Energi nuklir di Amerika Serikat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Sampai tahun 2008, energi nuklir di Amerika Serikat disediakan oleh 104 reaktor komersial (69 reaktor air bertekanan dan 35 reaktor air mendidih) yang beroperasi di 65 pembangkit listrik tenaga nuklir. Semua reaktor nuklir ini menghasilkan listrik sebesar 806.2 TWh. Listrik yang dihasilkan ini adalah 19.6% dari total listrik yang dihasilkan Amerika Serikat tahun 2008.[1] Amerika Serikat adalah negara penghasil energi listrik dari nuklir terbesar di dunia.

Sampai tahun 2010, permintaan terhadap pembangkit nuklir baru mulai menurun di Amerika. Beberapa perusahaan telah membatalkan aplikasi permintaan untuk membangun pembangkit nuklir baru. Sejauh ini, ada 2 pembangkit nuklir dan 4 reaktor nuklir yang direncanakan untuk dibangun. Yang sekarang dalam tahap pembangunan adalah Stasiun Pembangkit Nuklir Watts Bar, Tennessee, sudah dimulai sejak 1973 dan mungkin selesai tahun 2012.

Diikuti dengan Kecelakaan nuklir Jepang 2011, Komisi Regulator Nuklir AS telah mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan tinjauan pengamanan komprehensif untuk semua reaktor nuklir yang beroperasi di Amerika Serikat, atas permintaan Presiden Obama. Pemerintahan Obama tetap mendukung ekspansi energi nuklir di Amerika, meskipun adanya krisis di Jepang.[2] Setelah adanya Bencana nuklir Fukushima Daiichi, dukungan publik terhadap pembangunan nuklir baru merosot sampai 43%, lebih rendah daripada ketika Bencana Pulau Three Mile pada tahun 1979, menurut polling yang dilakukan CBS News.[3] Sebuah survei di bulan April 2011 mengatakan bahwa 64% penduduk Amerika menolak pembangunan reaktor nuklir baru.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Nuclear Energy Review, US Energy Information Administration, June 26, 2009.
  2. ^ JulieAnn McKellogg (March 18, 2011). "US Nuclear Renaissance Further Crippled by Japan Crisis". Voice of America. 
  3. ^ Michael Cooper (March 22, 2011). "Nuclear Power Loses Support in New Poll". The New York Times. 
  4. ^ M. V. Ramana (July 2011 vol. 67 no. 4). "Nuclear power and the public". Bulletin of the Atomic Scientists. hlm. 44. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]