Jember Fashion Carnaval

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jember Fashion Carnaval
Karnaval Busana Jember
Jember Fashion Carnaval 2019.png
StatusDigelar tertutup dan terbatas akibat pandemi Covid-19
JenisKarnaval
Dimulai1 Januari 2003
FrekuensiSetiap tahun
TempatSepanjang jalan protokol kota Jember
LokasiKabupaten Jember
NegaraIndonesia
Tahun aktif2003—sekarang
PendiriDynand Fariz
PenyelenggaraYayasan JFC
AnggotaSeluruh dunia, beranggotakan perorangan dan kelompok
Situs webjemberfashioncarnaval.com
Karnaval Busana Jember 2016

Jember Fashion Carnaval (Indonesia: Karnaval Busana Jember) atau sering disebut JFC adalah sebuah even karnaval busana yang setiap tahun digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Karnaval ini digagas oleh Dynand Fariz yang juga pendiri JFC Center.[1]

Sebanyak 2.000-an peserta berkarnaval dalam 4 hari penyelenggaraan event meliputi Kids Carnival, Artwear Carnival, Waci, dan Grand Carnival. Di jalan utama kota Jember disaksikan oleh ratusan ribu penonton di kanan dan kiri jalan. Mereka terbagi dalam 10 defile yang masing-masing defile mencerminkan tren busana pada tahun yang bersangkutan.

Defile pertama adalah defile Archipelago yang mengangkat tema busana nasional dari daerah tertentu secara berkala seperti Jawa, Bali, Madura, Dayak, Papua, Sumatra, dan seterusnya. Defile lainnya mengangkat tema fashion yang sedang trend apakah dari suatu negara, kelompok tertentu, film, kejadian atau peristiwa global lainnya. Semua busana dibuat dalam bentuk kostum yang kesemuanya dikompetisikan untuk meraih penghargaan-penghargaan.

Arena yang digunakan untuk menggelar JFC adalah jalan utama Kota Jember sepanjang 3,6 kilometer.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Diawali dari adanya kegiatan Pertemuan Keluarga Besar (PKB) H.Tirto Soetowo (orang tua dari Dynand Fariz, anak ke 8 dari 11 bersaudara) yang rutin digelar bersamaan dengan momen lebaran. Beberapa acara di persiapkan antara lain lomba pidato, lomba adzan, ceramah, puisi, cerita lucu serta puncak acara adalah kegiatan karnaval keluarga besar.

Dalam perkembangannya Pertemuan Keluarga Besar ini atas inisiasi dari Dynand Fariz bersama dengan kakak pertama, Suyanto, didirikanlah Dynand Fariz Fashion House pada tahun 1997.

Agenda Tahunan yang diselenggarakan di Dynand Fariz Fashion House antara lain adalah Dynand Fariz Fashion Week, antara bulan Juli-Agustus, dimana seluruh karyawan dalam selama pekan tersebut berpakaian sesuai tema yang sedang menjadi trend mode dunia. Perihal ini terkait erat dengan keberadaan Dynand Fariz sebagai teacher di Sekolah Mode ESMOD Jakarta.

Pada tahun 2002 di gelaran Dynand Fariz Fashion Week hadir gagasan untuk berparade di area sekitar Dynand Fariz Fashion House diikuti oleh seluruh karyawan.

Dari kegiatan parade di atas akhirnya terlahir gagasan besar untuk mengadakan sebuah event yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk meggali potensi mereka melalui satu kegiatan sosial sarat edukasi yakni Jember Fashion Carnaval.

Setelah melalui perjuangan yang berat Jember Fashion Carnaval (JFC) yang ke 1 diselenggarakan pada tanggal 1 Januari 2003.


Perkembangan[sunting | sunting sumber]

Dalam perjalanannya JFC kini telah menjadi karnaval terbesar ketiga di dunia setelah meraih kemenangan di IINTERNATIONAL Carnival de Victoria, Seychelles Afrika. Berbagai prestasi dunia yakni Best National Costume berhasil pula dipersembahkan oleh JFC dalam ajang kompetisi internasional yang diikuti oleh 40 hingga 80 an negara di dunia.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Lebih Dekat dengan Dynand Fariz, Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Diarsipkan 2010-08-09 di Wayback Machine.. Diakses 8 Agustus 2010
  2. ^ Liputan6 - Alun-Alun Kota Jember Mulai Berhias. Diakses 8 Agustus 2010