Eritema nodosum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Erythema nodosum
ENlegs.JPG
Eritema nodosum yang diakibatkan Sterptococcal pharyngitis ICD10 = L52.
Klasifikasi dan rujukan luar
Spesialisasi Dermatologi
ICD-9-CM 695.2, 017.1
DiseasesDB 4462
MedlinePlus 000881
eMedicine derm/138
MeSH D004893

Eritema nodosum merupakan kondisi yang terjadi pada kulit kaki yang ditandai dengan warna kemerahan hingga keunguan dan bengkak.[1] Eritema nodosum biasanya dikaitkan dengan berbagai penyakit lainnya.[1]

Penyebab[sunting | sunting sumber]

Penyebab utama eritema nodosum adalah infeksi streptokokal dari tenggorokan.[1] Bagaimanapun, kondisi ini sering dikaitkan dengan tuberkulosis dan sarkoidosis, dan dapat terjadi akibat reaksi dari obat-obatan seperti antibiotik sulfonamida, antibiotik penisilin, dan obat salisilat.[1] Kadang-kadang tidak ada penyebab munculnya penyakit ini.[1]

Diagnosis[sunting | sunting sumber]

Untuk melakukan diagnosis terhadap eritema nodosum, berbagai hal yang dilakukan oleh dokter:

  • Biopsi pada nodul.[2]
  • Kultur sel tenggorokan untuk melihat infeksi streptokokal.[2]
  • Pemeriksaan X-ray pada bagian dada untuk melihat infeksi dari tuberkulosis dan sarkidosis.[2]

Gejala[sunting | sunting sumber]

Gejala yang muncul adalah terjadinya bengkak dengan diameter 1-10 cm, terjadi pada bagian paha dan juga tangan.[1] Nyeri pada sendi dan tulang serta demam sering terjadi.[1]

Pengobatan[sunting | sunting sumber]

Berbagai perlakuan dapat dilakukan untuk menghilangkan bengkak.[1] Istirahat total (bed rest), pemberian obat analgesik (painkiller), dan kadang-kadang pemberian obat kortikosteroid sangat perlu.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i (Inggris) Peters M. A-Z Family Medical Enyclopedia. British Medical Association.
  2. ^ a b c (Inggris) MedlinePlus. Erythema nodosum [terhubung berkala]. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000881.htm [10 Juni 2014].