hanya digunakan dalam perayaan keagamaan atau ritual sebagai tempat untuk memasak bahan makanan.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Hasil Pencarian - KBBI Daring". KBBI Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses tanggal 1 Oktober 2021. 
  2. ^ "Hasil Pencarian - KBBI Daring". KBBI Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses tanggal 1 Oktober 2021. 
  3. ^ "Hasil Pencarian - KBBI Daring". KBBI Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses tanggal 1 Oktober 2021. 
  4. ^ a b c d e f g h "Cauldron and feasting in the Iron Age". The British Museum. Diakses tanggal 2014-05-27. 
  5. ^ "Olympic flame". Encyclopedia Britannica. Diakses tanggal 2014-05-27. 
  6. ^ a b T. F. Hoad . 1993 . English Etymology . Oxford University Press . ISBN 0-19-283098-8
  7. ^ a b "Gundestrup Cauldron". unc.edu. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-02-21. Diakses tanggal 2014-05-27.