Henotikon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kaisar Zeno dalam koin.

Henotikon adalah sebuah rumusan dan dekret teologi yang disampaikan oleh Kaisar Zeno pada tahun 482.[1] Ia menyatakan hanya Kredo Nicea-Konstantinopel dan Anathematismi Cyrilli (Keduabelas Anathema) dari Cyrillus adalah kriteria untuk ortodoksi.[2] Isi dekret ini adalah untuk mempersatukan golongan Monofisit dengan golongan Gereja Ortodoks.[1] Tampaknya rumusan ini berasal dari Acacius, Patriark Konstantinopel, dan Petrus Mongus, Patriark Aleksandria.[1]

Henotikon merupakan upaya untuk menyelesaikan pertikaian sesudah Konsili Khalsedon.[1] Konsili ini menyelesaikan pertikaian Kristologi, tetapi pertikaian agama berlangsung terus di bagian timur wilayah Kekaisaran Romawi.[1] Di dalam Henotikon, tidak dipedulikan keputusan Konsili Khalsedon sekalipun dinyatakan bahwa Henotikon tidak bertentangan dengan Khalsedon.[1] Kaisar berharap agar golongan Monofisit dan lawan-lawannya kembali ke Konsili Nicea dan Konstantinopel.[1] Golongan Monofisit yang moderat menerima Henotikon dan menggunakannya untuk menolak keputusan Khalsedon, dan Tome (surat) dari Paus Leo I.[1] Monofisit yang radikal menolak Henotikon.[1] Paus Simplicius mengekskomunikasikan Acacius dan Petrus Mongus serta Kaisar Zeno.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j F.D. Wellem. 2009, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 277.
  2. ^ Tony Lane. 2007, Runtut Pijar. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 59.