Generalisasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Generalisasi adalah proses penalaran yang membentuk kesimpulan secara umum melalui suatu kejadian, hal, dan sebagainya.[1]

Contoh:

Generalisasi: Semua bintang sinetron berparas cantik.

Pernyataan "semua bintang sinetron berparas cantik" hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.

Contoh kesalahannya: Mpok Nori juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.

Macam-macam generalisasi[sunting | sunting sumber]

Generalisasi sempurna[sunting | sunting sumber]

Adalah generalisasi di mana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.

Generalisasi tidak sempurna[sunting | sunting sumber]

Adalah generalisasi di mana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.

Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana satin.

Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna[sunting | sunting sumber]

Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.

Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:

  1. Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
  2. Sampel harus bervariasi.
  3. Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "ge.ne.ra.li.sa.si". KBBI Daring. Diakses tanggal 26 Januari 2018.