Lompat ke isi

Heliosfer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Heliopause (astronomi))
Diagram heliosfer.

Heliosfer adalah sebuah gelembung di angkasa luar yang "ditiup" pada medium antarbintang (gas hidrogen dan helium yang menyelubungi galaksi) oleh angin surya. meski atom bermuatan netral dapat menembus gelembung ini, hampir semua bahan di dalam gelembung ini berasal hanya dari matahari.

Pada radius sepuluh miliar kilometer yang pertama, angin surya bergerak pada kecepatan sekitar satu juta kilometer per jam.[1][2] Saat mulai berkolisi dengan medium antarbintang, angin surya mengalami perlambatan sampai akhirnya berhenti sama sekali. Titik di mana angin surya mengalami perlambatan dinamai "termination shock", dan titik di mana medium antarbintang dan tekanan angin surya adalah sama disebut 'heliopause'. Titik di mana medium antarbintang berbalik arah, dan mengalami perlambatan saat bertabrakan dengan heliosfer disebut bow shock.

The heliospheric current sheet.

Lembar aliran heliosfer

[sunting | sunting sumber]

Lembar aliran heliosfer (heliospheric current sheet) adalah gelombang pada heliosfer yang terjadi karena rotasi medanmagnet matahari. Gelombang ini dianggap merupakan struktur terbesar dalam tata surya dan bentuknya mirip rok gadis penari balet.[3]

Struktur bagian luar

[sunting | sunting sumber]

Struktur bagian luar dari heliosfer dipengaruhi oleh interaksi antara angin surya dan angin di ruang antarbintang. Angin matahari menyembur keluar dari matahari ke segala arah dengan kecepatan beberapa ratus ribu kilometer per jam pada daerah sekitar bumi. Pada jarak yang jauh dari matahari, melampaui jauh orbit neptunus, angin supersonik ini mulai melambat saat bertemu dengan medium antar bintang. Peristiwa ini terjadi dalam dua tahap:

  • Angin matahari bergerak pada kecepatan supersonic di dalam tata surya. Pada daerah termination shock, yang merupakan gelombang diam (standing wave), angin surya kecepatannya melambat ke tingkat subsonik.
  • Pada titik subsonik ini, angin surya mulai dipengaruhi oleh aliran latar belakang dari medium antarbintang. Tekanan gas menyebabkan angin surya membentuk ekor mirip komet pada sisi belakang matahari. Ini dinamai heliosheath.
  • Permukaan luar heliosheath, di mana heliosfer bertemu dengan medium antarbintang dinamai heliopause. Titik ini adalah ujung seluruh heliosfer.
  • Heliopause menimbulkan turbulensi pada medium antarbintang seiring matahari mengorbit pusat galaksi. Bow shock, yang berada di luar heliopause merupakan daerah turbulent yang disebabkan akibat tekanan heliopause terhadap medium antarbintang.
The solar system, in logarithmic scale, showing the outer extent of the heliosphere, the Oort cloud and Alpha Centauri
The solar system, in logarithmic scale, showing the outer extent of the heliosphere, the Oort cloud and Alpha Centauri

Penjelajahan

[sunting | sunting sumber]

Pendeteksian oleh satelit

[sunting | sunting sumber]

Bentuk dari heliosfer masih belum diketahui secara pasti. Namun, satelit-satelit interstellar seperti: Pioneer 10, Pioneer 11, dan, Voyager 2 masih dalam perjalanan menjelajahi Tata Surya. Dan perlahan salah satu dari satelit tersebut akan sampai di heliopause.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Dr. David H. Hathaway (January 18, 2007). "The Solar Wind". NASA. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-08-13. Diakses tanggal 2007-12-11. 
  2. ^ Britt, Robert Roy (March 15, 2000). "A Glowing Discovery at the Forefront of Our Plunge Through Space". SPACE.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2001-01-11. Diakses tanggal 2006-05-24. 
  3. ^ Mursula, K.; Hiltula, T., (2003). "Bashful ballerina: Southward shifted heliospheric current sheet". Geophysical Research Letters. 30 (22): 2135. doi:10.1029/2003GL018201. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-03-09. Diakses tanggal 2023-10-01. 

Daftar Pustaka

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]