Hybrid Fiber Coaxial

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Diagram Jaringan HFC

Hybrid Fiber Coaxial atau HFC adalah teknologi jaringan telekomunikasi broadband yang menggabungkan kabel koaksial dan kabel serat optik[1][2]. Kombinasi antara kabel koaksial dan serat optik ini digunakan untuk membawa konten-konten broadband seperti video, data, suara, dan layanan interaktif lainnya yang menggunakan kabel koaksial dan serat optik[1][2]. Hybrid Fiber Coaxial dioperasikan secara global oleh jaringan kabel[1]. HFC dikenal pula dengan nama Hybrid Fiber Coax[1]. Jaringan serat optik pada HFC dapat memanjang dari head-end operator kabel utama hingga ke node-node serat optik yang dapat melayani kira-kira 25 hingga 2000 rumah[1]. Head-end utama terdiri dari piring-piring satelit yang berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal video jarak jauh[1].


Keunggulan[sunting | sunting sumber]

Dengan menggunakan HFC, sebuah perusahaan CATV lokal dapat menginstal kabel serat optik dari kabel head-end (kabel utama pendistribusi) untuk melayani node-node yang terletak di dekat wilayah industri dan pemukiman pengguna[2]. Keunggulan HFC adalah memiliki bandwidth yang besar, tingkat kebisingan yang rendah, dan tahan terhadap gangguan cuaca[2]. HFC juga memiliki beberapa karakteristik yaitu kabel serat optik dapat dibawa ke dekat pengguna tanpa harus mengganti kabel koaksial yang telah diinstal di wilayah pemukiman dan industri[2].

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f (Inggris) Technopedia. "Hybrid Fiber Coaxial". Diakses tanggal 22-Februari-2015. 
  2. ^ a b c d e (Inggris) Tech Target. "Hybrid Fiber Coaxial Network". Diakses tanggal 22-Februari-2015.