Waktu Musim Panas: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tidak ada perubahan ukuran ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: penggantian teks otomatis (-asal-usul, +asal usul
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (Bot: penggantian teks otomatis (-asal-usul, +asal usul)
'''Waktu Musim Panas''', dikenal di [[Amerika Utara]] sebagai '''Daylight Saving Time''' ('''DST'''), adalah sistem yang dimaksudkan untuk "menyimpan cahaya siang hari" di [[musim panas]]. Karena itu di [[Eropa]] sistem ini dikenal sebagai "Waktu Musim Panas". Waktu resmi dimajukan (biasanya) satu jam lebih awal dari [[zona waktu]] standar dan diberlakukan selama musim semi dan musim panas. Tujuannya adalah agar kegiatan kerja dan sekolah dimulai dan selesai lebih awal, sehingga ketika warga selesai berkegiatan, masih banyak waktu untuk menikmati siang hari yang terang. Waktu Musim Panas (WMP) biasanya digunakan di wilayah yang [[iklim sedang|beiklim sedang]] dan [[iklim kutub|kutub]], karena perbedaan yang cukup besar antara masa hari terang dibandingkan gelap sepanjang musim di wilayah-wilayah tersebut.
 
== Asal- usul ==
Orang-orang mengatakan bahwa sistem Waktu Musim Panas (WMP) ini pertama kali diusulkan oleh [[Benjamin Franklin]] dalam sebuah surat kepada editor ''[[Journal of Paris]]''. (Baca teks lengkapnya di [http://webexhibits.org/daylightsaving/franklin3.html sini].) Namun, Franklin tidak mengusulkan melainkan agar orang bangun lebih awal dan tidur lebih cepat.
 

Menu navigasi