Uncial: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
24 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Perbaikan
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Nampak, +Tampak; -nampak, +tampak; -Nampaknya, +Tampaknya; -nampaknya, +tampaknya))
(Perbaikan)
[[Berkas:KellsFol309r.jpg|jmpl|ka|300px| [[Kitab Kells]], ~ 800 M, ditulis dengan huruf-huruf yang dikenal berjenis "insular majuscule", suatu variasi tulisan uncial yang berasal dari [[Irlandia]].]]
'''Uncial''' adalah jenis tulisan tangan yang seluruhnya menggunakan hanya "huruf besar" ({{lang-en|upper case}}, ''large letters'', capital letters, capitals, caps, '''majuscule''', upper-case, atau ''uppercase'') yang umum digunakan dari abad ke-4 sampai ke-8 M<ref name=gl>[[Geoffrey Glaister|Glaister, Geoffrey Ashall]]. (1996) ''Encyclopedia of the Book''. 2nd edn. New Castle, DE, and London: Oak Knoll Press & [[The British Library]], p. 494. ISBN 1884718140</ref> oleh para jurutulis untuk membuat naskah [[bahasa Latin]] dan [[bahasa Yunani]] [[Bizantin]].<ref>''The Cambridge Encyclopedia of The English Language''. Ed. [[David Crystal]]. Cambridge: [[Cambridge University Press]], 1995. p. 258.</ref> Huruf-huruf uncial dipakai untuk menulis dalam [[bahasa Yunani]], [[Latin]], dan [[bahasa Gothik|Gothik]].
 
[[Berkas:Evolution of minuscule.svg|jmpl|ka|300px|Penyederhanaan kaitan antara jenis-jenis tulisan, menunjukkan perkembangan Uncial dari Roman dan Uncial Yunani.]]
Pada umumnya, ciri-ciri tulisan uncial adalah:
 
* mM, nN, dan uU cenderung lebar, mM dibentuk dengan guratan melengkung (meskipun coretan pertama yang lurus menandakan tulisan paling kuno); dan n ditulis sebagai <small>N</small> Untuk membedakan dari r dan s.
* f, i, p, s, t relatif sempit.
* e dibentuk dengan guratan melengkung, dan lengannya (atau ''hasta'') tidak tersambung dengan lengkungan atas; tinggi lengan juga menandai usia tulisan ( jika pada posisi tinggi, tulisan itu cenderung lebih kuno, dan jika lengan itu lebih dekat ke bagian tengah lengkungan mengindikasikan tulisan lebih baru).
* lL mempunyai bagian dasar kecil, tidak memanjang ke kanan untuk menyambung dengan huruf berikutnya.
* r mempunyai pundak yang panjang dan melengkung, sering menyambung dengan huruf berikutnya.
* s mirip (dan merupakan asal mula) "s panjang"; dalam uncial tampak lebih mirip r daripada f.
 
<!--
Dalam tulisan uncial yang kemudian, huruf-huruf kadang diguratkan agak tak beraturan; misalnya, double-lLL runs(L togetherganda) atditulis thetersambung baselinepada bagian dasarnya, bowslengkungan (formisalnya example indalam b, p, r) dotidak notseluruhnya entirelymelengkung curvemenyentuh ingaris to touch their stemsbatang, anddan thetulisannya scriptjuga istidak generallysebersih not written as cleanly asmasa-masa previouslysebelumnya.
-->
== Half-uncial ==
Istilah ''half-uncial'' atau ''semi-uncial'' (artinya "setengah uncial") pertama kali diutarakan oleh Scipione Maffei, ''Istoria diplomatica'' (Mantua, 1727); ia memakainya untuk membedakan jenis tulisan yang tampaknya seperti versi terpotong dalam naskah kuno terkenal ''Codex Basilicanus'' dari Hilary, yang memuat bagian-bagian dengan salah satu dari kedua jenis tulisan.<!-- TheIstilah terminologyini wasditeruskan continuedsampai inke thepertengahan mid-18thabad centuryke-18 byoleh [[René Prosper Tassin]] anddan [[Charles François Toustain]]. DespiteMeskipun thedigunakan commonsecara andumum dan well-fixed usage, half-uncial is a poor name to the extent that it suggests some organic debt to regular uncial, though both types share features inherited from their ancient source. See now: L. E. Boyle, "'Basilicanus' of Hilary Revisited," in ''Integral Palaeography'', with an introduction by F. Troncarelli, 105-17. Turnhout, 2001
 
Like uncial, half-uncial derived from Roman cursive, but now of a later, evolved type. It was first used around the 3rd century and remained in use until the end of the 8th century. The early forms of half-uncial were used for pagan authors and Roman legal writing, while in the 6th century the script came to be used in Africa and Europe (but not as often in insular centres) to transcribe Christian texts.

Menu navigasi