Generalisasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

1 perihal membentuk gagasan atau simpulan umum dari suatu kejadian, hal, dan sebagainya; 2 perihal membuat suatu gagasan lebih sederhana daripada yang sebenarnya (panjang lebar dan sebagainya); 3 perihal membentuk gagasan yang lebih kabur; 4 penyamarataan;

-- empiris tesis, hukum, atau hipotesis berdasarkan pengamatan terhadap kenyataan tertentu dan spesifik;

-- metodologis prinsip atau hukum yang menjelaskan suatu keahlian dan teknik untuk mempelajari dan mendekati inti suatu ilmu;

-- normatif generalisasi yang menyatakan penilaian;

-- substantif simpulan umum dalam bentuk sebab akibat yang tidak terikat oleh waktu dan tempat;

-- teoretis tesis, hukum, atau hipotesis yang dicapai dengan asumsi dasar bahwa variabel lainnya dianggap konstan;

-- terburu-buru simpulan mutlak yang ditarik terlalu tergesa-gesa;

menggeneralisasi/meng·ge·ne·ra·li·sa·si/ v membentuk generalisasi

Contoh:

Pernyataan "semua bintang sinetron berparas cantik" hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.

Contoh kesalahannya:

Macam-macam generalisasi[sunting | sunting sumber]

Generalisasi sempurna[sunting | sunting sumber]

Adalah generalisasi di mana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.

Generalisasi tidak sempurna[sunting | sunting sumber]

Adalah generalisasi di mana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.

Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna[sunting | sunting sumber]

Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.

Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:

  1. Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
  2. Sampel harus bervariasi.
  3. Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Á