Faktor daya listrik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Jangan gunakan templat {{kembangkan}}!
Gunakan {{subst:kembang}}.

Templat {{kembangkan}} hanya boleh digunakan untuk artikel-artikel yang dibuat sebelum tahun 2007.

Di arus listrik bolak-balik dengan beban berbanding lurus, faktor daya listrik adalah perbandingan antara daya aktif dan daya buta, atau dapat dirumuskan sebagai: Faktor daya listrik = P/S, di mana P adalah daya aktif dalam KW dan S adalah daya buta dalam KVA. Daya aktif adalah daya yang ditimbulkan oleh aliran arus listrik melalui hambatan seperti lampu pijar, atau alat pemanas. Daya ini bisa dibilang benar-benar digunakan untuk melakukan kerja sesuai dengan kebutuhan tenaga listrik. Satuan dari daya aktif ialah Watt atau kilo Watt. Daya reaktif terdiri dari 2 macam: Daya reaktif induktif di mana daya ini timbul karena aliran listrik melalui kumparan-kumparan kawat seperti pada motor-motor listrik, dan transformer, dan daya reaktif kapasitif di mana ditimbulkan oleh aliran arus listrik melaluki sebuah kapasitor. Satuan daya reaktif ini adalah volt ampere reaktif (VAR) atau KVAR. Daya buta adalah hasil perkalian antara arus dan tegangan listrik pada suatu beban. Hal ini dirumuskan sebagai S = I * V, di mana S adalah daya buta, V adalah tegangan listrik, dan I adalah arus listrik. Hal ini juga bisa dijelaskan dengan penjumlahan secara vektoris antara daya aktif dengan daya reaktif. Hubungan antara ketiga daya listrik tersebut, secara matematis adalah: S^2 = P^2 + Q^2

Faktor daya listrik = cos phi = P/s atau P =S x Cos phi Jika beban yang ada di arus listrik bolak balik tidak berbanding lurus, akan ada faktor daya listrik tambahan, yaitu faktor penyimpangan daya listrik. Faktor penyimpangan ini disebabkan oleh tegangan listrik dan arus listrik yang bersifat harmonik yang ada di dalam system. Faktor daya ini bisa dirumuskan sebagai berikut: faktor penyimpangan daya = 1/sqrt(1+THDi ^2) = I1rms / Irms, di mana THDi adalah penyimpangan harmonik arus listrik total. Jadi secara keseluruhan, faktor daya di beban yang tidak berbanding lurus adalah faktor perpindahan daya listrik dikali faktor penyimpangan daya listrik. Faktor daya = P/S * I1rms/Irms