Indonesian Heritage Museum
| Museum d'Topeng | |
|---|---|
Koordinat: 7°53′1.356″S 112°31′29.712″E / 7.88371000°S 112.52492000°E | |
| Informasi | |
| Didirikan pada | 2010 |
| Koordinat | 7°53′01″S 112°31′30″E / 7.88371°S 112.52492°E |
| Alamat | Jalan Sultan Agung No.2, Ngaglik, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65311 |
| Situs resmi | http://dtopengkingdommuseum.com |
| Halaman di Commons | Indonesian Heritage Museum |
| Kategori di Commons | Indonesian Heritage Museum |
Indonesian Heritage Museum (IHM) atau dulunya bernama Museum D’topeng Kingdom[1] adalah sebuah museum yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur.[2] Di dalam IHM terdapat koleksi benda-benda yang menjelaskan tentang kondisi masa lalu di Nusantara.[3] Museum ini didirikan pada 2010 dengan nama Museum D’topeng Kingdom di Bali.[4] Pendiriannya oleh Reno Halsamer.[5] Pad 2014 pindah ke Jawa Timur menyatu dengan Museum Angkut milik Jatim Park Group.[6]
Indonesian heritage Museum juga merupakan pelopor museum berteknologi Augmented Reality di Indonesia. Sebuah aplikasi di mana pengunjung dapat membidik dengan ponselnya kepada gambar-gambar di sepanjang dinding zona museum sehingga memunculkan gambar hidup tiga dimensi.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Museum ini pertama kali berdiri pada 2010 di Bali oleh Reno Halsamer dan pada 2014 pindah ke Jawa Timur menyatu dengan Museum Angkut milik Jatim Park Group.[7]
Koleksi
[sunting | sunting sumber]Indonesian Heritage Museum mengoleksi beragam jenis topeng.[8] Koleksi topeng di IHM dikumpulkan dari sejumlah daerah di Indonesia.[9] IHM juga mengoleksi kain jarit batik dan kain batik sarung.[10] Kain tersebut digunakan serdadu untuk alat perang di zaman penjajahan VOC antara 1602 hingga 1799.
- Simbol pengantin di sejumlah daerah di Jawa serta jenis mas kawin dan perhiasan pernikahan yang ada di seluruh Nusantara
- dan koleksi nusantara lainnya
Zona pameran
[sunting | sunting sumber]

Pada Indonesian Heritage Museum terdapat 17 zona pameran.[11] Setiap zona mewakili satu wilayah di Indonesia, serta menyimpan benda benda bersejarah dari seluruh kepulauan di tanah air yang meliputi :
- Zona 1 memamerkan koleksi tentang migrasi besar Austronesia.[12] Pada zona ini tersimpan berbagai koleksi dari era purbakala Jawa, di antaranya kapak corong, gelang kuno, patung kepala, dan lain-lain
- Zona Kampung Majapahit,[13] yang menyimpan beragam koleksi kerajaan Majapahit antara lain terakota, celengan kuno, cermin putri tembaga, dan sebagainya
- Zona Jawa Timur: Menyimpan berbagai koleksi benda budaya dari wilayah Jawa Timur seperti tempat obat, miniatur karapan sapi, patung loro blonyo, dan sebagainya
- Zona Jawa Tengah: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari wilayah Jawa Tengah antara lain genteng wuwungan, tombak, patung drama, dan sebagainya
- Zona Jawa Barat: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari Jawa Barat seperti blawung, kaca rias keraton, topeng buto terong, dan sebagainya
- Zona Bali: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari Pulau Bali seperti Rangda, Patung Singaraja, Topeng Tua, dan sebagainya
- Zona Nusa Tenggara Barat: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari NTB seperti Jaran Kamput, Kuda Kemanten, Patung Penjaga Desa, dan sebagainya
- Zona Nusa Tenggara Timur,[14] menyimpan beragam koleksi benda budaya dari NTT seperti patung yene, haikara jangga, pedang surik, dan sebagainya
- Zona Batak: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari Batak seperti Rumbi, Kitab Pustaka Lak-Lak, Topeng Makyong
- Zona Sulawesi: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari Sulawesi antara lain Pintu Makam, Patung Tao-Tao, Patung Kematian, dan sebagainya
- Zona Kalimantan: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari Kalimantan seperti Patung Pantak Pandagi, Penutup Botol, Patung Kepala Suku, dan sebagainya
- Zona Papua: Menyimpan beragam koleksi benda budaya dari Papua seperti Perisai Asmat, Patung Kewenak, Patung Asmat
- Zona Wayang: Menyimpan beragam koleksi benda budaya Wayang Kulit, Wayang Golek, Wayang Pegunungan
- Zona Batik: Menyimpan beragam koleksi benda budaya Batik Parang Kelitik, Batik Cap, Batik 3 Negeri
- Zona Chengho: Menyediakan informasi tentang sosok Laksamana Cheng Ho dan benda peninggalan
- Zona Singosari: Menyediakan informasi tentang kerajaan Singosari dan patung Ganesha
- Zona Penutup: Cagar Budaya Indonesian Archipelago
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Indonesia Heritage Museum". Jawa Timur Park. 2022. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ Christy, Juliana (22 April 2025). "Menelusuri 17 Zona Budaya di Indonesian Heritage Museum di Kota Batu, Jejak Peradaban Nusantara dari Zaman Batu hingga Peranakan". Jawa Pos. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ "Mencerna Nusantara Masa Lampau di Indonesia Heritage Museum". Dio Living. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ Hidayatullah, S., dkk. (2022). Profil Destinasi Wisata Kota Batu. Uwais Inspirasi Indonesia. hlm. 181. ISBN 978-623-227-896-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Pusat Data dan Analisa Tempo (2019). Indonesiana - Seri Cerita Unik Indonesia Banget. Tempo Publishing. hlm. 88. ISBN 978-623-207-823-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Hartik, Andi. Asdhiana, I Made (ed.). "Mencerna Nusantara Masa Lampau di Indonesia Heritage Museum". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-11-07.
- ↑ Hartik, Andi. Asdhiana, I Made (ed.). "Mencerna Nusantara Masa Lampau di Indonesia Heritage Museum". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-11-07.
- ↑ Nurcahyo, Henri (2021). Panji Masa Kini. Komunitas Seni Budaya BrangWetan. hlm. 194. ISBN 978-623-95982-2-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Blog IHM (18 Desember 2024). "Indonesia Heritage Museum Malang, Wisata Edukasi". Indonesian Heritage Museum. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ Hartik, Andi (8 Januari 2018). "Mencerna Nusantara Masa Lampau di Indonesia Heritage Museum". Kompas. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ Masduki, Ali (21 April 2025). "Fadli Zon Apresiasi Indonesian Heritage Museum, Warisan Budaya Indonesia Terjaga". iNews.id. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ Purwanto, Wiwit, ed. (22 April 2025). "Indonesian Heritage Museum Kota Batu Simpan Koleksi Artefak Ribuan Tahun, Ini Kata Fadli Zon". Tribun News. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ Irianto, Widodo (17 Juni 2018). "Indonesian Heritage Museum Dilengkapi Augmented Reality". Times Indonesia. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
- ↑ genpi.co (6 Mei 2022). "Indonesian Heritage Museum Hadirkan ASG, Manjakan Pengunjung". RCTI Plus. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
2. https://indonesianheritagemuseum.com/
