Lompat ke isi

Jalur suara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Film 16 mm menampilkan "area variabel" jalur suara di sebelah kanan[1]

Jalur suara atau lajur suara[2] atau trek suara (bahasa Inggris: soundtrack[3]) atau biasanya lebih dikenal dengan musik dan lagu latar atau lagu tema merupakan rekaman musik yang mengiringi dan diselaraskan dengan gambar atau video dari film, buku, acara televisi, maupun permainan video. Istilah ini sering merujuk pada album jalur suara komersial yang berisi musik sebagaimana ditampilkan dalam film, video, atau pertunjukan televisi sebagaimana dipasarkan sebagai pelengkap dari sebuah film atau acara televisi.[1]

Dalam terminologi industri film, sound track adalah rekaman audio yang dibuat atau digunakan dalam produksi film maupun pascaproduksi. Pada awalnya, dialog, efek suara, dan musik dalam film masing-masing direkam pada jalur terpisah, lalu dicampur menjadi apa yang disebut trek gabungan (composite track), yaitu hasil akhir yang terdengar dalam film. Jalur sulih suara biasanya dibuat kemudian ketika film dialihbahasakan ke bahasa lain. Jalur ini juga dikenal sebagai jalur M&E (music and effects). Jalur M&E berisi seluruh elemen suara kecuali dialog, yang kemudian ditambahkan oleh distributor asing dalam bahasa lokal wilayahnya. Entri kamus bahasa Inggris terkini mendokumentasikan soundtrack sebagai nomina sekaligus verba.[4][5] Upaya awal mempopulerkan istilah sound track dicetak dalam majalah Photoplay pada tahun 1929.[6] Entri kamus teknis tahun 1992 dalam Academic Press Dictionary of Science and Technology tidak membedakan antara bentuk sound track dan soundtrack.[7]

Bentuk singkat soundtrack mulai dikenal luas dengan munculnya album soundtrack pada akhir 1940-an. Awalnya, perusahaan film menciptakan rekaman ini sebagai strategi promosi untuk film baru. Rekaman komersial tersebut diberi label dan diiklankan sebagai "musik dari soundtrack film asli", atau "musik dari dan terinspirasi oleh film." Ungkapan ini kemudian disingkat menjadi "original motion picture soundtrack." Secara lebih tepat, rekaman tersebut berasal dari trek musik film, karena biasanya hanya berisi musik terpisah dari film, bukan trek gabungan (suara) yang mencakup dialog dan efek suara.

Istilah original soundtrack (OST), yang sering digunakan sebagai judul album musik soundtrack, kadang juga dipakai untuk membedakan musik asli yang didengar dan direkam dengan versi daur ulang atau cover version. OST berfungsi sebagai jenis album konsep yang unik, berpusat pada tema terpadu dalam sebuah cerita.[8]

Selain jalur suara, musik tema (theme music) adalah bagian yang sering ditulis khusus untuk acara radio, acara televisi, permainan video atau film, dan biasanya dimainkan selama intro, akuan pembuka (opening credits) dan/atau akuan penutup (closing credits), dan biasanya hanya berupa musik saja, walaupun ada yang berbentuk lagu.[9]

Etimologi dan terminologi

[sunting | sunting sumber]

Lajur suara adakalanya merujuk kepada wilayah fisik dari sebuah film yang mengandung suara rekaman yang diselaraskan.

MGM Records menyebut rekaman ini sebagai "album pemeran asli" mengikuti gaya album pemeran pertunjukan Decca Broadway, terutama karena materi pada cakram tidak dapat disinkronkan dengan gambar. Hal ini menciptakan perbedaan utama antara 'Original Motion Picture Soundtrack' yang, dalam pengertian paling ketat, berisi musik yang dapat disinkronkan dengan gambar jika diputar bersamaan oleh pengguna di rumah, dan 'Original Cast Soundtrack' yang dalam pengertian paling ketat merujuk pada rekaman studio musik film oleh pemeran asli, tetapi telah diedit atau diatur ulang untuk menyesuaikan waktu dan isi sehingga tidak dapat disinkronkan dengan gambar.[10]

Dalam praktiknya, produser soundtrack tetap ambigu mengenai perbedaan ini. Judul album yang musiknya memang dapat disinkronkan dengan gambar kadang diberi label OCS, sementara musik dari album yang tidak dapat disinkronkan dengan gambar bisa disebut OMPS.

Ungkapan "direkam langsung dari soundtrack" digunakan pada 1970-an, 1980-an, dan 1990-an untuk membedakan materi yang dapat disinkronkan dengan gambar dari yang tidak (tidak termasuk master alternatif serta vokal atau solo alternatif). Namun, karena banyak "film take" sebenarnya terdiri atas beberapa percobaan berbeda atas sebuah lagu yang kemudian diedit bersama, istilah tersebut lama-kelamaan menjadi kabur. Misalnya, dalam kasus ketika master take yang digunakan dalam film tidak ditemukan dalam bentuk terpisah (tanpa M&E), maka master alternatif serta vokal dan penampilan solo alternatif bisa digunakan sebagai gantinya.

Akibat ambiguitas ini, istilah soundtrack selama bertahun-tahun mulai digunakan secara umum untuk setiap rekaman dari sebuah film, baik diambil langsung dari soundtrack film maupun direkam ulang di studio pada waktu sebelumnya atau sesudahnya. Istilah ini juga kadang digunakan untuk rekaman pemeran Broadway.

Menambah kerancuan istilah tersebut adalah proyek seperti The Sound of Music Live!, yang difilmkan secara langsung di lokasi untuk acara khusus musim liburan NBC yang pertama kali ditayangkan pada 2013. Album yang dirilis tiga hari sebelum penayangan berisi rekaman studio pra-produksi oleh pemeran asli untuk semua lagu yang digunakan dalam acara tersebut. Namun, karena hanya bagian orkestra dari materi album yang sama dengan yang digunakan dalam acara (vokal dinyanyikan langsung di atas jalur pra-rekaman), hal ini menimbulkan kerumitan teknis serupa. Walaupun musik instrumental dari CD dapat disinkronkan dengan gambar, penampilan vokalnya tidak (meskipun memungkinkan untuk membuat rekaman soundtrack lengkap dengan mengambil vokal dari DVD, menghapus master vokal alternatif dari CD, lalu menggabungkannya).

Di antara album soundtrack paling terkenal dari MGM adalah film Good News, Easter Parade, Annie Get Your Gun, Singin' in the Rain,[11] Show Boat, The Band Wagon, Seven Brides for Seven Brothers, dan Gigi.

Jenis rekaman

[sunting | sunting sumber]

Jenis rekaman soundtrack meliputi:

  1. Soundtrack film musikal dibuat untuk versi film dari teater musikal; fokus utamanya pada lagu-lagu.
    (Contoh: Grease, Evita)
  2. Komposisi musik film (film score) menampilkan tema musik instrumental utama dan musik latar dari film.
    (Contoh: Blade Runner, seri Star Wars[12]
  3. Untuk film yang memuat komposisi musik orkestra sekaligus lagu pop, keduanya digabungkan.
    (Contoh: seri Shrek, seri Back to the Future)
  4. Album berisi lagu populer yang terdengar sebagian atau seluruhnya sebagai latar dalam film non-musikal.
    (Contoh: Top Gun, The Bodyguard)
  5. Soundtrack permainan video biasanya dirilis setelah gim diluncurkan, umumnya berisi tema dan musik latar dari level gim, menu, layar judul, materi promosi (misalnya lagu lengkap yang hanya sebagian digunakan dalam gim), cuplikan adegan, dan kadang efek suara yang dipakai dalam gim.
    (Contoh: Final Fantasy VII, Red Dead Redemption 2)
  6. Album yang memuat musik sekaligus dialog dari film.
    (Contoh: Reservoir Dogs, A Star Is Born)

Soundtrack untuk film animasi Walt Disney tahun 1937 Snow White and the Seven Dwarfs merupakan soundtrack film pertama yang diterbitkan secara komersial.[13] Album ini dirilis oleh RCA Victor Records dalam beberapa cakram 78 rpm pada Januari 1938 dengan judul Songs from Walt Disney's Snow White and the Seven Dwarfs (with the Same Characters and Sound Effects as in the Film of That Title) dan sejak itu mengalami banyak perluasan serta penerbitan ulang. Film musikal live-action pertama yang memiliki album soundtrack komersial adalah film biografi produksi MGM tahun 1946 tentang komponis Show Boat, Jerome Kern, berjudul Till the Clouds Roll By. Album tersebut awalnya diterbitkan dalam bentuk satu set empat cakram 78 rpm berukuran 10 inci. Hanya delapan pilihan lagu dari film yang dimasukkan dalam edisi pertama album ini. Agar lagu-lagu dapat muat di sisi cakram, materi musik perlu diedit dan dimanipulasi. Saat itu pita rekaman belum tersedia, sehingga produser harus menyalin segmen dari cakram pemutaran yang digunakan di lokasi, lalu menyalin ulang dari satu cakram ke cakram lain dengan menambahkan transisi dan pencampuran silang hingga tercipta master akhir. Akibatnya, kualitas suara menurun karena hasilnya beberapa generasi jauh dari rekaman asli. Rekaman pemutaran sengaja direkam sangat ''kering'' (tanpa gema); jika tidak, suaranya akan terdengar terlalu bergema di bioskop besar. Hal ini membuat album terdengar datar dan kaku.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Cowan, Lester (1931). Recording sound for motion pictures. New York and London: McGraw-Hill Book Company Inc. hlm. 37. a strip along the side of the film, known as the sound track.
  2. "Glosarium". Kateglo. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-05. Diakses tanggal 5 Februari 2024.
  3. "sound track - definition of sound track by Merriam-Webster.com". merriam-webster.com (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 12 September 2016. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. "sound, n.3". Oxford English Dictionary (online) (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. Diakses tanggal 6 October 2020.
  5. "soundtrack". Oxford Dictionary of English (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 17 May 2021. Diakses tanggal 6 October 2020 via Lexico.com.
  6. "A Dictionary of New Talkie Terms". Photoplay (dalam bahasa Inggris). Chicago: Photoplay Magazine Publishing Company. April 1929. hlm. 31. Sound track – the narrow band of space along the left side of picture film on which is printed the ribbon-like strip of light and dark lines which constitute the record from which sound is projected.
  7. Morris, Christopher, ed. (1992). "soundtrack or sound track". Academic Press Dictionary of Science and Technology (dalam bahasa Inggris). San Diego: Academic Press Harcourt Brace Jovanovich publishing. hlm. 2039. ISBN 9780122004001. Acoustical Engineering 1. a narrow band along the edge of a motion-picture film on which the dialogue and other sound accompanying the film is recorded. 2. this accompanying sound itself; the audio portion of a motion picture. 3. a portion of a tape on which the electroacoustic signal from one channel of a sound system is recorded.
  8. "What is a Concept Album? Denver Public Library has 195 for You to Listen To". Diakses tanggal 24 (denverlibrary.org in Bing) Mei 2025. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  9. http://www.abc-clio.com/ODLIS/odlis_t.aspx
  10. "Why Does Nearly Every Broadway Show Still Release a Cast Album". Vulture. October 6, 2015.
  11. "Singin' In The Rain (1952)". The Numbers. Diakses tanggal 14 Maret 2022.
  12. "The 50 greatest film soundtracks". The Guardian. 18 March 2007.
  13. Jerry Osborne (Nov 3, 2006). "Soundtracks start with 'Snow White'". Chicago Sun-Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-15. Diakses tanggal 2007-09-12.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]